Jelang Natal dan Tahun Baru, DKI Gelar Razia PKL hingga PMKS

Kompas.com - 10/12/2018, 09:09 WIB
Pemprov DKI Jakarta menggelar apel Operasi Praja Wibawa menjelang hari raya Natal dan tahun baru 2019 di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (10/12/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Pemprov DKI Jakarta menggelar apel Operasi Praja Wibawa menjelang hari raya Natal dan tahun baru 2019 di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (10/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Operasi Praja Wibawa menjelang hari raya Natal dan tahun baru 2019.

Operasi Praja Wibawa digelar selama 10 hari kerja, mulai Senin (10/12/2018) ini hingga 21 Desember 2018.

Operasi yang dimotori Satpol PP ini berbentuk pengawasan dan penegakan aturan ketertiban umum terhadap semua pelanggaran atau razia terhadap pedagang kaki lima ( PKL) yang tidak tertib, parkir liar, sterilisasi trotoar, peredaran minuman beralkohol tanpa izin, hingga razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Operasi Praja Wibawa dimulai dengan apel yang dipimpin langsung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin pagi.

Baca juga: Pengakuan PKL Puri Kencana soal Isu Pungli Rp 5 Juta buat Buka Lapak

Anies berpesan kepada seluruh jajarannya agar melaksanakan penertiban dengan tegas, tanpa pandang bulu, namun juga tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.

"Petugas harus memiliki ketegasan dan tidak boleh ragu mengambil keputusan, keputusan diambil dengan lugas. Ketegasan tak berarti bengis, tegas tak berarti kasar, tegas adalah taat mengikuti aturan," ujar Anies.

Selain personel Satpol PP, Operasi Praja Wibawa juga melibatkan gabungan aparat TNI dan Polri, serta perangkat wilayah.

Dengan operasi ini, perayaan Natal dan tahun baru di Jakarta diharapkan berjalan tertib, aman, dan kondusif.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pimpinan Pansus Wagub DKI Dukung Fraksi Demokrat yang Mau Laporkan Politisi PSI

Pimpinan Pansus Wagub DKI Dukung Fraksi Demokrat yang Mau Laporkan Politisi PSI

Megapolitan
Bicara Politik Uang dalam Pemilihan Wagub DKI, PSI Bingung Fraksi Demokrat yang Tersinggung

Bicara Politik Uang dalam Pemilihan Wagub DKI, PSI Bingung Fraksi Demokrat yang Tersinggung

Megapolitan
Sampaikan Duplik, Jokdri Berkukuh Tak Bersalah dalam Kasus Perusakan Barang Bukti

Sampaikan Duplik, Jokdri Berkukuh Tak Bersalah dalam Kasus Perusakan Barang Bukti

Megapolitan
Depok Uji Coba Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Agustus Mendatang

Depok Uji Coba Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Agustus Mendatang

Megapolitan
Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden, Keluarga Tersangka Ajukan Penangguhan Penahanan

Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden, Keluarga Tersangka Ajukan Penangguhan Penahanan

Megapolitan
SMP Negeri Dadakan Disebut Anak Haram, Disdik Bekasi Sebut Sudah Sesuai Kajian

SMP Negeri Dadakan Disebut Anak Haram, Disdik Bekasi Sebut Sudah Sesuai Kajian

Megapolitan
Ramai Surat Tilang ETLE, Berikut Tarif Resmi Denda Pelanggaran Lalu Lintas

Ramai Surat Tilang ETLE, Berikut Tarif Resmi Denda Pelanggaran Lalu Lintas

Megapolitan
Warga Diimbau Tak Buang Sampah Lagi ke Kali Tegal Amba

Warga Diimbau Tak Buang Sampah Lagi ke Kali Tegal Amba

Megapolitan
Pro Kontra Warga Depok Tanggapi Wacana Pemilik Mobil Harus Punya Garasi

Pro Kontra Warga Depok Tanggapi Wacana Pemilik Mobil Harus Punya Garasi

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak Separator Busway lalu Terguling di Jalan Jenderal Sudirman

Sebuah Mobil Tabrak Separator Busway lalu Terguling di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
10 Anggota PPK Koja dan Cilincing Didakwa 2 Pasal Pelanggaran Pemilu

10 Anggota PPK Koja dan Cilincing Didakwa 2 Pasal Pelanggaran Pemilu

Megapolitan
Politisi PSI: Bukannya Saling Terima Kasih, Malah Melaporkan Saya...

Politisi PSI: Bukannya Saling Terima Kasih, Malah Melaporkan Saya...

Megapolitan
Cerita Dokter Forensik RS Polri Lihat Paru-paru Perokok Berat Saat Autopsi

Cerita Dokter Forensik RS Polri Lihat Paru-paru Perokok Berat Saat Autopsi

Megapolitan
SMP Negeri Bekasi Mendadak Bertambah, Pengelola Sekolah Swasta: Anak Haram!

SMP Negeri Bekasi Mendadak Bertambah, Pengelola Sekolah Swasta: Anak Haram!

Megapolitan
Kata Pengamat, SMP Swasta yang Kekurangan Siswa di Bekasi Sebaiknya Ditutup

Kata Pengamat, SMP Swasta yang Kekurangan Siswa di Bekasi Sebaiknya Ditutup

Megapolitan
Close Ads X