Saluran Air di Pemakaman Kedaung yang Meluap Dikuras

Kompas.com - 18/10/2018, 20:01 WIB
Kondisi saluran air di depan Pemakaman Kedaung di Jalan Muchtar Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARKondisi saluran air di depan Pemakaman Kedaung di Jalan Muchtar Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Lurah Petukangan Utara Fahrul Hertanto mengatakan, pihaknya sudah menangani saluran air di Pemakaman Kedaung yang meluber. Ia mengerahkan pemadam kebakaran untuk memompa air dari saluran.

"Hari ini saya kuras saluran memakai pompa pemadam. Banyak airnya, warnanya juga hitam," kata Fahrul kepada Kompas.com, Kamis (18/10/2018).

Air itu dibuang ke tanah di pemakaman. Pasukan oranye juga membersihkan sampah dan lumpur yang mengendap di saluran air.

Fahrul mengatakan, pihaknya terpaksa menyedot air secara manual lantaran drainase di kawasan itu tidak berfungsi.

Ia menduga, aliran ke arah Tangerang yang ada di seberang saluran itu ditutup sehingga drainase tidak berfungsi baik lagi.

"Kalau keseluruhan sistem drainase tidak diperbaiki ya seminggu bisa penuh lagi," kata Fahrul.

Baca juga: Saluran Air di Pemakaman Kedaung Meluap

Sebelumnya diberitakan, saluran air di depan Pemakaman Kedaung, Jalan Muchtar Raya tidak terawat dengan baik.

Pantauan Kompas.com di lokasi pada Rabu (17/10/2018) petang, terlihat di sepanjang pemakaman, saluran air penuh hingga airnya meluber.

Di dekat titik yang meluber, terlihat ada tumpukan karung pasir. Namun, air tetap meluber hingga nyaris mencapai jalan.

Airnya berwarna hitam dan berlumut. Terlihat pula beberapa sampah plastik mengapung.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Megapolitan
Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Megapolitan
Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Megapolitan
Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Megapolitan
UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

Megapolitan
Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Megapolitan
Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Megapolitan
Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Megapolitan
Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Megapolitan
Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X