Pemprov Jabar Akan Menata Sungai Ciliwung di Wilayah Depok

Kompas.com - 27/09/2018, 20:18 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum di Lapangan RRI Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (27/9/2018). kompas.com/cynthia lovaWakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum di Lapangan RRI Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (27/9/2018).

DEPOK, KOMPAS.com – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, pihaknya akan menata Sungai Ciliwung yang berada di wilayah Depok, yang sering dikeluhkan warga karena sampah yang menumpuk.

“Sudah masuk dalam konsep penataan Sungai Ciliwung, Depok, karena kan air sangat melingkupi semua wilayah, ya. Jadi, jangan hanya Sungai Citarum saja yang diramaikan, sementara Jawa Barat bukan hanya Citarum saja. Kan Depok juga ada sungai. Jadi, semua kita sama ratakan ya,” ucap Uu Ruzhanul, di Lapangan RRI Cimanggis, Jalan Raya Bogor, Depok, Jawa Barat, Kamis (27/9/2018).

Baca juga: Atasi Banjir, Normalisasi Sungai Ciliwung Tidak Cukup Sekali

Uu mengungkapkan, rencana penataan Sungai Ciliwung ini sudah dibicarakan dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC).

"Sudah dibicarakan kok, tetapi memang belum feedback konsepnya bagaimana untuk Sungai Ciliwung ini,” ujar Uu.

Namun, sebelum penataan, lanjut dia, pihaknya akan mengawali dengan mengatasi masyarakat yang masih belum sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Baca juga: Sungai Ciliwung, Tempat Peradaban Tertua dalam Sejarah Jakarta

“Kita mulai dari sadarkan dahulu nih masyarakatnya untuk tidak buang sampah sembarangan, lalu kita lihat sodetan-sodetan yang ada di sungai ini,” ujar dia.

Dia menyebut, Pemprov Jawa Barat siap menganggarkan dana untuk menata Sungai Ciliwung.

“Siap dong, kita siap keluarkan anggarannya buat Depok itu memang sudah dianggarkan,” ujar Uu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jawaban Basarnas Soal Heboh Tanda SOS di Pulau Laki

Jawaban Basarnas Soal Heboh Tanda SOS di Pulau Laki

Megapolitan
Pasien Covid-19 yang Dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso Harus Siapkan Dokumen Ini

Pasien Covid-19 yang Dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso Harus Siapkan Dokumen Ini

Megapolitan
Aksi Pelecehan Seksual di Kompleks Perumahan Isa Bajaj, Ada yang Pamer Alat Vital hingga Begal Payudara

Aksi Pelecehan Seksual di Kompleks Perumahan Isa Bajaj, Ada yang Pamer Alat Vital hingga Begal Payudara

Megapolitan
Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RS Fatmawati Hampir 100 Persen Terisi

Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RS Fatmawati Hampir 100 Persen Terisi

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Barat Melonjak Dua Kali Lipat 2 Pekan Terakhir

Kasus Covid-19 di Jakarta Barat Melonjak Dua Kali Lipat 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Menanti Gebrakan Pemerintah Pusat di Tengah Kolapsnya RS Covid-19 di Jabodetabek

Menanti Gebrakan Pemerintah Pusat di Tengah Kolapsnya RS Covid-19 di Jabodetabek

Megapolitan
Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Megapolitan
Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Megapolitan
Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Megapolitan
Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Megapolitan
Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Megapolitan
Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Megapolitan
Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X