Tiga Begal di Depok Diringkus Polisi, Salah Satunya di Bawah Umur

Kompas.com - 04/03/2019, 10:50 WIB
Dua pelaku begal ditangkap Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat saat patroli di Kawasan Kembangan Kerep, Jakarta Barat, Minggu (3/2/2019). Humas Polres Metro Jakarta BaratDua pelaku begal ditangkap Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat saat patroli di Kawasan Kembangan Kerep, Jakarta Barat, Minggu (3/2/2019).

DEPOK, KOMPAS.com - Tiga orang begal ditangkap Polresta Depok pada Sabtu (2/3/2019) pukul 02.00 WIB.

Mereka adalah MR (14), Yahya (20), dan Sulistiono (22).

Kasubbag Humas Polresta Depok AKP Firdaus mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari keresahan masyarakat dengan maraknya begal yang kerap beraksi sekitar warung kopi di kawasan Cimanggis, Depok.

Baca juga: Seorang Pemuda Tewas Ditusuk Begal di Jalan Daan Mogot Jakarta Barat

Firdaus mengatakan, tiga orang ini ditangkap di lokasi yang berbeda-beda.

“MR kami tangkap di kampung Pondok Ranggon, Jakarta Timur, kemudian kami kembangkan dan tertangkaplah Yahya dan Yulis pada hari yang sama jam 19.00 WIB di daerah Kalimanggis belakang Perumahan Raffles yang kemudian dibawa ke Polsek Cimanggis,” ucap Firdaus saat dikonfirmasi, Senin (4/3/2019).

Firdaus mengatakan, berdasarkan pengakuan para pelaku, mereka telah melakukan aksinya sebanyak lima kali di sejumlah daerah yang ada di Depok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pengakuan pelaku, mereka telah melakukan aksinya sebanyak lima kali, di kawasan Cimanggis,” ucapnya.

Baca juga: 2 Begal di Bawah Umur Ditangkap di Bekasi

Ia mengatakan, para pelaku tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus tersebut di Polsek Cimanggis.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sepeda motor Scoopy warna putih dengan nomor polisi B 3312 ELW, sarung celurit, dan kardus ponsel Android merek Xiaomi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Massa Reuni 212 Bakal Kumpul di Patung Kuda, Ini Respons Wagub DKI

Massa Reuni 212 Bakal Kumpul di Patung Kuda, Ini Respons Wagub DKI

Megapolitan
Selidiki Tewasnya Anggota FBR Joglo, Polisi: Pemeriksaan Saksi Tanpa Bawa Nama Ormas

Selidiki Tewasnya Anggota FBR Joglo, Polisi: Pemeriksaan Saksi Tanpa Bawa Nama Ormas

Megapolitan
Warga Akan Patungan jika Pemkot Tak Segera Ganti Tutup Gorong-gorong di Margonda yang Hilang

Warga Akan Patungan jika Pemkot Tak Segera Ganti Tutup Gorong-gorong di Margonda yang Hilang

Megapolitan
Harga Minyak Goreng di Jakut Tembus Rp 22.000 per Liter, Pedagang: Naik Terus Tiap Minggu

Harga Minyak Goreng di Jakut Tembus Rp 22.000 per Liter, Pedagang: Naik Terus Tiap Minggu

Megapolitan
UPDATE: Tambah 70 Kasus di Jakarta, 462 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 70 Kasus di Jakarta, 462 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Respons Sahroni Diminta Mundur sebagai Ketua Pelaksana Formula E Jakarta

Respons Sahroni Diminta Mundur sebagai Ketua Pelaksana Formula E Jakarta

Megapolitan
Besi Penutup Gorong-gorong di Margonda Dicuri, 2 Minggu Belum Diperbaiki

Besi Penutup Gorong-gorong di Margonda Dicuri, 2 Minggu Belum Diperbaiki

Megapolitan
2,5 Juta Warga Jakarta Belum Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

2,5 Juta Warga Jakarta Belum Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
BEM UI Pecat Seorang Pengurusnya Terkait Kekerasan Seksual

BEM UI Pecat Seorang Pengurusnya Terkait Kekerasan Seksual

Megapolitan
Kota Bogor Turun ke PPKM Level 2, Kemungkinan karena Klaster PTM Terbatas

Kota Bogor Turun ke PPKM Level 2, Kemungkinan karena Klaster PTM Terbatas

Megapolitan
RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Mulai Ramai Kunjungi Jakarta, Paling Banyak dari China

Wisatawan Mancanegara Mulai Ramai Kunjungi Jakarta, Paling Banyak dari China

Megapolitan
Dua Bulan PTM Terbatas, 22 Murid dan 16 Tenaga Pendidik di Tangsel Positif Covid-19

Dua Bulan PTM Terbatas, 22 Murid dan 16 Tenaga Pendidik di Tangsel Positif Covid-19

Megapolitan
1.244 Warga Depok Idap HIV/AIDS, Paling Banyak di Pancoran Mas

1.244 Warga Depok Idap HIV/AIDS, Paling Banyak di Pancoran Mas

Megapolitan
Kesedihan Nora Alexandra Antar Jerinx ke Ruang Tahanan: Baru Bebas, Harus Masuk Lagi...

Kesedihan Nora Alexandra Antar Jerinx ke Ruang Tahanan: Baru Bebas, Harus Masuk Lagi...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.