Camat Kramatjati Pertanyakan Kendala Dinas SDA Dalam Ganti Rugi Lahan Warga

Kompas.com - 16/10/2018, 22:30 WIB
Pekerja menyelesaikan pemasangan turap untuk normalisasi kali Ciliwung kawasan Bukit Duri, Jakarta, Senin (31/7/2017). Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) memulai memasang tiang pancang atau sheet pile sepanjang sepanjang 700 meter di kawasan tersebut sebagai lanjutan proyek normalisasi Ciliwung dan ditargetkan akan selesai dalam beberapa pekan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww/17. ANTARA FOTO/Aprillio AkbarPekerja menyelesaikan pemasangan turap untuk normalisasi kali Ciliwung kawasan Bukit Duri, Jakarta, Senin (31/7/2017). Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) memulai memasang tiang pancang atau sheet pile sepanjang sepanjang 700 meter di kawasan tersebut sebagai lanjutan proyek normalisasi Ciliwung dan ditargetkan akan selesai dalam beberapa pekan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww/17.

JAKARTA, KOMPAS.com - Camat Kramatjati Eka Darmawan mempertanyakan kendala yang dialami Dinas Sumber Daya Air (SDA) terkait ganti rugi lahan warga dalam proyek normalisasi Sungai Ciliwung.

Soalnya, lahan warga tersebut sudah divalidasi pihak Badan Pertanahan Negara (BPN).

Untuk itu pihaknya sudah menyurati Dinas SDA DKI Jakarta terkait pembayaran ganti rugi lahan.

"Kami juga sudah tindak lanjuti dengan membuat surat kepada SDA. Maksud saya kendalanya apa, sedangkan harga sudah di kasih tahu, di musyawarahkan, berkas sudah di validasi oleh pihak BPN," kata Eka, Selasa (16/10/2018).


Baca juga: Pemprov DKI Didorong Bebaskan Lahan untuk Normalisasi Ciliwung

Beberapa wilayah yang terkena proyek normalisasi di Jakarta Timur yaitu di Kelurahan Cililitan, Cawang, dan Balekambang.

"Sampai saat ini permasalahan itu kebanyakan di Cililitan, karena tahun kemarin sudah dilakukan musyawarah harga berdasarkan invetarisasi peta bidang. Sudah dinilai oleh lembaga apresial mengenai ganti ruginya," kata dia.

Dia menyebutkan, warga Cililitan juga telah sepakat harga yang akan dibayarkan tetapi hingga saat ini belum memperoleh bayaran.

Di Kelurahan Cawang sudah dilakukan inventarisasi tetapi belum dilakukan musyawarah harga. Di Kelurahan Balaikambang sudah ada sebagian lahan warga yang dibayarkan tetapi ada juga yang belum dibayar.

"Maksud saya tahapan-tahapan itu harus jelas gitu disampaikan kepada warga. Sedangkan kami camat dan lurah itu sudah melakukan dengan tahapan, pemberkasan sudah, sosialisasi sudah. Tinggal sekarang pihak SDA," kata dia.

Sejumlah warga Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur, mendatangi kantor Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI, di Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin kemarin.

Kedatangan warga ini untuk meminta kepastian uang ganti rugi lahan yang akan terkena proyek normalisasi. Mereka telahh dijanjikan sejak 2013 oleh Dinas SDA terkait hal itu.

Baca juga: Warga Cililitan Tuntut Kepastian Pembayaran Ganti Rugi Lahan

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Megapolitan
Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Megapolitan
Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Megapolitan
Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Megapolitan
Tepergok Korban, Maling Ditangkap Setelah Lukai Pasutri

Tepergok Korban, Maling Ditangkap Setelah Lukai Pasutri

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Sediakan Layanan Bike Sharing di Tempat Umum

Pemprov DKI Akan Sediakan Layanan Bike Sharing di Tempat Umum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X