Kompas.com - 13/08/2018, 18:36 WIB
Kereta LRT di Stasiun Kelapa Gading yang ditargetkan siap beroperasi pada 10 Agustus 2018. Foto situasi stasiun LTR, Minggu (15/7/2018) KOMPAS.com /STANLY RAVELKereta LRT di Stasiun Kelapa Gading yang ditargetkan siap beroperasi pada 10 Agustus 2018. Foto situasi stasiun LTR, Minggu (15/7/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Mogoknya kereta light rail transit (LRT) di Palembang pada Minggu (12/8/2018) kemarin menjadi perhatian bagi PT Jakarta Propertindo selaku pemilik proyek LRT Jakarta.

Direktur Proyek Jakpro Iwan Takwin mengatakan, pihaknya sudah melakukan simulasi untuk mencegah dan menanggulangi gangguan yang dapat terjadi ketika LRT beroperasi.

"Simulasinya tuh semua, mulai dari simulasi operasionalnya sampai simulasi tanggap daruratnya. Jadi bagaimana kalau tiba-tiba emergency atau bagaimana kami sudah siapkan antisipasi," kata Iwan saat dihubungi Kompas.com, Senin (13/8/2018).

Baca juga: Pemprov DKI Masih Tunggu Kemenhub untuk Uji Coba LRT

Iwan menuturkan, mogoknya LRT Palembang menjadi pelajaran bagi pihaknya. Oleh sebab itu, pihaknya menjadikan hal itu sebagai bahan evaluasi.

Ia mengatakan, Jakpro telah mengidentifikasi faktor-faktor yang diduga dapat menjadi penyebab mogoknya LRT Palembang.

Hal itu dilakukan agar peristiwa serupa tidak terulang di LRT Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: LRT Palembang Sering Mogok, Inasgoc Sediakan Bus Cadangan

"Semua kami cek dan alhamdulillah semua bisa siaplah kami uji coba tanggal 15 (Agustus). Tentu kami ambil pelajaran, kami antisipasi semua," ujarnya. 

Iwan menambahkan, ada sejumlah faktor yang membedakan LRT Jakarta dan LRT Palembang. Misalnya perbedaan asal produksi kereta, lebar rel, dan spesifikasi teknis lain.

Diberitakan sebelumnya, kereta LRT Palembang mogok untuk ketiga kalinya pada Minggu (12/8/2018) sore.

Baca juga: PT Inka Beberkan Penyebab Mogoknya LRT Palembang

Akibatnya, ratusan warga yang ingin mencoba LRT tersebut terpaksa berjalan kaki menuju ke Stasiun Jakabaring, yang tidak jauh dari lokasi kereta mogok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Megapolitan
Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Megapolitan
Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Megapolitan
Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Megapolitan
UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Anggota DPRD: Direksi Harus Dicopot!

Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Anggota DPRD: Direksi Harus Dicopot!

Megapolitan
Sebelum PPKM Level 3, Pemkot Jakbar Akan Gelar Job Fair Tatap Muka

Sebelum PPKM Level 3, Pemkot Jakbar Akan Gelar Job Fair Tatap Muka

Megapolitan
Polda Metro Jaya Sebut Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro Tak Terkait Pejabat DPRD DKI

Polda Metro Jaya Sebut Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro Tak Terkait Pejabat DPRD DKI

Megapolitan
Sumber Api Kebakaran Gedung Cyber Diduga Berasal dari Panel Kabel di Lantai 2

Sumber Api Kebakaran Gedung Cyber Diduga Berasal dari Panel Kabel di Lantai 2

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.