Pemindahan Kantor Kelurahan Jembatan Besi Terkendala Harga Lahan

Kompas.com - 18/09/2018, 07:03 WIB
Kelurahan Jembatan besi Jakarta Barat direncanakan pindah ke lahan yang lebih luas tetapi lurah masih dalam tahap negosiasi dengan warga yang wilayahnya diincar hingga saat ini, Senin (10/9/2018). RIMA WAHYUNINGRUMKelurahan Jembatan besi Jakarta Barat direncanakan pindah ke lahan yang lebih luas tetapi lurah masih dalam tahap negosiasi dengan warga yang wilayahnya diincar hingga saat ini, Senin (10/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat belum menemukan kesepakatan dengan pemilik lahan yang diincar untuk dijadikan lokasi kantor Kelurahan Jembatan Besi. Harga lahan yang diincar terlalu mahal.

Ada dua lahan yang diincar, yaitu di RT 01 RW 04 dan RT 15 RW 03 Jembatan Besi, Jakarta Barat dengan luas mencapai 1.000 meter persegi.

"Kalau anggaran enggak ada masalah, lahannya aja problem. Karena masyarakat mintanya di atas harga appraisal. Padahal harga appraisal boleh dikatakan saat ini sudah cukup tinggi," kata Wakil Wali Kota Jakarta Barat M Zen di Kembangan, Senin (17/9/2018).

Baca juga: Foto-foto Kelurahan Jembatan Besi yang Disebut DPRD DKI Kondisinya Menyedihkan

Pemkot Jakarta Barat menganggarkan biaya Rp 40 miliar untuk pembangunan kantor Kelurahan Jembatan Besi yang baru. Harga tanah per meter berdasarkan penentuan appraisal berkisar Rp 7-12 juta, sementara permintaan warga bisa mencapai Rp 20 juta per meter, sesuai harga pasar.

Zen menyatakan prihatin menyaksikan kondisi Kelurahan Jembatan Besi saat ini yang berdiri di lahan 256 meter persegi. Ia berharap, diskusi pelepasan lahan dari pemilik lahan yang dincar bisa segera diselesaikan pada Desember 2018.

"Kita mau finalisasi, nunggu Pak Wali (Kota Jakarta Barat Rustam Effendi) pulang (ibadah) haji (dan) kebetulan yang pemilik langsung juga lagi keluar negeri, satu ke Taiwan (dan) satu lagi ke Arab. Katanya minggu ini mau pulang, kita tungguin," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Megapolitan
Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Megapolitan
Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Megapolitan
Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Megapolitan
Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Megapolitan
Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Megapolitan
10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

Megapolitan
9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

Megapolitan
Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Megapolitan
Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Megapolitan
Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Megapolitan
Setu Sawangan di Depok 'Menguning' Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Setu Sawangan di Depok "Menguning" Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Megapolitan
PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

Megapolitan
Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Megapolitan
Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X