Kapitra Laporkan Eggi Sudjana ke Polda Metro Jaya

Kompas.com - 27/12/2018, 16:12 WIB
Caleg PDI-P Kapitra Ampera setelah melaporkan Eggi Sudjana di Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kamis (27/12/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DCaleg PDI-P Kapitra Ampera setelah melaporkan Eggi Sudjana di Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kamis (27/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com- Caleg PDI-P Kapitra Ampera melaporkan Caleg PAN Eggi Sudjana ke Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kamis (27/12/2018) siang.

Kapitra mengatakan, ada dua laporan yang dilayangkan pada hari ini. Laporan pertama berkaitan dengan laporan yang dilayangkan Eggi ke Bareskrim Mabes Polri pada Selasa (25/12/2018) lalu.

"Kemarin yang saya dituduh melakukan percobaan pembunuhan lalu memecahkan kepala dan lain sebagainya, itu adalah laporan palsu," kata Kapitra kepada wartawan.

Baca juga: Laporan Balik Eggi Sudjana Ditolak Bareskrim, Kuasa Hukum Tuding Polri Tak Netral

Kapitra menuturkan, dirinya tidak pernah melakukan ancaman pembunuhan terhadap Eggi sebagaimana yang dilaporkan oleh Eggi.

Sementara itu, laporan kedua yang dilayangkan oleh Kapitra berkaitan dengan ucapan Eggi yang menyebut Kapitra sesat saat mengisi sebuah kegiatan di suatu masjid pada Sabtu (1/12/2018) lalu.

"Dia menyebarkan rasa kebencian terhadap individu atau kelompok dan mencemarkan nama baik saya melalui elektronik," ujar Kapitra.

Kapitra mengatakan, ucapan Eggi tersebut disiarkan langsung lewat akun Facebook masjid tersebut.

Dua laporan tersebut diterima dengan nomor laporan polisi LP 7135/XII/2018/PMJ/Dit. Reskrimsus dan LP 7136/XII/2018/PMJ/Dit. Reskrimsus.

Sebelumnya, Eggi melaporkan Kapitra ke Bareskrim Mabes Polri karena mengaku mendapat ancaman pembunuhan dari Kapitra.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Permukimannya Jadi Zona Merah, Pemuda di Pondok Aren Buat Masker untuk Dibagikan ke Warga

Permukimannya Jadi Zona Merah, Pemuda di Pondok Aren Buat Masker untuk Dibagikan ke Warga

Megapolitan
Pemkot Sarankan Rumah Makan hingga Pasar di Bekasi Beralih Jualan Lewat Online

Pemkot Sarankan Rumah Makan hingga Pasar di Bekasi Beralih Jualan Lewat Online

Megapolitan
Kepedulian Ibu-ibu PKK Jakbar, Bagikan Makanan untuk Tenaga Medis di RSUD dan Puskesmas

Kepedulian Ibu-ibu PKK Jakbar, Bagikan Makanan untuk Tenaga Medis di RSUD dan Puskesmas

Megapolitan
Hasil Rapid Test Sementara Kota Tangerang, 26 Orang Positif Covid-19

Hasil Rapid Test Sementara Kota Tangerang, 26 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Tuai Simpati, Aksi Emak-emak Berbagi Makanan untuk Mahasiswa Rantau UI Makin Banyak Pengikut

Tuai Simpati, Aksi Emak-emak Berbagi Makanan untuk Mahasiswa Rantau UI Makin Banyak Pengikut

Megapolitan
Banjir Landa Perumahan Mustika Gandaria Bekasi

Banjir Landa Perumahan Mustika Gandaria Bekasi

Megapolitan
Sepi Penumpang karena Covid-19, PO Bus AKAP Kurangi Armadanya

Sepi Penumpang karena Covid-19, PO Bus AKAP Kurangi Armadanya

Megapolitan
Dalam Dua Pekan, Damkar Jakarta Timur Semprot Disinfektan di 731 Titik

Dalam Dua Pekan, Damkar Jakarta Timur Semprot Disinfektan di 731 Titik

Megapolitan
Apartemen yang Disulap Jadi RS Khusus Pasien Covid-19 Mulai Beroperasi Jumat Ini

Apartemen yang Disulap Jadi RS Khusus Pasien Covid-19 Mulai Beroperasi Jumat Ini

Megapolitan
Pasien Positif Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Sebanyak 111 Orang

Pasien Positif Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Sebanyak 111 Orang

Megapolitan
Gratiskan Makanan untuk Penghuni Asrama UI, Emak-emak Ini Tak Berkeberatan Peminatnya Bertambah

Gratiskan Makanan untuk Penghuni Asrama UI, Emak-emak Ini Tak Berkeberatan Peminatnya Bertambah

Megapolitan
Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 322 Orang dalam Sepekan, Ini Rinciannya

Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 322 Orang dalam Sepekan, Ini Rinciannya

Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi Ajak Warga Bantu Sesama yang Terdampak Covid-19

Wakil Wali Kota Bekasi Ajak Warga Bantu Sesama yang Terdampak Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

Pemprov DKI Dapat Bantuan Sarung Tangan hingga Hand Sanitizer dari Masyarakat dan Swasta

Megapolitan
Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Capai 11 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X