Sandiaga Khawatir Korban Kebakaran Pondok Bambu dan Cipinang Muara Marah jika Direlokasi

Kompas.com - 24/05/2018, 19:04 WIB
Direktur Utama PD Dharma Jaya Johan Romadhon, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, dan mantan Direktur Utama PD Dharma Jaya Marina Ratna Dwi Kusumajati di Balai Kota, Rabu (23/5/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARDirektur Utama PD Dharma Jaya Johan Romadhon, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, dan mantan Direktur Utama PD Dharma Jaya Marina Ratna Dwi Kusumajati di Balai Kota, Rabu (23/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menawarkan bantuan rumah susun (rusun) dari Pemprov DKI bagi korban kebakaran Pondok Bambu dan Cipinang Muara di Jakarta Timur. Namun, ia khawatir warga akan marah atau menolak.

"Nanti direlokasi marah, enggak mau. Saya sampaikan kita akan sesuai dengan warga. Kalau mau direlokasi, kita akan siapkan rumah susunnya," ujar Sandiaga, di Balai Kota, Kamis (24/5/2018).

Sandiaga meminta bantuan media dan masyarakat untuk mendukung program relokasi warga. Ia tak ingin nantinya bantuan akan seperti warga Taman Kota yang sudah disediakan rusun, namun menolak.

Baca juga: Korban Kebakaran di Cipinang Muara dan Pondok Bambu Harap Anies-Sandi Datang

"Kita sudah lakukan di Taman Kota, tapi karena satu dan lain hal, akhirnya tidak semuanya warga direlokasi. Nanti kita akan disediakan tempatnya, rusunnya kita siapkan. Dan seandainya mereka siap, kita sediakan," ujar Sandiaga.

Sebelumnya, warga korban kebakaran di Pondok Bambu dan Cipinang Muara berharap mendapat bantuan finansial dari Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Sandiaga Akui Kasus Kebakaran Penyebab Tiga Simpang di Mampang Dibuka

 

Sebab, warga yang kehilangan tempat tinggalnya itu tidak memiliki dana untuk menyewa kontrakan sebagai tempat tinggal baru. Mereka juga ingin membangun rumah kembali.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pencuri Ponsel di Ciputat Ditangkap, Berpura-pura Minta Sumbangan

Dua Pencuri Ponsel di Ciputat Ditangkap, Berpura-pura Minta Sumbangan

Megapolitan
Harga Daging Ayam Naik Jelang Natal Akibat Ketergantungan Pakan Impor

Harga Daging Ayam Naik Jelang Natal Akibat Ketergantungan Pakan Impor

Megapolitan
Nenek dan Cucu di Bogor Jadi Korban Tabrakan Harley Davidson

Nenek dan Cucu di Bogor Jadi Korban Tabrakan Harley Davidson

Megapolitan
Audiensi dengan DPRD Kota Bekasi, Pendemo Minta Solusi Polemik KS-NIK

Audiensi dengan DPRD Kota Bekasi, Pendemo Minta Solusi Polemik KS-NIK

Megapolitan
Berenang Tanpa Pelampung, Seorang Kakek Tewas Tenggelam di Pantai Ancol

Berenang Tanpa Pelampung, Seorang Kakek Tewas Tenggelam di Pantai Ancol

Megapolitan
PPSU Disuruh Berendam di Saluran Air, Ketua DPRD DKI Minta Lurah Jelambar Dicopot

PPSU Disuruh Berendam di Saluran Air, Ketua DPRD DKI Minta Lurah Jelambar Dicopot

Megapolitan
Warga yang Rumahnya Ambruk di Matraman Mengadu ke Anggota DPRD DKI

Warga yang Rumahnya Ambruk di Matraman Mengadu ke Anggota DPRD DKI

Megapolitan
Puluhan Perempuan Demo DPRD Kota Bekasi, Minta Program Kartu Sehat Dilanjutkan

Puluhan Perempuan Demo DPRD Kota Bekasi, Minta Program Kartu Sehat Dilanjutkan

Megapolitan
Satpol PP Masih Berjaga di Kawasan Senen, Cegah PKL Jualan di Bahu Jalan Lagi

Satpol PP Masih Berjaga di Kawasan Senen, Cegah PKL Jualan di Bahu Jalan Lagi

Megapolitan
Selidiki Kasus Bayi Dibuang di Kolong Flyover Ciputat, Polisi Periksa CCTV

Selidiki Kasus Bayi Dibuang di Kolong Flyover Ciputat, Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Dirawat Setelah Digigit Ular, Pedagang di Pasar Kemirimuka Akhirnya Diizinkan Pulang

Dirawat Setelah Digigit Ular, Pedagang di Pasar Kemirimuka Akhirnya Diizinkan Pulang

Megapolitan
Mahasiswa Jayabaya Meninggal Saat Pendidikan Bela Negara

Mahasiswa Jayabaya Meninggal Saat Pendidikan Bela Negara

Megapolitan
Lurah Jelambar Disebut Masih Ikut Rapat Usai PPSU Berendam di Got

Lurah Jelambar Disebut Masih Ikut Rapat Usai PPSU Berendam di Got

Megapolitan
Kebakaran di Pabrik Tahu Bekasi, Seluruh Bangunan Ludes Dilalap Api

Kebakaran di Pabrik Tahu Bekasi, Seluruh Bangunan Ludes Dilalap Api

Megapolitan
Pemkot Minta PD Pasar Jaya Percepat Penataan Pasar Baru Metro Atom untuk PKL Senen

Pemkot Minta PD Pasar Jaya Percepat Penataan Pasar Baru Metro Atom untuk PKL Senen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X