Jokowi Bagi Sertifikat di Pondok Cabe, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin

Kompas.com - 25/01/2019, 10:08 WIB
Presiden Joko Widodo menghadiri pembagian sertifikat tanah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (7/4/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo menghadiri pembagian sertifikat tanah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (7/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya memberlakukan pengalihan arus lalu lintas secara situasional di Jalan Cirendeu Raya, Pondok Cabe, Tangerang Selatan pada Jumat (25/1/2019).

Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Darmanto mengatakan, pengalihan arus lalu lintas dilakukan karena adanya kegiatan pembagian sertifikat oleh Presiden Joko Widodo di Lapangan Penerbangan Pondok Cabe.

Baca juga: Dalam Sehari, Jokowi Tiga Kali Bagi-Bagi Sertifikat Tanah

"(Pengalihan arus lalu lintas) situasional. Tadi kami tidak melakukan pengalihan arus secara signifikan karena arus lalu lintas terpantau normal. Manakala nanti terjadi kemacetan, kami sudah menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas," kata Darmanto saat dihubungi Kompas.com, Jumat (25/1/2019).

Skema pengalihan yang disiapkan adalah arus lalu lintas dari arah Pamulang dan Bogor menuju Jalan Cirendeu Raya akan dialihkan ke arah kiri menuju Jalan Ciputat Raya.

"Kami mulai dari perempatan traffic light Cirendeu. Jadi, arus dari Pamulang dan Bogor yang akan menuju Pondok Cabe akan kami luruskan dan belok kiri ke arah Ciputat Raya," ungkap Darmanto.

Darmanto menyebut, Presiden Joko Widodo telah tiba di lokasi pemberian sertifikat yang pertama pada pukul 08.00 WIB. Namun, ia menegaskan belum terjadi kemacetan di Jalan Cirendeu Raya.

Baca juga: Sofyan Djalil Bagi-bagi 300 Sertifikat Tanah di Pandeglang

"Sekarang Bapak Jokowi sudah bergeser menuju lapangan terbang Pondok Cabe. Tadi beliau datang sekitar jam 08.00 WIB pada kegiatan pertama. Terpantau tidak ada kemacetan," ujar Darmanto.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Megapolitan
Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Megapolitan
Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Megapolitan
Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Megapolitan
Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Megapolitan
Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

Megapolitan
Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Megapolitan
Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Megapolitan
Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Megapolitan
Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Megapolitan
7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X