Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Kompas.com - 18/01/2019, 21:53 WIB
Ilustrasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ShutterstockIlustrasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor)

BEKASI, KOMPAS.com - Satuan Polsek Bekasi Selatan membekuk dua pencuri spesialis sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah Kota Bekasi.

Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Bambang mengatakan, kedua pelaku yang berinisial BD dan SY ditangkap saat akan mencuri sebuah sepeda motor di parkiran Klinik Kecantikan di Ruko Galaxy, Kelurahan Jakasetia, Bekasi Selatan pada Selasa (15/1/2019) lalu.

Baca juga: Ini Jenis Kendaraan Incaran Spesialis Curanmor Menurut Polisi

"Petugas sedang observasi di sekitar perumahan Galaxy karena banyak laporan curanmor. Petugas lihat dua orang mencurigakan, kami ikuti kedua pelaku yang pindah ke ruko-ruko Galaxy," kata Bambang di Mapolsek Bekasi Selatan, Jumat (18/1/2019).

Kedua pelaku lalu berhenti di depan Klinik Kecantikan di Ruko Galaxy. Kemudian pelaku berinisial SY turun dari kendaraannya dan menuju satu unit sepeda motor yang sedang terparkir di depan klinik tersebut.

Pihak kepolisian terus mengikuti pergerakan kedua pelaku.

"Pelaku kemudian mengeluarkan kunci letter T dan merusak kunci (sepeda) motor tersebut. Saat itu kedua pelaku kami tangkap dan kami bawa ke kantor," ujar Bambang.

Bambang menjelaskan, kedua pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama sebanyak dua kali.

Mereka juga sudah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak tujuh kali di wilayah Kota Bekasi.

"Kedua pelaku bagi-bagi tugas, ada yang menunggu di (sepeda) motor mengawasi keadaan, satunya lagi yang curi (sepeda) motor," tutur Bambang.

Baca juga: Lihat Iklan Penjualan Motor di Facebook, Polisi Tangkap Pelaku Curanmor

Dalam kasus ini, polisi mengamankan batang bukti berupa dua unit sepeda motor milik pelaku dan korban, satu kunci letter T, delapan anak kunci letter T, dan satu kunci pembuka tutup kontak.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Keduanya terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Aturan Pemasangan Baliho yang Sah di DKI Jakarta

Begini Aturan Pemasangan Baliho yang Sah di DKI Jakarta

Megapolitan
Sekolah di Kota Bekasi Mulai Ajukan Diri Gelar KBM Tatap Muka

Sekolah di Kota Bekasi Mulai Ajukan Diri Gelar KBM Tatap Muka

Megapolitan
Akhirnya, Millen Cyrus Ditempatkan di Sel Khusus

Akhirnya, Millen Cyrus Ditempatkan di Sel Khusus

Megapolitan
Cegah Banjir, Pemancingan Liar di Waduk Munjul Dibongkar

Cegah Banjir, Pemancingan Liar di Waduk Munjul Dibongkar

Megapolitan
Kejar Target Persiapkan Pilkada 2020, KPU Tangsel Targetkan Lipat 1 Juta Surat Suara dalam 4 Hari

Kejar Target Persiapkan Pilkada 2020, KPU Tangsel Targetkan Lipat 1 Juta Surat Suara dalam 4 Hari

Megapolitan
Cerita Jacklyn Choppers Punya Akun YouTube, Pernah Bikin Warga 'Lupa' Sedang Marah ke Polisi

Cerita Jacklyn Choppers Punya Akun YouTube, Pernah Bikin Warga "Lupa" Sedang Marah ke Polisi

Megapolitan
Pengendara Motor Tertimpa Patahan Pohon di Lapangan Banteng

Pengendara Motor Tertimpa Patahan Pohon di Lapangan Banteng

Megapolitan
Berbagai Usulan DPRD DKI Jakarta untuk Pembelajaran Tatap Muka

Berbagai Usulan DPRD DKI Jakarta untuk Pembelajaran Tatap Muka

Megapolitan
Rumah Dinas Guru SMK 57 Terbakar Dini Hari Tadi, Diduga karena Korsleting

Rumah Dinas Guru SMK 57 Terbakar Dini Hari Tadi, Diduga karena Korsleting

Megapolitan
Beda Pandangan Pemprov dengan DPRD DKI soal KBM Tatap Muka

Beda Pandangan Pemprov dengan DPRD DKI soal KBM Tatap Muka

Megapolitan
1.823 Orang Masih Positif Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

1.823 Orang Masih Positif Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Megapolitan
Dendam Mantan Karyawan di Balik Pembunuhan Berencana Bos di Tangerang...

Dendam Mantan Karyawan di Balik Pembunuhan Berencana Bos di Tangerang...

Megapolitan
Bayang-bayang Lonjakan Covid-19 di Jakarta Jelang Libur Panjang Akhir Tahun

Bayang-bayang Lonjakan Covid-19 di Jakarta Jelang Libur Panjang Akhir Tahun

Megapolitan
Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X