Penyelundupan Ratusan Bibit Lobster ke Singapura Digagalkan

Kompas.com - 26/05/2018, 00:01 WIB
Benih-benih lobster yang diamankan karena akan diselundupkan ke Singapura. Foto diambil Jumat (23/2/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKOBenih-benih lobster yang diamankan karena akan diselundupkan ke Singapura. Foto diambil Jumat (23/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com- Polisi mengamankan R, pelaku penyelundupan 990 ekor bibit lobster, Sabtu (19/5/2018).

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Victor Togi Tambunan mengatakan, R berencana menyelundupkan ratusan bibir lobster menggunakan koper dari Kendari menuju Singapura.

"Dia mau bawa ke Singapura, pakai koper dimasukkan ke dalam koper," ujar Victor saat dihubungi Kompas.com, Jumat (25/5/2018).

Baca juga: Penyelundupan Bibit Lobster Bikin Menteri Susi Geram, Ini 5 Berita Populer Ekonomi


Penangkapan itu bermula pada Rabu (2/5/2018) saat R hendak menuju Singapura dari Kendari.

Saat transit di Bandara Soekarno-Hatta, R harus menunggu pesawat lebih lama karena mengalami keterlambatan.

Petugas bandara berencana memulangkan koper milik R.

Baca juga: Susi Tuding Aparat di Balik Lolosnya 60 Juta Bibit Lobster

Namun, R mengaku bukan pemilik koper tersebut dan bergegas meninggalkan bandara.

Petugas yang curiga melakukan pemeriksaan x-ray dan mendapati ratusan bibit lobster di dalamnya.

Polisi mengamankan R pada 19 Mei di Kepulauan Riau.

Baca juga: Menteri Susi Ngeri 60 Juta ekor Bibit Lobster Lolos ke Vietnam

R mengaku dibantu dua rekannya untuk menyelundupkan ratusan bibit lobster tersebut.

"Kami masih mengejar dua rekannya yang saat ini telah masuk dalam daftar pencarian orang," ujar Victor.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fraksi Gerindra DKI Pastikan Sandiaga Tak Akan Jadi Wagub DKI Lagi

Fraksi Gerindra DKI Pastikan Sandiaga Tak Akan Jadi Wagub DKI Lagi

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN]: Tak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden I Beli Undangan Pelantikan Presiden agar Dinilai Terpandang

[POPULER MEGAPOLITAN]: Tak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden I Beli Undangan Pelantikan Presiden agar Dinilai Terpandang

Megapolitan
Saat Puluhan Slankers Terlunta Usai Nonton Konser Pelantikan Jokowi

Saat Puluhan Slankers Terlunta Usai Nonton Konser Pelantikan Jokowi

Megapolitan
Duduk Soal Klaim Penggelapan Dana Koperasi Pegawai Pos Indonesia Cabang Bekasi

Duduk Soal Klaim Penggelapan Dana Koperasi Pegawai Pos Indonesia Cabang Bekasi

Megapolitan
BMKG: Suhu di Jakarta Hari Ini Dipredikisi Capai 35 Derajat Celcius

BMKG: Suhu di Jakarta Hari Ini Dipredikisi Capai 35 Derajat Celcius

Megapolitan
Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Megapolitan
F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

Megapolitan
IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Megapolitan
Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Megapolitan
NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Megapolitan
52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

Megapolitan
Jadi Ajudan Ma'ruf, Kombes Sabilul Dikenal sebagai Polisi Santri yang Dekat dengan Warga

Jadi Ajudan Ma'ruf, Kombes Sabilul Dikenal sebagai Polisi Santri yang Dekat dengan Warga

Megapolitan
Minta Bertemu Jokowi, Ini Isi 9 Pesan yang Akan Disampaikan BEM SI

Minta Bertemu Jokowi, Ini Isi 9 Pesan yang Akan Disampaikan BEM SI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X