Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ruang Patologi Terbakar, Pelayanan Rawat Jalan RS PGI Cikini Ditutup Hari Ini

Kompas.com - 04/09/2018, 11:09 WIB
David Oliver Purba,
Ana Shofiana Syatiri

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah sakit PGI Cikini, Jakarta Pusat, menghentikan sementara pelayanan rawat jalan di rumah sakit tersebut. Hal itu menyusul insiden terbakarnya Ruang Patologi yang berada di lantai 3 RS PGI Cikini, Selasa (4/9/2018).

"Untuk sementara hari ini pendaftaran rawat jalan ditutup," tulis pengumuman yang ditempel di pintu masuk rumah sakit.

Penutupan pelayanan dibenarkan oleh salah satu perawat rumah sakit yang enggan disebutkan namanya. Perawat tersebut mengatakan, pelayanan rawat inap ditutup hari ini. Ini karena seluruh fasilitas pelayanan hingga listrik rumah sakit dipadamkan sementara.

Perawat tersebut mempersilahkan pasien untuk kembali datang besok.

Baca juga: Ruangan Patologi RS PGI Cikini Terbakar, Pasien Berhamburan Keluar

"Iya, besok datang lagi ya, Bang. Sekarang kan ada musibah di lantai 3 jadi ditutup sementara, pelayanan sudah tidak ada lagi," ujar perawat tersebut.

Pasien rawat jalan di Rumah Sakit PGI Cikini, Jakarta Pusat berhamburan ke halaman rumah sakit setelah Ruang  Patologi di lantai 3 RS PGI Cikini terbakar pada Selasa (4/9/2018).KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA Pasien rawat jalan di Rumah Sakit PGI Cikini, Jakarta Pusat berhamburan ke halaman rumah sakit setelah Ruang Patologi di lantai 3 RS PGI Cikini terbakar pada Selasa (4/9/2018).
Perawat tersebut mengatakan, kebakaran yang terjadi tidak sampai mengakibatkan pasien rawat inap harus dievakuasi. Ini karena gedung yang terbakar berada cukup jauh dengan gedung tempat rawap inap pasien.

Hingga kini, pihak RS PGI Cikini belum memberi keterangan resmi terkait kebakaran.

Pantauan Kompas.com pukul 10.49, sejumlah pasien rawat inap masih berada di rumah sakit. Namun, ada beberapa pasien yang telah pulang karena telah mendapat informasi bahwa pelayanan rumah sakit untuk hari ini telah ditutup.

Sejumlah perawat rumah sakit juga terlihat masih duduk-duduk di ruang tunggu pasien rawat jalan.

 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.454 Personel Amankan Hari Buruh di Jakarta

Polda Metro Jaya Kerahkan 3.454 Personel Amankan Hari Buruh di Jakarta

Megapolitan
Terima Mandat Partai Golkar, Benyamin-Pilar Saga Tetap Ikut Bursa Cawalkot Tangsel dari PDIP

Terima Mandat Partai Golkar, Benyamin-Pilar Saga Tetap Ikut Bursa Cawalkot Tangsel dari PDIP

Megapolitan
Brigadir RAT Bunuh Diri dengan Pistol, Psikolog: Perlu Dicek Riwayat Kesehatan Jiwanya

Brigadir RAT Bunuh Diri dengan Pistol, Psikolog: Perlu Dicek Riwayat Kesehatan Jiwanya

Megapolitan
'Mayday', 15.000 Orang Buruh dari Bekasi Bakal Unjuk Rasa ke Istana Negara dan MK

"Mayday", 15.000 Orang Buruh dari Bekasi Bakal Unjuk Rasa ke Istana Negara dan MK

Megapolitan
Maju Pilkada 2024, 2 Kader PDI-P yang Pernah Jadi Walkot Bekasi Juga Daftar Lewat PKB

Maju Pilkada 2024, 2 Kader PDI-P yang Pernah Jadi Walkot Bekasi Juga Daftar Lewat PKB

Megapolitan
3 Juta KTP Warga DKI Bakal Diganti Jadi DKJ pada Tahun Ini, Dukcapil: Masih Menunggu UU DKJ Diterapkan

3 Juta KTP Warga DKI Bakal Diganti Jadi DKJ pada Tahun Ini, Dukcapil: Masih Menunggu UU DKJ Diterapkan

Megapolitan
Saat Tekanan Batin Berujung pada Kecemasan yang Dapat Membuat Anggota Polisi Bunuh Diri

Saat Tekanan Batin Berujung pada Kecemasan yang Dapat Membuat Anggota Polisi Bunuh Diri

Megapolitan
PMI Jakbar Ajak Masyarakat Jadi Donor Darah di Hari Buruh

PMI Jakbar Ajak Masyarakat Jadi Donor Darah di Hari Buruh

Megapolitan
Gulirkan Nama Besar Jadi Bacagub DKI, PDI-P Disebut Ingin Tandingi Calon Partai Lain

Gulirkan Nama Besar Jadi Bacagub DKI, PDI-P Disebut Ingin Tandingi Calon Partai Lain

Megapolitan
Anggota Polisi Bunuh Diri, Psikolog Forensik: Ada Masalah Kesulitan Hidup Sekian Lama...

Anggota Polisi Bunuh Diri, Psikolog Forensik: Ada Masalah Kesulitan Hidup Sekian Lama...

Megapolitan
Warga Sebut Pabrik Arang di Balekambang Sebelumnya Juga Pernah Disegel

Warga Sebut Pabrik Arang di Balekambang Sebelumnya Juga Pernah Disegel

Megapolitan
Pengelola Sebut Warga Diduga Jual Beli Rusun Muara untuk Keuntungan Ekspres

Pengelola Sebut Warga Diduga Jual Beli Rusun Muara untuk Keuntungan Ekspres

Megapolitan
Nama Andika Perkasa Masuk Bursa Cagub DKI 2024, Pengamat: PDI-P Harus Gerak Cepat

Nama Andika Perkasa Masuk Bursa Cagub DKI 2024, Pengamat: PDI-P Harus Gerak Cepat

Megapolitan
Polisi Tutup Kasus Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Sudah Tepat karena Kasus Bunuh Diri

Polisi Tutup Kasus Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Sudah Tepat karena Kasus Bunuh Diri

Megapolitan
Pengedar Narkoba yang Ditangkap di Depok Konsumsi Ganja Berbentuk 'Liquid'

Pengedar Narkoba yang Ditangkap di Depok Konsumsi Ganja Berbentuk "Liquid"

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com