1.000 Karung Dibagikan demi Cegah Warga Buang Sampah ke Kali Gendong

Kompas.com - 03/12/2018, 11:52 WIB
Sampah mengotori Kali Gendong di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, Jumat (30/11/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSampah mengotori Kali Gendong di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, Jumat (30/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 1.000 karung sampah dibagikan kepada warga di sekitar Kali Gendong, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (3/12/2018) pagi.

Pemantau UPK Badan Air Kecamatan Penjaringan Joni Darsono mengatakan, karung-karung itu dibagikan supaya warga tidak lagi membuang sampah sembarangan.

"Harapannya untuk mengurangi warga buang sampah di kali karena di sini kan rumah-rumah sudah di tengah kali dan petugas yang membersihkan risikonya bahaya juga," kata Joni saat ditemui Kompas.com.

Baca juga: Kali Gendong Jorok karena Ulah Warganya

Joni berharap, karung-karung yang dibagikan dapat diisi sampah oleh warga. Selanjutnya, sampah akan dikumpulkan di tempat sampah sementara yang baru dibangun di tepi kali.

"Semenjak ada ini jadi mendingan karena warga jadi tahu harus buang sampah ke mana. Selama ini kan belum ada mungkin itu yang buat mereka buang sembarangan," ujar Joni.

Kendati demikian, ia memastikan petugas UPK Badan Air akan tetap dikerahkan untuk membersihkan Kali Gendong setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Setiap hari, kata Joni, petugas UPK Badan Air bisa mengangkut enam kubik sampah dari aliran Kali Gendong.

Tumpukan sampah pada Senin ini tampak berkurang bila dibandingkan Jumat lalu. Permukaan tanah yang tadinya tertutup sampah mulai terlihat.

Aliran air pun mengalir lebih kencang karena tidak lagi tersendat akibat tumpukan sampah. Namun, masih banyak sampah yang berserakan di tepian kali.

Diberitakan sebelumnya, aliran Kali Gendong dipenuhi sampah rumah tangga yang ditengarai berasal dari permukiman warga di sekitarnya.

Baca juga: Kita Lagi Bersih-bersih Kali Gendong, Ada Orang Cuek Saja Buang Air...



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Megapolitan
Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Megapolitan
11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

Megapolitan
Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Megapolitan
Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Megapolitan
Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Megapolitan
Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Megapolitan
Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Megapolitan
Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Megapolitan
'Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka...'

"Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka..."

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Megapolitan
Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X