Kompas.com - 02/11/2018, 17:44 WIB
Para petugas memasukkan FDR (Flight Data Recorder) AirAsia QZ8501 ke dalam tas pengaman di Pangkalan Bun, Senin (12/1/2015). AFP PHOTO / ADEK BERRYPara petugas memasukkan FDR (Flight Data Recorder) AirAsia QZ8501 ke dalam tas pengaman di Pangkalan Bun, Senin (12/1/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima Komando Armada I (Koarmada) Laksamana Muda TNI Yudo Margono telah memberikan penghargaan kepada dua anggota penyelam yang menemukan bagian dari black box (kotak hitam) pesawat Lion Air JT 610 dengan registrasi PK-LQP, Kamis (1/11/2018) kemarin.

"Saya langsung meluncur ke Kapal Baruna Jaya saat mendapat kabar kalau black box ditemukan. Saya sampai di kapal sekitar jam 12 siang," ujar Yudo di dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jumat (1/11/2018).

Kendati demikian, Yudo enggan mengungkapkan jenis penghargaan yang diberikan. Yudo berharap pemberian penghargaan itu bisa memacu semangat tim penyelam selama melakukan proses evakuasi pesawat dan penumpang pesawat Lion Air PK-LQP.

Baca juga: Lumpur Persulit Pencarian Sinyal Black Box Satu Lagi dari JT 610

"Sementara ini (penghargaan untuk) dua personel karena mereka kunci utama penemuan black box. Kalau yang lain mungkin nanti ada penghargaan lainnya," lanjut dia.

Menurut Yudo, penghargaan bagi kedua penyelam tidak perlu diumbar wujudnya. Hal yang paling penting adalah penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi yang dapat memacu semangat mereka, sekaligus jadi inspirasi untuk personel tim gabungan lainnya yang masih bekerja. 

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebetulnya mereka ikhlas tanpa diberi (penghargaan) itu karena sudah tugas mereka. Saya memberinya untuk memompa motivasi para prajurit," lanjutnya.

Baca juga: 5 Kecelakaan Penerbangan yang Black Box Pesawatnya Tak Ditemukan

Seperti diketahui, satu dari dua bagian kotak hitam pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, telah ditemukan pada Kamis sekitar pukul 10.00 WIB.

Kotak hitam ditemukan di kedalaman sekitar 30 meter oleh anggota tim penyelam TNI AL, salah satunya bernama Sertu Marinir Hendra Saputra.

Baca juga: Butuh 1-2 Minggu untuk Unduh Data Black Box Pesawat Lion Air

Kotak hitam telah diserahkan kepada Kapal Riset Baruna Jaya I milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk dilakukan penyelidikan.

Sebelumnya diberitakan, pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang hilang kontak pada Senin (29/10/2018) pagi.

Pesawat yang membawa sekitar 189 penumpang dan kru ini lalu dipastikan jatuh sekitar 13 menit setelah lepas landas.



Video Rekomendasi

25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPN Sewa Toko Dihapus, Hippindo Minta PPh Final Sewa Juga Dibebaskan

PPN Sewa Toko Dihapus, Hippindo Minta PPh Final Sewa Juga Dibebaskan

Megapolitan
Guru Dikerahkan Jadi Tenaga Administrasi dalam Vaksinasi Siswa di Jakarta Barat

Guru Dikerahkan Jadi Tenaga Administrasi dalam Vaksinasi Siswa di Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair karena Data Dobel Kemensos, Ini Respons Risma

Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair karena Data Dobel Kemensos, Ini Respons Risma

Megapolitan
Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Megapolitan
Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Megapolitan
Volume Kendaraan di 3 Gerbang Tol Arah Jakarta Turun Saat PPKM Level 4

Volume Kendaraan di 3 Gerbang Tol Arah Jakarta Turun Saat PPKM Level 4

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 295 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 3 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 295 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Merasa Dihalangi hingga Bohong Hendak Jemput Pasien Kritis, Awak Ambulans: Saya Khilaf, Terbawa Emosi

Merasa Dihalangi hingga Bohong Hendak Jemput Pasien Kritis, Awak Ambulans: Saya Khilaf, Terbawa Emosi

Megapolitan
Dirut PT ASA yang Timbun Obat Terkait Covid-19 Tak Ditahan, Polisi: Alasan Kesehatan, Diminta Wajib Lapor

Dirut PT ASA yang Timbun Obat Terkait Covid-19 Tak Ditahan, Polisi: Alasan Kesehatan, Diminta Wajib Lapor

Megapolitan
Pemkot Tangerang Mau Fokus Gencarkan Vaksinasi, Wali Kota: Mumpung Kasus Covid-19 Turun

Pemkot Tangerang Mau Fokus Gencarkan Vaksinasi, Wali Kota: Mumpung Kasus Covid-19 Turun

Megapolitan
Turun Drastis, Kini Ada 7 RT Zona Merah Covid-19 di Jakarta Barat

Turun Drastis, Kini Ada 7 RT Zona Merah Covid-19 di Jakarta Barat

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Tambah 1.601 Kasus Covid-19 di Jakarta, 2.506 Pasien Sembuh

UPDATE 3 Agustus: Tambah 1.601 Kasus Covid-19 di Jakarta, 2.506 Pasien Sembuh

Megapolitan
Terjaring Razia Masker di Cakung, Pengendara Ini Pilih Sanksi Lafalkan Pancasila, tapi Justru Tak Hafal

Terjaring Razia Masker di Cakung, Pengendara Ini Pilih Sanksi Lafalkan Pancasila, tapi Justru Tak Hafal

Megapolitan
Tukang Parkir Minimarket di Koja Ditusuk Orang Tak Dikenal, Kini Dirawat di RS

Tukang Parkir Minimarket di Koja Ditusuk Orang Tak Dikenal, Kini Dirawat di RS

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Karang Taruna Gadungan di Ciputat

Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Karang Taruna Gadungan di Ciputat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X