Kabel Terkena Petir, KRL Lintas Serpong Terganggu

Kompas.com - 11/12/2018, 17:22 WIB
Rangkaian kereta commuter line saat melintas di Stasiun Juanda, beberapa waktu lalu. KOMPAS.COM/RATIH WINANTI RAHAYURangkaian kereta commuter line saat melintas di Stasiun Juanda, beberapa waktu lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perjalanan kereta rel listrik ( KRL) lintas Serpong mengalami gangguan akibat cuaca buruk sejak pukul 15.57 WIB.

Vice President Manager Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunnisa mengatakan, gangguan ini disebabkan adanya gangguan teknis pada listrik aliran atas (LAA) antara Kebayoran-Pondok Ranji.

"Gangguan teknis pada listrik aliran atas (LAA) antara Kebayoran-Pondok Ranji dampak cuaca buruk di sekitar lokasi. Indikasi kabel LAA terputus karena terkena petir," ujar Eva dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (11/12/2018).

Baca juga: PT KCI Berencana Luncurkan KRL Commuter Line Premium

Eva menyebut, hingga saat ini LAA pada jalur tersebut belum dapat dihidupkan lantaran masih dilakukan perbaikan oleh tim prasarana PT KAI Daop 1 Jakarta.

"Selama perbaikan berlangsung, perjalanan KRL hanya dapat dilayani oleh satu jalur secara bergantian," kata dia.

Baca juga: Commuter Line ke Tanah Abang Tertahan karena Ada Kiriman Kereta Penolong

PT KCI pun mengimbau pengguna jasa KRL yang tidak dapat menunggu untuk menggunakan moda transportasi lain.

"Bagi pengguna jasa yang telah melakukan transaksi tiket pembatalan perjalanan dapat dilakukan pada loket stasiun terdekat," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepada Majelis Hakim, Dwi Sasono Minta Pengurangan Hukuman

Kepada Majelis Hakim, Dwi Sasono Minta Pengurangan Hukuman

Megapolitan
Akibat Pandemi Covid-19, Tender MRT Harmoni-Kota 2 Kali Gagal Lelang

Akibat Pandemi Covid-19, Tender MRT Harmoni-Kota 2 Kali Gagal Lelang

Megapolitan
Kota Bogor Zona Merah, Kasus Positif Terus Meningkat

Kota Bogor Zona Merah, Kasus Positif Terus Meningkat

Megapolitan
Kapolres Jaksel Sebut Tak Ada Bentrokan di TMP Kalibata

Kapolres Jaksel Sebut Tak Ada Bentrokan di TMP Kalibata

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Penjual Narkoba di Hotel Kawasan Cempaka Putih

Polisi Tangkap 5 Penjual Narkoba di Hotel Kawasan Cempaka Putih

Megapolitan
Diduga Depresi, Pemuda di Bekasi Tewas Gantung Diri di Rumah

Diduga Depresi, Pemuda di Bekasi Tewas Gantung Diri di Rumah

Megapolitan
Bentrokan di TMP Kalibata, Saksi Sebut Demonstran Lari Kocar-kacir

Bentrokan di TMP Kalibata, Saksi Sebut Demonstran Lari Kocar-kacir

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi, Wisma Jakarta Islamic Centre Khusus Pasien OTG Warga Jakut

Jadi Tempat Isolasi, Wisma Jakarta Islamic Centre Khusus Pasien OTG Warga Jakut

Megapolitan
Sebelum Bentrokan Terjadi, Sejumlah Purnawirawan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Sebelum Bentrokan Terjadi, Sejumlah Purnawirawan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Megapolitan
UPDATE 30 September: Bertambah 9 Kasus Positif dan 9 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 30 September: Bertambah 9 Kasus Positif dan 9 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Komnas Perempuan Harap Pelaku Peras Payudara di Pondok Aren Ditangkap

Komnas Perempuan Harap Pelaku Peras Payudara di Pondok Aren Ditangkap

Megapolitan
Bocah di Bekasi yang Lantunkan Ayat Al Quran saat Dirawat di RSPAD Meninggal Dunia

Bocah di Bekasi yang Lantunkan Ayat Al Quran saat Dirawat di RSPAD Meninggal Dunia

Megapolitan
Bentrok di TMP Kalibata, Kaca Angkot Pecah

Bentrok di TMP Kalibata, Kaca Angkot Pecah

Megapolitan
Jenazah Dokter Aborsi Ilegal Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Jenazah Dokter Aborsi Ilegal Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Atasi Pengangguran, Pemkot Tangerang Buka Balai Latihan Kerja di Kelurahan

Atasi Pengangguran, Pemkot Tangerang Buka Balai Latihan Kerja di Kelurahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X