Anies Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru - Kompas.com

Anies Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 06/12/2018, 19:57 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan harga komoditas pangan tetap stabil menjelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Hingga saat ini, pasokan dan harga pangan tetap aman.

"Sejauh ini sih terkontrol, aman, enggak ada masalah," ujar Anies di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) untuk melakukan operasi pasar.

Tujuannya agar harga komoditas pangan tetap stabil pada Natal dan tahun baru.

Baca juga: Lahan Terbatas, Pasokan Pangan di DKI Bergantung pada Provinsi Lain

Food Station juga membeli komoditas pangan dengan harga murah sehingga pangan tersebut bisa dijual kembali dengan harga lebih murah dari pasaran.

Komoditas beras misalnya. Food Station membeli beras seharga Rp 8.100 per kilogram dari Perum Bulog. Beras itu kemudian dijual dengan harga Rp 8.500 per kilogram di Pasar Beras Induk Cipinang (PIBC).

"Di Pasar Jaya itu harganya Rp 9.000 per kilogram. Kita sudah set sedemikian di bawah HET (harga eceran tertinggi) Rp 9.450. Tinggal kita cepat-cepat saja kita dorong ke pasar tradisional," kata Arief saat ditemui terpisah.

Selain harga yang stabil dan di bawah HET, pasokan beras di PIBC juga aman.

"Minggu ini (datang pasokan) 2.700 ton, minggu kemarin 2.000 ton," ucap Arief.


Terkini Lainnya

Fakta di Balik Banjir di Bangka, Mobil Terseret Banjir hingga Warga Enggan Mengungsi

Fakta di Balik Banjir di Bangka, Mobil Terseret Banjir hingga Warga Enggan Mengungsi

Regional
DPP PAN Akan Berikan Sanksi Ketua DPW Kalsel yang Dukung Jokowi-Ma'ruf

DPP PAN Akan Berikan Sanksi Ketua DPW Kalsel yang Dukung Jokowi-Ma'ruf

Nasional
Survei LSI: 52 Persen Publik Anggap Korupsi Meningkat

Survei LSI: 52 Persen Publik Anggap Korupsi Meningkat

Nasional
Kata PDI-P soal Rencana Pemindahan Markas Sandiaga dari Jakarta ke Jateng

Kata PDI-P soal Rencana Pemindahan Markas Sandiaga dari Jakarta ke Jateng

Nasional
Erick Thohir Berterima Kasih atas Dukungan DPW PAN Kalsel ke Jokowi-Ma'ruf

Erick Thohir Berterima Kasih atas Dukungan DPW PAN Kalsel ke Jokowi-Ma'ruf

Nasional
Elektabilitas Masih Rendah, Alasan BPN Pindahkan Markas Perjuangan Sandiaga ke Jateng

Elektabilitas Masih Rendah, Alasan BPN Pindahkan Markas Perjuangan Sandiaga ke Jateng

Nasional
Menurut Ma'ruf, Para Ulama Tak Suka Silaturahim Disebut Kampanye

Menurut Ma'ruf, Para Ulama Tak Suka Silaturahim Disebut Kampanye

Nasional
Setelah Mengeroyok, Oknum Jakmania Diduga Rampas Ponsel dan Dompet Pegawai Minimarket di Depok

Setelah Mengeroyok, Oknum Jakmania Diduga Rampas Ponsel dan Dompet Pegawai Minimarket di Depok

Megapolitan
Tidak Menahan Tersangka Korupsi, Kejari Mejayan Dihadiahi Pecut

Tidak Menahan Tersangka Korupsi, Kejari Mejayan Dihadiahi Pecut

Regional
PAN Alihkan Dukungan di Kalimantan Selatan, Ini Respons Tim Jokowi-Ma'ruf

PAN Alihkan Dukungan di Kalimantan Selatan, Ini Respons Tim Jokowi-Ma'ruf

Regional
Suami Istri Mantan TKI di Malaysia Terdaftar Jadi Pemilih Ganda di Pasangkayu

Suami Istri Mantan TKI di Malaysia Terdaftar Jadi Pemilih Ganda di Pasangkayu

Regional
Markas Perjuangan Sandiaga Uno Akan Pindah ke Jateng

Markas Perjuangan Sandiaga Uno Akan Pindah ke Jateng

Nasional
Peringatan Hari HAM dan Potensi Pelanggaran Hak Asasi dalam RKUHP

Peringatan Hari HAM dan Potensi Pelanggaran Hak Asasi dalam RKUHP

Nasional
Beyonce 'Manggung' di Pesta Pernikahan Putri Orang Terkaya India

Beyonce "Manggung" di Pesta Pernikahan Putri Orang Terkaya India

Internasional
Buka Lowongan Guru, Sekolah di China Wajibkan Pelamar Berijazah PhD

Buka Lowongan Guru, Sekolah di China Wajibkan Pelamar Berijazah PhD

Internasional

Close Ads X