Kompas.com - 09/03/2019, 06:45 WIB
Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf saat meninjau pembangunan bioskop rakyat di Pasar Teluk Gong, Jumat (8/3/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf saat meninjau pembangunan bioskop rakyat di Pasar Teluk Gong, Jumat (8/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Ekonomi Kreatif berharap investor berpartisipasi membangun bioskop-bioskop rakyat seperti yang tengah dibangun di Pasar Teluk Gong, Jakarta Utara.

Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan, bioskop rakyat di Pasar Teluk Gong dapat menjadi contoh bahwa bisnis bioskop tidak hanya dapat dilakukan di pusat-pusat perbelanjaan mewah.

"Saya ingin investor besar lirik pilot ini, ini bukan hanya sebuah bisnis, ini adalah sebuah pilot, model bagi para pebisnis lihat kemungkinan lain di luar mal mewah," kata Triawan di Pasar Teluk Gong, Jakarta Utara, Jumat (8/3/2019).

Baca juga: Harga Tiket Bioskop Rakyat di Teluk Gong Tak Lebih dari Rp 25.000

Triawan menuturkan, pihaknya akan mengundang sejumlah investor untuk melihat jalannya bioskop rakyat di Pasar Teluk Gong.

"Kami undang orang untuk datang ke sini, diundang untuk bikin, malah bisa bikin lebih bagus dari sini dengan kelas yang sama. Kalau sekarang, kan, kita ngawang-ngawang, kita mau bikin seperti apa enggak ada contoh," ujarnya. 

Kendati demikian, Triawan mengakui bahwa investasi di bidang tersebut membutuhkan perhitungan matang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bioskop Rakyat Ditargetkan Dibangun di 3 Pasar Jakarta

Namun, ia memastikan bahwa pangsa pasar di bidang perfilman di Indonesia cukup besar.

"Minimal harus breakeven dulu, jangan rugi, tetapi itu akan men-drive traffic, men-drive image, dan ujung-ujungnya perfilman nasional akan lebih baik lagi," kata Triawan.

Selain itu, ia juga menekankan manajemen bioskop rakyat harus rapi dan kualitas layanan dijaga.

Baca juga: Bioskop Rakyat di Pasar Teluk Gong Ditargetkan Beroperasi pada April

Triawan mengatakan, pelayanan di bioskop-bioskop Indonesia jauh lebih baik daripada bioskop-bioskop di luar negeri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jakpus Temukan Sumur Resapan Perkantoran Tak Berfungsi

Pemkot Jakpus Temukan Sumur Resapan Perkantoran Tak Berfungsi

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 4 Kali Berturut-Turut

Pemprov DKI Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 4 Kali Berturut-Turut

Megapolitan
Pengunjung Pasar Anyar dan Pasar Poris Diimbau Pakai PeduliLindungi

Pengunjung Pasar Anyar dan Pasar Poris Diimbau Pakai PeduliLindungi

Megapolitan
Hasil Olah TKP, Kecepatan Bus Transjakarta Saat Tabrakan di Cawang 55,4 Km Per Jam

Hasil Olah TKP, Kecepatan Bus Transjakarta Saat Tabrakan di Cawang 55,4 Km Per Jam

Megapolitan
Ini Nomor Kontak Darurat bagi Warga yang Terkena Bencana di Kota Tangerang

Ini Nomor Kontak Darurat bagi Warga yang Terkena Bencana di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim Capaian Vaksin Covid-19 Dosis Pertama Capai 71,85 Persen

Pemkot Bekasi Klaim Capaian Vaksin Covid-19 Dosis Pertama Capai 71,85 Persen

Megapolitan
Dimulai di Era Ahok, Kini Anies Lanjutkan Kerja Sama dengan NTT untuk Pengadaan Daging Sapi

Dimulai di Era Ahok, Kini Anies Lanjutkan Kerja Sama dengan NTT untuk Pengadaan Daging Sapi

Megapolitan
Jasad Seorang Pria Ditemukan di Bak Mobil Pikap, Awalnya Dikira Sedang Tiduran

Jasad Seorang Pria Ditemukan di Bak Mobil Pikap, Awalnya Dikira Sedang Tiduran

Megapolitan
1,8 Juta Warga Belum Divaksin, Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Vaksinasi Malam Hari

1,8 Juta Warga Belum Divaksin, Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Vaksinasi Malam Hari

Megapolitan
Update 6 Korban Kecelakaan Transjakarta yang Dirawat di RSUD Budhi Asih, 2 Orang Boleh Pulang

Update 6 Korban Kecelakaan Transjakarta yang Dirawat di RSUD Budhi Asih, 2 Orang Boleh Pulang

Megapolitan
Pelaku Masturbasi di Jok Motor Milik Perempuan Diperiksa Kejiwaannya

Pelaku Masturbasi di Jok Motor Milik Perempuan Diperiksa Kejiwaannya

Megapolitan
Update Covid-19 di Jakarta, Tak Ada Lagi RT Zona Merah dan DKI Catat Nol Kematian

Update Covid-19 di Jakarta, Tak Ada Lagi RT Zona Merah dan DKI Catat Nol Kematian

Megapolitan
Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta, Dinkes DKI Sebut Belum Tentu dari Konsumsi Obat

Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta, Dinkes DKI Sebut Belum Tentu dari Konsumsi Obat

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta: Duduk di Belakang Terpental ke Tengah hingga Bunyi Dentuman

Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta: Duduk di Belakang Terpental ke Tengah hingga Bunyi Dentuman

Megapolitan
Berubah Pakai Data Dukcapil, Depok Akan Kurangi Target Vaksinasi Covid-19

Berubah Pakai Data Dukcapil, Depok Akan Kurangi Target Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.