Kompas.com - 26/02/2019, 13:09 WIB
Banjir di Kebon Pala, Kampung Melayu,  Jakarta Timur mulai surut, Selasa (26/2/2019). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVABanjir di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur mulai surut, Selasa (26/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir setinggi 50 sentimeter yang merendam permukiman warga di tiga RT, yaitu RT 13 RW 04, RT 06 RW 05, dan RT 11 RW 05 di Jalan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur mulai surut pada Selasa (26/2/2019) siang. 

Berdasarkan pantauan Kompas.com pada pukul 12.16 WIB, air banjir di RT 11 RW 04 sudah mulai surut. Hanya ada beberapa ruas jalan yang masih terdapat genangan.

Warga-warga yang rumahnya terendam pun tampak mulai membersihkan rumahnya.

Baca juga: Kebon Pala di Jakarta Timur Dilanda Banjir Saat Cuaca Cerah

Ada yang tengah mengepel rumahnya, ada pula warga yang menyerok air-air genangan tersebut ke tempat yang sudah tidak ada lagi airnya.

Salah satu warga RT 11, Rina mengatakan, banjir tersebut sudah terjadi dari pukul 03.00 WIB dan mulai menggenangi rumahnya.

"Sudah mulai surut ini mah, kalau banjir kan sudah dari pukul 03.00 WIB, airnya bisa sepinggang, masuk ke rumah saja sudah sedengkul," ucap Rina. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, masalah banjir di daerahnya tidak kunjung usai selama belasan tahun.

"Sudah lama ini mah banjir sudah dari zaman saya kecil, yang parah itu pas tahun 2007 segenteng rumah saya. Sekarang sudah lebih mendingan sih," ucapnya.

Baca juga: Lurah dan Camat di Daerah Rawan Banjir dan Konflik di Jaktim Dirombak

Ia berharap banjir tersebut segera teratasi dengan adanya normalisasi Kali Ciliwung bagian timur tersebut.

"Kan kali Ciliwung seberang dekat Kampung Pulo sama Bukit Duri mah sudah dinormalisasi ya tinggal normalisasi bagian timurnya saja yang belum, berharapnya cepatlah dinormalisasinya," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Megapolitan
SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

Megapolitan
Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Megapolitan
Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Megapolitan
UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Megapolitan
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Megapolitan
Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Megapolitan
Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Megapolitan
Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Megapolitan
Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Megapolitan
Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Megapolitan
Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.