KPU DKI Sebut Pencoretan Mandala Shoji Sesuai Prosedur UU Pemilu

Kompas.com - 12/02/2019, 13:15 WIB
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos  seusai acara diskusi di bilangan Menteng, Jakart Pusat, Sabtu (4/1/2017).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos seusai acara diskusi di bilangan Menteng, Jakart Pusat, Sabtu (4/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos mengatakan, prosedur pencoretan nama Mandala Abadi Shoji dari daftar calon tetap (DCT) telah mengikuti prosedur Undang-undang Nomor 7 tahun 2018 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

Adapun, Mandala tercatat sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN).

"Kami merujuk pada UU Nomor 7 tahun 2017. Putusan pengadilan yang bersifat inkrah dapat membatalkan calon (legislatif) karena pidana kampanye yang dilakukan," kata Betty di Polda Metro Jaya, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: PAN Pastikan Tidak Akan Coret Mandala Shoji

Betty mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menunggu surat keputusan dari KPU RI terkait putusan pencoretan Mandala.

Nantinya, KPU DKI akan meminta petugas kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) untuk mengumumkan status Mandala sebagai caleg Tidak Memenuhi Syarat (TMS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Jika saat hari pencoblosan, Mandala masih tetap mendapat suara, maka suara itu akan diserahkan ke partai pengusungnya.

"Sejauh komunikasi saya dengan KPU RI, mereka sedang menindaklanjuti dan nanti dikeluarkan surat keputusan (pencoretan Mandala). Menurut, Surat Edaran KPU Nomor 31 tahun 2019, pembatalan dilakukan dengan mencoret (nama caleg) dari DCT," ujar Betty.

Baca juga: Diancam Elza Syarief karena Coret Mandala Shoji dari DCT, Ini Kata KPU

"Pencetakan DCT kan sudah terjadi, jadi nanti kami diminta mengkomunikasikan kepada semua KPPS bahwa (nama Mandala) telah dicoret," lanjutnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Mandala, Elza Syarief mengatakan kliennya akan mengambil langkah hukum jika KPU mencoret namanya dari DCT. Elza beralasan kasus yang membelit Mandala bukan merupakan kasus tindak pidana.

Adapun, Mandala Shoji terbukti melakukan pelanggaran pemilu saat melakukan kampanye di Pasar Gembrong Lama, Jakarta Pusat, pada 19 Oktober lalu. Ia divonis tiga bulan penjara dan denda Rp 5 juta oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 18 Desember 2018.

Mandala sempat mengajukan banding ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas vonis itu pada 20 Desember 2018. Namun, upaya bandingnya ditolak pada 31 Desember 2018.

Saat ini, ia telah resmi ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Salemba, Jakarta Pusat.


Terkini Lainnya

Antusias Lihat Peresmian MRT Jakarta, Warga Padati Bundaran HI

Antusias Lihat Peresmian MRT Jakarta, Warga Padati Bundaran HI

Megapolitan
Plt Bupati Trenggalek Ajak Komunitas Motor Bersihkan Pantai di Kawasan Konservasi Penyu

Plt Bupati Trenggalek Ajak Komunitas Motor Bersihkan Pantai di Kawasan Konservasi Penyu

Regional
Setelah Dinyatakan Kalah, Akankah Ancaman ISIS Sepenuhnya Hilang?

Setelah Dinyatakan Kalah, Akankah Ancaman ISIS Sepenuhnya Hilang?

Internasional
Jonan: Tidak Banyak yang Tahu, 50 Persen Anggaran Kementerian ESDM Dikembalikan ke Rakyat

Jonan: Tidak Banyak yang Tahu, 50 Persen Anggaran Kementerian ESDM Dikembalikan ke Rakyat

Regional
Tutup MTQ, Wagub Sumut Menangis Ingat Sang Ayah

Tutup MTQ, Wagub Sumut Menangis Ingat Sang Ayah

Regional
Hari Pertama Kampanye Terbuka, Ini Daerah yang Dikunjungi Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga

Hari Pertama Kampanye Terbuka, Ini Daerah yang Dikunjungi Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Antisipasi Banjir, Pemkot Palembang Tambah Pompanisasi di Kolam Retensi

Antisipasi Banjir, Pemkot Palembang Tambah Pompanisasi di Kolam Retensi

Regional
Pemilik Warung Jadi Bandar Narkoba, 10 Kg Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan dan Karung

Pemilik Warung Jadi Bandar Narkoba, 10 Kg Sabu Disimpan Dalam Bungkus Makanan dan Karung

Megapolitan
Jembatan Ambruk Diterjang Banjir, Akses 4 Desa di Bima Lumpuh

Jembatan Ambruk Diterjang Banjir, Akses 4 Desa di Bima Lumpuh

Regional
Sandiaga: 21 Hari ke Depan Tidak Boleh Ada 'Statement' Menyerang

Sandiaga: 21 Hari ke Depan Tidak Boleh Ada "Statement" Menyerang

Nasional
Terjebak Badai, 1.300 Penumpang Kapal Pesiar Diangkut Pakai Helikopter

Terjebak Badai, 1.300 Penumpang Kapal Pesiar Diangkut Pakai Helikopter

Internasional
Lama Ditutup, Jalan Prof M Yamin Menteng Akan Dibuka untuk Umum

Lama Ditutup, Jalan Prof M Yamin Menteng Akan Dibuka untuk Umum

Megapolitan
Viral, Penumpang Makan Lesehan hingga Bergelantungan di MRT Jakarta

Viral, Penumpang Makan Lesehan hingga Bergelantungan di MRT Jakarta

Megapolitan
Ingin Naik MRT Hari Ini, Penumpang Harus Daftar 'Online'

Ingin Naik MRT Hari Ini, Penumpang Harus Daftar "Online"

Megapolitan
Usai Diresmikan Jokowi, MRT Jakarta Beroperasi Mulai Pukul 11.00

Usai Diresmikan Jokowi, MRT Jakarta Beroperasi Mulai Pukul 11.00

Megapolitan

Close Ads X