Kronologi Sopir Taksi "Online" yang Hilang hingga Tewas Mengambang - Kompas.com

Kronologi Sopir Taksi "Online" yang Hilang hingga Tewas Mengambang

Kompas.com - 08/11/2018, 12:44 WIB
IlustrasiKompas Ilustrasi

TANGERANG, KOMPAS.com - JST, sopir taksi online GrabCar yang sempat hilang, baru saja dikenali keluarganya setelah polisi menemukan jenazah tak dikenal mengambang di Tangerang, baru-baru ini. 

Menurut H selaku anak JST, sebelum menghilang, ayahnya mengantar penumpang berinisial Y dengan lokasi penjemputan di Duta Harapan Indah, Jakarta Utara menuju Kapuk Pasar Alam, Jakarta Barat, Senin (5/11/2018).

JST menerima order pukul 22.15 WIB dan diperkirakan tiba di lokasi penjemputan pukul 22.35 WIB.

Baca juga: Jenazah Mengambang di Tangerang Diduga Sopir Taksi Online yang Hilang

Namun, per pukul 22.44 WIB, ponsel milik JST tak lagi aktif. Hal tersebut diketahui H dari data record di aplikasi milik ayahnya itu.

H bisa masuk ke aplikasi karena dia yang mendaftarkan e-mail dan mengetahui password aplikasi tersebut.

"Ada jelas semua dari yang pesan jam berapa ada chat record-nya. Saya cek di location Google, itu 22.44 WIB ponsel Bapak saya sudah mati," ujar H saat dihubungi Kompas.com, Kamis (8/11/2018).

Menurut H, dari data yang terekam di aplikasi, JST belum menurunkan penumpang atau drop off. Karena tak kunjung pulang pada Senin malam, H mengubungi call center Grab.

Namun, Grab tidak bisa memberikan informasi apapun terkait keberadaan JST.

Selasa (6/11/2018) pagi, H melaporkan hilangnya JST ke Mapolsek Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Baca juga: Jenazah Tak Dikenal yang Mengambang di Tangerang Diberi Pemberat

Belakangan pada Rabu (7/11/2018) pagi, keluarga mendengar ditemukan jenazah pria tanpa identitas di daerah Pasar Kemis, Tangerang.

Keluarga yang penasaran datang ke Polsek Pasar Kemis. Setelah ditunjukan foto jenazah serta pakaian yang digunakan, keluarga meyakini bahwa jenazah tersebut merupakan JST.

Saat ini jenazah JST sedang diotopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.

"Lagi mau diotopsi. Setelah itu dibawa ke rumah duka lalu dikremasi," ujar H.

Jenazah JST sebelumnya didapati mengambang dengan tangan dan kaki terikat tali tambang di sekitar Sungai Ciracap, Kelurahan Kuta Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Jenazah Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang di Sungai di Tangerang

Saat ditemukan, pria yang diperkirakan telah tewas selama dua hari itu mengenakan kemeja bercorak garis-garis berwarna ungu, celana panjang kain berwarna hitam, dan tali pinggang berwarna hitam.

Warga sekitar mengaku tidak mengenal pria tersebut.

Sampai saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian JST.



Close Ads X