Kompas.com - 15/09/2018, 14:47 WIB
Kondisi Kali Bangleo di Cilincing yang dikelilingi oleh rumah warga, Sabtu (15/9/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKondisi Kali Bangleo di Cilincing yang dikelilingi oleh rumah warga, Sabtu (15/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com- Kali Bangleo di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, yang menyempit hingga berukuran kurang dari satu meter dikeluhkan oleh warga sekitar.

Sebab, lebar kali yang menyempit dinilai membuat aliran tidak bisa menampung air ketika hujan tiba dan menyebabkan banjir.

"Sudah jelas pengaruh banjir lah, kan air lari ke sini dan di sana sempit kan, otomatis pengaruh lah banjirnya," kata Muhammad Ali, warga yang tinggal di sekitar tepi Kali Bangleo, Sabtu (15/9/2018).

Ali menuturkan ketinggian banjir yang melanda pemukiman di sana bisa mencapai angka 50 sentimeter. Namun, ia menyebut banjir di sana dapat cepat surut dalam hitungan jam.

Baca juga: Diuruk Warga, Lebar Kali Bangleo di Cilincing Disebut Tinggal 1 Meter

Riki, warga lainnya, mengamini pernyataan Ali. Ia menyatakan, banyak saluran air yang kini telah menyempit bahkan tertutup jalanan dan rumah-rumah warga.

"Sudah lebih dari delapan tahun kondisinya seperti itu. Menurut saya sudah enggak bisa dibilang kali lagi, tapi got lah, lebarnya sudah di bawah satu meter," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Riki mengatakan, program pelebaran kali sudah dicanangkan dan dilakukan selama puluhan tahun. Namun, hal itu terkendala oleh lahan yang sudah ditempati oleh warga.

"Kan ada bagian kali yang lebar, nah itu lagi proses pengerjaan namun terhambat karena belum ada negosiasi lagi sama warganya," ujar Riki yang sudah tinggal 35 tahun di sana.

Pantauan Kompas.com, lebar Kali Bangleo bervariasi, ada yang mencapai lima meter, tetapi ada juga yang menyempit hingga satu meter.

Penyempitan itu umumnya terjadi karena bangunan-bangunan yang berdiri di tepian sungai. Selain sempit, kali itu juga terlihat dipenuhi sampah-sampah plastik.

Sebelumnya, Anggota DPRD DKI Jakarta Syarifuddin menyatakan lebar Kali Bangleo berkurang akibat diuruk warga. Ia pun meminta kali tersebut dinormalisasi.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Crowd Free Night di Tangsel Akhir Pekan Ini, Kendaraan yang Melintas Diputar Balik

Crowd Free Night di Tangsel Akhir Pekan Ini, Kendaraan yang Melintas Diputar Balik

Megapolitan
Aksi Tukang Tambal Ban Cari Untung, Tebar Ranjau Paku lalu Naikkan Harga Ban Dalam Motor 3 Kali Lipat

Aksi Tukang Tambal Ban Cari Untung, Tebar Ranjau Paku lalu Naikkan Harga Ban Dalam Motor 3 Kali Lipat

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di 3 Kelurahan di Jakut Capai 80 Persen Lebih

Vaksinasi Covid-19 di 3 Kelurahan di Jakut Capai 80 Persen Lebih

Megapolitan
Penyelundupan Benih Lobster ke Singapura, Dimasukkan Koper untuk Kelabui Petugas tapi Berhasil Digagalkan

Penyelundupan Benih Lobster ke Singapura, Dimasukkan Koper untuk Kelabui Petugas tapi Berhasil Digagalkan

Megapolitan
Bukan Klaster Sekolah, Ini Penjelasan Dinkes DKI soal 2 Siswa SDN 03 Klender Positif Covid-19

Bukan Klaster Sekolah, Ini Penjelasan Dinkes DKI soal 2 Siswa SDN 03 Klender Positif Covid-19

Megapolitan
Ketika Anggota TNI AD Tewas Ditusuk karena Lerai Pertikaian di Depok...

Ketika Anggota TNI AD Tewas Ditusuk karena Lerai Pertikaian di Depok...

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jakarta Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jakarta Diguyur Hujan

Megapolitan
Total 1.509 Sekolah di Jakarta Gelar PTM Terbatas Mulai Senin Pekan Depan

Total 1.509 Sekolah di Jakarta Gelar PTM Terbatas Mulai Senin Pekan Depan

Megapolitan
Remaja yang Tenggelam di Kali Teluk Gong Ditemukan Tewas

Remaja yang Tenggelam di Kali Teluk Gong Ditemukan Tewas

Megapolitan
15 Persen Remaja Usia 12-18 Tahun di Jakarta Belum Divaksinasi Covid-19

15 Persen Remaja Usia 12-18 Tahun di Jakarta Belum Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
P2G Kritik Pemprov DKI yang Tak Cek Langsung Kelayakan Sekolah Gelar PTM

P2G Kritik Pemprov DKI yang Tak Cek Langsung Kelayakan Sekolah Gelar PTM

Megapolitan
Masuk ke Lapas Tangerang, Eks Mensos Juliari Ditempatkan di Sel Masa Pengenalan Lingkungan

Masuk ke Lapas Tangerang, Eks Mensos Juliari Ditempatkan di Sel Masa Pengenalan Lingkungan

Megapolitan
Wagub DKI Minta Pengusaha Karaoke Sabar Tunggu Izin Beroperasi

Wagub DKI Minta Pengusaha Karaoke Sabar Tunggu Izin Beroperasi

Megapolitan
Polisi Kembali Periksa 3 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Polisi Kembali Periksa 3 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
Tidak Memiliki Izin, SPBU Indomobil di Bekasi Disegel

Tidak Memiliki Izin, SPBU Indomobil di Bekasi Disegel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.