Kompas.com - 04/09/2018, 21:14 WIB
Stadion Utama Gelora Bung Karno menggunakan jenis rumput baru yakni Zeon Zoysia yang diklaim sebagai jenis rumput terbaik di dunia dengan biaya perawatan murah. Foto diambil Selasa (4/9/2018). KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELAStadion Utama Gelora Bung Karno menggunakan jenis rumput baru yakni Zeon Zoysia yang diklaim sebagai jenis rumput terbaik di dunia dengan biaya perawatan murah. Foto diambil Selasa (4/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Stadion Utama Gelora Bung Karno menggunakan jenis rumput baru yakni Zeon Zoysia yang diklaim sebagai jenis rumput terbaik di dunia dengan biaya perawatan terjangkau.

Rumput tersebut berasal dari Amerika Serikat, tetapi telah dibibit di Thailand sebelum dikirim ke Indonesia.

Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK) Winarto mengatakan, perawatan rumput Zeon Zoysia sangat mudah.

Baca juga: Asian Games 2018 Usai, Pengelola GBK Persiapkan Asian Para Games 2018

Menurut dia, perawatan rumput Zeon Zoysia tidak membutuhkan banyak air, khususnya saat musim kemarau dan menghemat biaya perawatan.

Ia memastikan kualitas rumput Zeon Zoysia lebih baik dari jenis rumput yang sebelumnya dipakai yakni Zoysia Matrella Lynn Merr.

"Ini rumputnya bagus, lebih bagus daripada yang sebelumnya. Rumput yang dulu sudah kami gulung, dipindahkan ke sebelah Lapangan Panahan," ujar Winarto kepada Kompas.com di Stadion Utama GBK, Jakarta Pusat, Selasa (4/9/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Masih Proses Unloading, Warga Belum Dapat Berolahraga di GBK

Pemasangan rumput terbaru itu telah dilakukan seminggu setelah panggung opening ceremony Asian Games 2018 dibongkar. 

Pengelola juga menutup rumput menggunakan armordeck untuk melapisi dan melindunginya dari beban berat panggung yang dipasang saat closing ceremony.

Kendati demikian, rumput Zeon Zoysia tidak mengalami kerusakan selama ditutup armordeck.

Baca juga: Cerita Pengunjung yang Masih Antusias Cari Suvenir Asian Games di GBK

"Lihat ini juga masih bagus padahal baru dibongkar kemarin dari sebelumnya yang ditimpa armordeck. Jadi memang lebih baik rumputnya," kata dia. 

Winarto mengatakan, pengelola GBK terus melakukan inovasi untuk mencari jenis rumput terbaik.

"Kami ikuti perkembangan teknologi. Nanti kalau ada yang lebih bagus tentu kami inovasi kembali, kami selalu mencari yang lebih baik," ujarnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Megapolitan
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Megapolitan
Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Megapolitan
Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Megapolitan
Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Megapolitan
Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Megapolitan
Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Megapolitan
Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, Ragunan Dikunjungi Ribuan Warga, Banyak Orangtua Bawa Anaknya Berwisata

Hari Pertama Dibuka, Ragunan Dikunjungi Ribuan Warga, Banyak Orangtua Bawa Anaknya Berwisata

Megapolitan
Mayat Tanpa Identitas Terbungkus Kain Ditemukan di Bantaran KBT Cilincing

Mayat Tanpa Identitas Terbungkus Kain Ditemukan di Bantaran KBT Cilincing

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina

Polisi Akan Selidiki Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina

Megapolitan
Polisi Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol RFS Senin 25 Oktober

Polisi Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol RFS Senin 25 Oktober

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.