Kapolda Perintahkan Para Kapolres Laksanakan Operasi Begal dan Jambret

Kompas.com - 03/07/2018, 08:26 WIB
Kapolda Metro Jaya, Idham Aziz meninjau suasana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kampung Karnaval Pilkada RW 03 Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (27/6/2018) sekitar pukul 10.15 WIB. Idham datang didampingi jajaran kepolisian Polda Metro Jaya dan Kepolisian Resort Kota Depok. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOKapolda Metro Jaya, Idham Aziz meninjau suasana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kampung Karnaval Pilkada RW 03 Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (27/6/2018) sekitar pukul 10.15 WIB. Idham datang didampingi jajaran kepolisian Polda Metro Jaya dan Kepolisian Resort Kota Depok.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Idham Azis memerintahkan jajarannya berperan aktif dalam memberantas aksi begal dan jambret di Jakarta.

"Saya perintahkan semua kapolres melaksanakan operasi begal dan jambret. Agar semua warga merasa aman," kata Idham saat dihubungi Kompas.com, Selasa (3/7/2018).

Hal itu dikatakan Idham untuk menanggapi maraknya aksi penjambretan di Jakarta belakangan ini yang sangat meresahkan warga.

"Apalagi menjelang laga Asian Games. Operasi harus dilakukan agar para perserta dapat bertanding dengan aman dan nyaman," kata dia.


Baca juga: Waspada, Penjambretan Kian Marak di Jakarta

Dihubungi terpisah Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengimbau warga untuk menjaga diri demi menghindari tindak kejahatan, khususnya penjambretan. Ia meminta warga tak memberi kesempatan kepada para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.

Menurut dia, hal itu dapat dilakukan dengan selalu bersikap waspada dan menjaga barang pribadi ketika berada di tengah keramaian.

"Misalkan saja pada saat berkendara. Jangan gunakan ponsel selama mengemudi atau tengah membonceng. Ini menjadi salah satu incaran penjambret. Melakukan tindakan ini berarti memberi kesempatan pelaku melancarkan aksinya," ujarnya, Senin kemarin.

Aksi penjabretan makin sering terjadi di Jakarta belakangan ini. Pada 18 Juni lalu misalnya, Polda Metro Jaya menerima empat laporan mengenai aksi penjambretan di kawasan Sudirman hingga Tosari, Jakarta Pusat.

Kasus serupa juga menimpa Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Syarief Burhanudin di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, pada 24 Juni 2018. Dalam kejadian tersebut, polisi kemudian mengamankan satu tersangka pelaku dan menembak mati satu tersangka pelaku lainnya.

Baca juga: Penangkapan Penjambret Dirjen PUPR Kuak Sindikat Jambret Tenda Oranye

Dari penangkapan kedua pelaku polisi menemukan adanya sindikat jambret di Jakarta yang bernama "Jambret Tenda Oranye".

Kejadian terbaru pada hari Minggu lalu. Seorang perempuan berinisial W (37) meninggal dunia saat mempertahankan barangnya dalam aksi penjambretan di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ruang ICU Terbatas, RSUI Rujuk Korban Kecelakaan Bus di Subang ke Rumah Sakit Lain

Ruang ICU Terbatas, RSUI Rujuk Korban Kecelakaan Bus di Subang ke Rumah Sakit Lain

Megapolitan
Demo Selesai, Buruh Berangsur Pulang, Jalan di Depan Gedung DPR Dibuka Kembali

Demo Selesai, Buruh Berangsur Pulang, Jalan di Depan Gedung DPR Dibuka Kembali

Megapolitan
KSPI Sebut Buruh Tidak Dilibatkan dalam Pembuatan Draf Omnibus Law

KSPI Sebut Buruh Tidak Dilibatkan dalam Pembuatan Draf Omnibus Law

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Penadah Sepeda Motor Curian yang Beroperasi di Tangsel

Polisi Tangkap 2 Penadah Sepeda Motor Curian yang Beroperasi di Tangsel

Megapolitan
SDN Samudrajaya 04 Bekasi Rusak Parah, Sisa Dana BOS Hanya Cukup untuk Cat Dinding

SDN Samudrajaya 04 Bekasi Rusak Parah, Sisa Dana BOS Hanya Cukup untuk Cat Dinding

Megapolitan
Polisi Sita Ribuan Botol Miras Chivas, Imperial, Hennesey yang Hendak Dipalsukan

Polisi Sita Ribuan Botol Miras Chivas, Imperial, Hennesey yang Hendak Dipalsukan

Megapolitan
Miras Impor Palsu di Jakarta Utara Dipromosikan Lewat Status WA

Miras Impor Palsu di Jakarta Utara Dipromosikan Lewat Status WA

Megapolitan
Tertunduk, Tersangka Pelecehan Seksual di Bekasi Mengaku Menyesal

Tertunduk, Tersangka Pelecehan Seksual di Bekasi Mengaku Menyesal

Megapolitan
Pemuda yang Tabrak Polisi Lalu Lintas di Senayan Positif Konsumsi Ganja

Pemuda yang Tabrak Polisi Lalu Lintas di Senayan Positif Konsumsi Ganja

Megapolitan
Kenalkan Dua Calon Baru, Gerindra Sebut Pemilihan Wagub DKI Awal Februari

Kenalkan Dua Calon Baru, Gerindra Sebut Pemilihan Wagub DKI Awal Februari

Megapolitan
Dua Cawagub Baru DKI Disepakati, Bagaimana Proses Selanjutnya?

Dua Cawagub Baru DKI Disepakati, Bagaimana Proses Selanjutnya?

Megapolitan
Basarnas Bentuk Tim Penyelamat Cari Santri yang Hanyut di Bogor

Basarnas Bentuk Tim Penyelamat Cari Santri yang Hanyut di Bogor

Megapolitan
Polisi Periksa Kejiwaan Tersangka Pelaku Pelecehan Seksual di Bekasi

Polisi Periksa Kejiwaan Tersangka Pelaku Pelecehan Seksual di Bekasi

Megapolitan
Dua Nama Cawagub DKI yang Baru Akan Langsung Diserahkan ke Anies

Dua Nama Cawagub DKI yang Baru Akan Langsung Diserahkan ke Anies

Megapolitan
Rumahnya Rusak Berat Akibat Banjir, Warga Ini Berharap Bantuan Pemprov DKI

Rumahnya Rusak Berat Akibat Banjir, Warga Ini Berharap Bantuan Pemprov DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X