Pendaftaran PPDB SMP Kota Bekasi Jalur Zonasi Dibuka hingga 12 Juli

Kompas.com - 10/07/2018, 16:42 WIB
Suasana pendaftaran PPDB online di SMPN 1 Kota Bekasi, Selasa (10/07/2018). KOMPAS.com/-DEAN PAHREVISuasana pendaftaran PPDB online di SMPN 1 Kota Bekasi, Selasa (10/07/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) online SMP di Kota Bekasi, Jawa Barat, memasuki tahap kedua yaitu jalur zonasi.

Pendaftaran PPDB online SMP jalur zonasi di Kota Bekasi diselenggarakan pada 10-12 Juli 2018.

Ketua PPDB online SMP 1 Kota Bekasi Susi Widia Risti mengatakan, pendaftaran bisa dilakukan di rumah calon peserta didik secara online maupun di sekolah yang dituju.

Baca juga: Ganjar Temukan dan Batalkan 78.065 SKTM Palsu di PPDB Jawa Tengah.

Untuk siswa yang mendaftar di sekolah yang dituju akan dilayani pihak sekolah tersebut. 

"Kami akan melayani dari pukul 08.00 sampai pukul 15.00 sore untuk membantu orangtua murid yang ingin daftar PPDB," kata Susi kepada Kompas.com, Selasa.

Pendaftaran PPDB online tahap kedua ini ditujukan untuk calon peserta didik yang tidak lolos pada tahap pertama melalui jalur umum, afirmasi, penghargaan maslahat guru, dan prestasi.

Baca juga: PPDB Hari Terakhir Kota Bogor, Lulusan Sebelum 2017 Diwajibkan SKCK

Sesuai penerapan sistem zonasi, jarak antara rumah siswa dan sekolah memiliki perhitungan skor tersendiri dalam proses PPDB untuk jenjang SMP di Kota Bekasi.

Adapun pengumuman hasil penerimaan tahap zonasi akan diumumkan pada 12 juli 2018 dan dapat dilihat secara online di website PPDB, https:// bekasi.siap- ppdb.com/#/020202/hasil/seleksi/22020001/0/1/simple.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MRT Jakarta Hadirkan Anjing Pelacak di Stasiun untuk Lacak Benda-Benda Mencurigakan

MRT Jakarta Hadirkan Anjing Pelacak di Stasiun untuk Lacak Benda-Benda Mencurigakan

Megapolitan
Berbagai Festival Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Berbagai Festival Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

Megapolitan
PT Transjakarta Klarifikasi, Bus Transjakarta Zongtong Belum Beroperasi Setelah Ada Kasus Video Tak Senonoh

PT Transjakarta Klarifikasi, Bus Transjakarta Zongtong Belum Beroperasi Setelah Ada Kasus Video Tak Senonoh

Megapolitan
RS Polri Kesulitan Identifikasi Jenazah yang Diduga Warga China yang Tewas Selat Sunda

RS Polri Kesulitan Identifikasi Jenazah yang Diduga Warga China yang Tewas Selat Sunda

Megapolitan
Pipi, Pelipis, dan Kaki Pelajar SMP di Kembangan Luka Akibat Disiram Air Keras

Pipi, Pelipis, dan Kaki Pelajar SMP di Kembangan Luka Akibat Disiram Air Keras

Megapolitan
PKL yang Jualan di Bahu Jalan Senen Khawatir Pendapatan Berkurang Jika Direlokasi

PKL yang Jualan di Bahu Jalan Senen Khawatir Pendapatan Berkurang Jika Direlokasi

Megapolitan
DPRD DKI Pesimistis APBD 2020 Rampung Sesuai Aturan Kemendagri

DPRD DKI Pesimistis APBD 2020 Rampung Sesuai Aturan Kemendagri

Megapolitan
Minim Penerangan, Warga Sulit Seberangi JPO Stasiun Pasar Minggu Baru di Malam Hari

Minim Penerangan, Warga Sulit Seberangi JPO Stasiun Pasar Minggu Baru di Malam Hari

Megapolitan
Bima Arya Pertimbangkan Maju sebagai Calon Ketua Umum PAN

Bima Arya Pertimbangkan Maju sebagai Calon Ketua Umum PAN

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbanya di Kalideres

Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbanya di Kalideres

Megapolitan
WNA Pemilik Salon Operasi Lipatan Kelopak Mata Ilegal di PIK Belajar dari Dokter di China.

WNA Pemilik Salon Operasi Lipatan Kelopak Mata Ilegal di PIK Belajar dari Dokter di China.

Megapolitan
Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ketua DPRD DKI: Selama Pimpin Jakarta Kinerjanya Baik

Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ketua DPRD DKI: Selama Pimpin Jakarta Kinerjanya Baik

Megapolitan
Pabrik Sepatu Hengkang, Pengangguran di Banten Berpotensi Naik Ratusan Ribu Orang

Pabrik Sepatu Hengkang, Pengangguran di Banten Berpotensi Naik Ratusan Ribu Orang

Megapolitan
Mengenal GrabWheels, Satu Wujud dari Tranportasi Pintar di Indonesia

Mengenal GrabWheels, Satu Wujud dari Tranportasi Pintar di Indonesia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X