Rumah di Bantaran Kali Gendong Persulit Petugas Membersihkan Sampah

Kompas.com - 03/12/2018, 12:34 WIB
Sampah menumpuk di kolomg rumah warga yang berada di bantaran Kali Gendong, Penjaringan, Senin (3/12/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSampah menumpuk di kolomg rumah warga yang berada di bantaran Kali Gendong, Penjaringan, Senin (3/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberadaan rumah-rumah warga yang didirikan di bantaran Kali Gendong, Penjaringan, menjadi salah satu faktor yang menyulitkan petugas dalam membersihkan sampah di sana.

Pemantau UPK Badan Air Kecamatan Penjaringan Joni Darsono mengatakan, petugas tidak bisa mengambil sampah yang berada di bawah rumah-rumah tersebut.

"Rumah-rumah itu kan berdirinya pakai tiang kayu ya. Kami khawatir kalau kesenggol sedikit bisa ambruk kan repot," kata Joni saat ditemui Kompas.com, Senin (3/12/2018).

Baca juga: Ketiadaan Tempat Sampah buat Warga Buang Sampah ke Kali Gendong

Oleh karena itu, kata Joni, petugasnya hanya bisa menggunakan alat-alat seperti garpu sampah untuk mengambil sampah yang mengendap di bawah rumah tangga.

Jumlah sampah yang tidak ada habisnya juga menjadi tantangan lain bagi para petugas. Joni menuturkan, sampah akan kembali muncul pada pagi hari meski sore sebelumnya petugas telah membersihkan kali dari sampah.

"Warga tuh buangnya malam-malam, jadi kami enggak tahu siapa yang membuang. Misal kami sudah bersih nih sore, nah pas pagi sudah muncul lagi tuh sampahnya," ujar Joni.

Baca juga: 1.000 Karung Dibagikan demi Cegah Warga Buang Sampah ke Kali Gendong

Demi mengurangi jumlah sampah di Kali Gendong, petugas UPK Badan Air telah membagikan 1.000 buah karung bagi warga sekitar.

Joni berharap, dengan adanya karung itu para warga bisa membuang sampah di tempatnya dan tidak lagi mengotori Kali Gendong.

Aliran Kali Gendong sudah sejak lama dipenuhi sampah rumah tangga. Hal itu terjadi karena kebiasaan warga sekitar yang langsung membuang sampah ke kali tersebut. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UPDATE 20 Januari]: Muncul 59 Kasus Baru, Total 5.339 Kasus di Kota Tangerang

[UPDATE 20 Januari]: Muncul 59 Kasus Baru, Total 5.339 Kasus di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 20 Januari: Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 4.410

UPDATE 20 Januari: Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 4.410

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Buat 2 Inovasi Cegah Percaloan Layanan Tilang

Kejari Kota Tangerang Buat 2 Inovasi Cegah Percaloan Layanan Tilang

Megapolitan
Pemkot Tangerang Akan Berlakukan Sitem Looping di Simpang Tiga Gondrong

Pemkot Tangerang Akan Berlakukan Sitem Looping di Simpang Tiga Gondrong

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Mogok, Kios Daging di Tangsel Tutup

Pedagang Daging Sapi Mogok, Kios Daging di Tangsel Tutup

Megapolitan
Hari Ke-12 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Tim Sar Evakuasi 1 Kantong Serpihan Pesawat

Hari Ke-12 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Tim Sar Evakuasi 1 Kantong Serpihan Pesawat

Megapolitan
Update 20 Januari: Jaktim Sumbang Kasus Terbesar Covid-19 di Jakarta

Update 20 Januari: Jaktim Sumbang Kasus Terbesar Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Polisi Tangkap Terduga Penguras ATM di Poris Indah

Polisi Tangkap Terduga Penguras ATM di Poris Indah

Megapolitan
Kuasa Hukum: John Kei Tak Ada di Lokasi Pembunuhan Anak Buah Nus Kei

Kuasa Hukum: John Kei Tak Ada di Lokasi Pembunuhan Anak Buah Nus Kei

Megapolitan
Jakarta Masuki Periode Puncak Penambahan Kasus Covid-19 Efek Libur Panjang

Jakarta Masuki Periode Puncak Penambahan Kasus Covid-19 Efek Libur Panjang

Megapolitan
Pengguna Layanan Hotline Isolasi PMI Meningkat Seiring Naiknya Kasus Covid-19

Pengguna Layanan Hotline Isolasi PMI Meningkat Seiring Naiknya Kasus Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Gandeng 2 BUMN untuk Atasi Kelangkaan Daging Sapi

Pemkot Bekasi Gandeng 2 BUMN untuk Atasi Kelangkaan Daging Sapi

Megapolitan
Layanan Konsultasi untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Bisa Hubungi Nomor Ini!

Layanan Konsultasi untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Bisa Hubungi Nomor Ini!

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Mogok, Pemprov DKI Minta Masyarakat Pilih Sumber Protein Alternatif

Pedagang Daging Sapi Mogok, Pemprov DKI Minta Masyarakat Pilih Sumber Protein Alternatif

Megapolitan
Kuasa Hukum: Uang yang Diberikan John Kei ke Anak Buah Bukan untuk Bunuh Nus Kei

Kuasa Hukum: Uang yang Diberikan John Kei ke Anak Buah Bukan untuk Bunuh Nus Kei

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X