Busway Jadi Opsi Terakhir Jalur Bus Atlet Asian Games

Kompas.com - 06/07/2018, 17:55 WIB
Kondisi busway koridor 11 pada Kamis (16/2/2017) pagi. Banjir yang terjadi di kawasan Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, berimbas terhadap terganggunya layanan bus transjakarta koridor 11. Gangguan yang terjadi adalah lamanya waktu tunggu kedatangan bus di halte. Alsadad RudiKondisi busway koridor 11 pada Kamis (16/2/2017) pagi. Banjir yang terjadi di kawasan Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, berimbas terhadap terganggunya layanan bus transjakarta koridor 11. Gangguan yang terjadi adalah lamanya waktu tunggu kedatangan bus di halte.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan, jalur transjakarta atau busway menjadi opsi terakhir yang digunakan para atlet Asian Games jika perjalanan mereka dari Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat, ke tempat pertandingan atau venue terganggu.

"Bisa dipergunakan (busway). Tapi kalau bisa tidak menggunakan jalur busway dulu. Kalau itu (melalui busway) sudah alternatif terakhir sekali," kata Yusuf di Polda Metro Jaya, Jumat (6/7/2018).

Yusuf berharap jalur tol sudah dapat membuat para atlet tepat waktu sampai ke lokasi pertandingan.

Ia melanjutkan, jika ada kendala di jalan tol, rombongan atlet akan diarahkan ke jalur arteri.


Baca juga: Polisi Akan Kawal Perjalanan Atlet Peserta Asian Games 2018

"Mudah-mudahan arteri kita tidak pakai ya, tol saja sudah cukup. Tapi kalau ada kendala di jalan tol kayak kecelakaan atau mobil mogok bisa ke arteri," ujar dia.

Asian Games 2018 yang dilaksanakan di Jakarta dan Palembang akan berlangsung dari 18 Agustus hingga 2 September 2018.

Selama Asian Games 2018 berlangsung, tim Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan mengawal perjalanan atlet dari berbagai negara yang menjadi peserta acara tersebut.

Target waktu yang ditempuh dalam mengawal para peserta Asian Games dari Wisma Atlet ke lokasi bertanding lebih kurang 30 menit.

"Dari sini nanti kami bisa melihat bahwa kecepatan atau jarak tempuh dari sini ke Wisma Atlet itu berapa menit. Kalau targetnya 30 menit nanti kami semaksimal mungkin berusaha untuk sampai ke sana 30 menit sudah maksimal. Kalau bisa kurang dari 30 menit sudah bagus," ucap Yusuf.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD DKI Lantik 1 Anggota yang Sebelumnya Tak Hadir

DPRD DKI Lantik 1 Anggota yang Sebelumnya Tak Hadir

Megapolitan
Ibu yang Aniaya Anaknya hingga Tewas Dikenal Sering Cekcok dengan Suami di Kontrakan

Ibu yang Aniaya Anaknya hingga Tewas Dikenal Sering Cekcok dengan Suami di Kontrakan

Megapolitan
Kantor Walikota Jakarta Utara Tidak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden

Kantor Walikota Jakarta Utara Tidak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden

Megapolitan
Pegawai Pos Indonesia di Bekasi Mengaku Jadi Korban Penggelapan Uang Simpanan di Koperasi

Pegawai Pos Indonesia di Bekasi Mengaku Jadi Korban Penggelapan Uang Simpanan di Koperasi

Megapolitan
Ombudsman: Apjatel Harus Turunkan Kabel Udara di 27 Lokasi Sebelum Dipotong Pemprov DKI

Ombudsman: Apjatel Harus Turunkan Kabel Udara di 27 Lokasi Sebelum Dipotong Pemprov DKI

Megapolitan
Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Sekitar Istana Negara Ditutup

Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Sekitar Istana Negara Ditutup

Megapolitan
Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Megapolitan
Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Megapolitan
Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Megapolitan
Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Megapolitan
Pemuda Ini Ajak Teman Keroyok Pegawai SPBU yang Goda Pacarnya

Pemuda Ini Ajak Teman Keroyok Pegawai SPBU yang Goda Pacarnya

Megapolitan
Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Megapolitan
Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Megapolitan
Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X