Cegah Tawuran, Anak-anak Putus Sekolah di Pasar Rumput Akan Diberi Kejar Paket

Kompas.com - 11/02/2019, 22:17 WIB
Kaca jendela yang pecah di Halte Transjakarta Pasar Rumput, Jakarta Sealtan, belum diperbaiki, Senin (4/2/2019). Kaca jendela itu pecah dalam tawuran antara warga pada akhir pekan lalu. KOMPAS.com/Ryana AryaditaKaca jendela yang pecah di Halte Transjakarta Pasar Rumput, Jakarta Sealtan, belum diperbaiki, Senin (4/2/2019). Kaca jendela itu pecah dalam tawuran antara warga pada akhir pekan lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta akan memasukan anak-anak putus sekolah di sekitar Pasar Rumput, Jakarta Selatan ke program Paket A, B, dan C untuk mengatasi terjadinya tawuran

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta Taufan Bakri mengatakan, pendekatan akademis kepada anak-anak Pasar Rumput diperlukan agar tawuran tidak terjadi.

"Bagi yang putus sekolah di tingkat SD, kami masukkan ke Paket A, B, dan C, ke tingkat yang sesuai. Dengan bergeraknya orang ke sekolah itu, maka kami berharap meminimkan tingkat tawuran," kata Taufan, Senin (11/2/2019).

Baca juga: Tawuran Pasar Rumput Manfaatkan Kelengahan Polisi


Pihaknya telah memanggil Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat untuk berkoordinasi menjalankan rencana tersebut.

Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Selatan Moh Matsani mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti rencana tersebut.

"Bersama dengan lurah, sudah kami petakan, karena yang tahu mereka ini, kan, lurah. Saya sudah petakan mereka yang putus sekolah untuk kejar paket A, paket B, dan paket C," ujar Matsani. 

Baca juga: Anggota DPRD Duga Tawuran Pasar Rumput karena Banyaknya Pengangguran

Selain itu, Kesbangpol DKI juga akan melakukan pelatihan kerja bagi warga sekitar Pasar Rumput yang sudah memasuki usia produktif.

"Di DKI itu punya balai-balai latihan kerja. Mereka dilatih, supaya kalau mereka terlatih, mereka bisa bekerja, dan minimal tokoh-tokoh yang tawuran itu sudah sibuk dan tidak memikirkan lagi," kata Taufan. 

Pihaknya juga akan melakukan pembekalan-pembekalan moral serta agama kepada para pemuda di Pasar Rumput.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumat Pagi, Kualitas Udara Bekasi dan Depok Lebih Buruk daripada Jakarta

Jumat Pagi, Kualitas Udara Bekasi dan Depok Lebih Buruk daripada Jakarta

Megapolitan
Keterlibatan Dokter dalam Penganiayaan Ninoy, Disebut Tak Obati dan Ikut Interogasi...

Keterlibatan Dokter dalam Penganiayaan Ninoy, Disebut Tak Obati dan Ikut Interogasi...

Megapolitan
Ulah Djeni Si Penggelap Mobil, Bikin Repot Keluarga hingga Jadi Target Kemarahan Para Korban

Ulah Djeni Si Penggelap Mobil, Bikin Repot Keluarga hingga Jadi Target Kemarahan Para Korban

Megapolitan
Kisah di Balik Nama Kampung Apung, Berawal dari Kekompakan Warga Hadapi Musibah...

Kisah di Balik Nama Kampung Apung, Berawal dari Kekompakan Warga Hadapi Musibah...

Megapolitan
Aksi Mahasiswa Tuntut Perppu KPK, Hanya 2,5 Jam dan Tak Bisa Sampai ke Depan Istana

Aksi Mahasiswa Tuntut Perppu KPK, Hanya 2,5 Jam dan Tak Bisa Sampai ke Depan Istana

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Teman Tewas Dalam Tawuran, Pelajar di Depok Balas Dendam Rusak Sekolah Pelakunya

Teman Tewas Dalam Tawuran, Pelajar di Depok Balas Dendam Rusak Sekolah Pelakunya

Megapolitan
Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X