Diantar ke Balai Kota, Anies Ajak Jusuf Kalla ke Ruangannya

Kompas.com - 03/08/2018, 13:37 WIB
Wapres RI Jusuf Kalla antar Gubernur DKI Anies Baswedan sampai ke dalam ruang kerja di Balaikota DKI Jakarta usai mengecek kesiapan venue Asian Games 2018, Jumat (3/8/2018). DOK.PRIBADI/TIM MEDIA WAPRES Wapres RI Jusuf Kalla antar Gubernur DKI Anies Baswedan sampai ke dalam ruang kerja di Balaikota DKI Jakarta usai mengecek kesiapan venue Asian Games 2018, Jumat (3/8/2018).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak Wakil Presiden Jusuf Kalla masuk ke ruang kerjanya.

Hal ini merupakan pertama kalinya Anies mengajak Kalla ke ruangannya setelah beberapa kali diantar ke Balai Kota DKI Jakarta.

"Beliau enggak pakai sepatu, terus pas sampai sini saya bilang 'Pak lihat ruangan saya dulu'," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (3/8/2018).

Anies mengatakan, dia berdiskusi banyak hal dengan Kalla. Ketika ditanya apakah membahas soal politik, Anies hanya mengatakan dia berdiskusi macam-macam.

"Iya kita diskusiin beberapa di dalam, macam-macam," kata Anies.

Baca juga: Lagi, Jusuf Kalla Antarkan Anies ke Balai Kota

Wapres Kalla mengatakan sebetulnya dia ingin makan siang bersama. Namun, waktu yang dimiliki terbatas karena ingin sholat Jumat.

"Maunya sih (makan siang), tapi Jumatan ini," kata Wapres.

Sejak pagi, Anies dan Kalla memang sudah beraktivitas bersama. Keduanya meninjau Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Setelah itu, mereka meninjau beberapa venue dan rapat kerja di Gelora Bung Karno.

Baca juga: Kalla: Kita Makan Pisang di Kali Item, Tidak Ada Campur dengan Bau...

Kemudian sekitar pukul 11.30, Tim Gubernur mengabarkan bahwa Anies akan diantarkan Kalla naik mobil RI 2. Keduanya tiba di Balai Kota sekitar pukul 11.40.

Tak seperti sebelumnya, kali ini Kalla turun dari mobil dan ikut masuk ke Balai Kota bersama Anies.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabel di Jalan Barito 1 Semrawut dan Menjuntai ke Jalan, Sopir: Truk Enggak Akan Muat

Kabel di Jalan Barito 1 Semrawut dan Menjuntai ke Jalan, Sopir: Truk Enggak Akan Muat

Megapolitan
Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Barito 1 Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah

Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Barito 1 Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah

Megapolitan
UPDATE 26 Februari: Bertambah 154 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 7.589

UPDATE 26 Februari: Bertambah 154 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 7.589

Megapolitan
Raih Penghargaan STA, Anies: Kita Berhasil Mengungguli Kota Lainnya di Dunia

Raih Penghargaan STA, Anies: Kita Berhasil Mengungguli Kota Lainnya di Dunia

Megapolitan
Kapolda Metro Usulkan Kampung Tangguh Jaya Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19 Masyarakat Umum

Kapolda Metro Usulkan Kampung Tangguh Jaya Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19 Masyarakat Umum

Megapolitan
UPDATE 26 Februari: Ada 39 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 44 Orang Sembuh

UPDATE 26 Februari: Ada 39 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 44 Orang Sembuh

Megapolitan
Sabu yang Hendak Diedarkan di Pondok Aren Diduga Milik Terpidana di Lapas Cilegon

Sabu yang Hendak Diedarkan di Pondok Aren Diduga Milik Terpidana di Lapas Cilegon

Megapolitan
Pemerintah Izinkan Vaksinasi Mandiri, Kadin DKI Berharap Pengusaha Diberikan Kemudahan

Pemerintah Izinkan Vaksinasi Mandiri, Kadin DKI Berharap Pengusaha Diberikan Kemudahan

Megapolitan
Terkait Penembakan di Cengkareng, Polri Diminta Tes Kejiwaan Polisi Pemegang Senjata Api

Terkait Penembakan di Cengkareng, Polri Diminta Tes Kejiwaan Polisi Pemegang Senjata Api

Megapolitan
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Mayat Dalam Plastik Sampah di Bogor, Termasuk Pacar Korban

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Mayat Dalam Plastik Sampah di Bogor, Termasuk Pacar Korban

Megapolitan
UPDATE 26 Februari: Depok Catat 262 Kasus Baru Covid-19, 5 Pasien Meninggal

UPDATE 26 Februari: Depok Catat 262 Kasus Baru Covid-19, 5 Pasien Meninggal

Megapolitan
Kadin DKI: Sudah 6.644 Perusahaan Mendaftar Vaksin Mandiri

Kadin DKI: Sudah 6.644 Perusahaan Mendaftar Vaksin Mandiri

Megapolitan
Diduga Hendak Transaksi, Pengedar Sabu Ditangkap di Ruko Pondok Aren

Diduga Hendak Transaksi, Pengedar Sabu Ditangkap di Ruko Pondok Aren

Megapolitan
UPDATE 26 Februari: Kasus Covid-19 di Jakarta Tambah 1.661, Sebagian Data Belum Dilaporkan

UPDATE 26 Februari: Kasus Covid-19 di Jakarta Tambah 1.661, Sebagian Data Belum Dilaporkan

Megapolitan
PSI Ajak Interpelasi Anies soal Banjir, Sekretaris Fraksi Golkar: Terlalu Mengada-ada

PSI Ajak Interpelasi Anies soal Banjir, Sekretaris Fraksi Golkar: Terlalu Mengada-ada

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X