Bestari: Penggunaan APBD Harus Adil, Apa Penerima KJP Dapat Hadiah Umrah Juga? - Kompas.com

Bestari: Penggunaan APBD Harus Adil, Apa Penerima KJP Dapat Hadiah Umrah Juga?

Kompas.com - 14/09/2018, 14:48 WIB
Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (10/9/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (10/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Bestari Barus tidak setuju jika hadiah umrah dan ke Bangkok untuk pendaftar OK OCE harus menggunakan dana APBD. Menurut dia, APBD harus digunakan secara adil untuk masyarakat.

"Penggunaan APBD itu harus adil. Apa penerima KJP yang kesekian ribu dapat hadiah umrah juga?" ujar Bestari di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jumat (14/9/2018).

Bestari menilai, hadiah umrah itu juga tidak mendidik. Menurut dia, mendaftar OK OCE bukan prestasi yang berhak dihadiahi umrah atau ke Bangkok.

Ini jadi seperti permainan undian untung-untungan. Dia menolak jika program semacam ini menggunakan APBD.

"Saya kira kalau program yang undian jangan pakai APBD," ujar Bestari.

Baca juga: Anggota DPRD DKI: Tak Mendidik Imingi Peserta OK OCE dengan Umrah

Saat masih menjabat sebagai wakil gubernur, Sandiaga pernah menjanjikan hadiah pergi ke luar negeri bagi pendaftar OK OCE yang ke-40.000.

Sandiaga akan memberangkatkan pendaftar ke-40.000 ke Mekkah untuk umrah jika dia Muslim, pergi ke Yerusalem jika dia Kristen, atau tempat suci lain yang sesuai agama si pendaftar jika dia bukan bukan Muslim atau Kristen. 

Mereka yang menjadi pendaftar ke-39.999 dan 40.001 juga akan diberi hadiah berlibur ke Bangkok, Thailand.

Baca juga: Batal Pakai Uang Sandiaga, Hadiah untuk Pendaftar OK OCE Gunakan APBD


Tidak hanya itu, hadiah juga akan diberikan kepada pendaftar ke-39.998 dan 40.002. Mereka akan mendapatkan hadiah, tetapi bukan perjalanan ke luar negeri.

Semula, hadiah itu akan diberikan dengan menggunakan uang pribadi Sandiaga. Namun, setelah Sandiaga mundur dari jabatannya, hadiah itu direncanakan akan diwujudkan dengan APBD.

Komentar
Close Ads X