Mengaku Polisi, Tegar Patroli ke Perumahan dan Kencani 20 Wanita

Kompas.com - 14/03/2019, 06:30 WIB
Tegar, mengaku sebagai Ketua Tim Jaguar saat diamankan polisi di Perumahan Ever Greem, Cimanggis, Depok, Rabu (13/3/2019).Dokumen Jaguar Tegar, mengaku sebagai Ketua Tim Jaguar saat diamankan polisi di Perumahan Ever Greem, Cimanggis, Depok, Rabu (13/3/2019).

DEPOK, KOMPAS.com - Seorang pengemudi ojek online bernama Tegar (21) diamankan polisi lantaran mengaku sebagai ketua Tim Jaguar, tim khusus anti kejahatan jalan milik Polres Depok. Dia ditangkap di Perumahan Ever Green, Cimanggis, Depok, Selasa (12/3/2019) lalu setelah warga mencurigainya.

Video penangkapannya viral di media sosial setelah diunggah Kepala Tim Jaguar Polresta Depok, Iptu Winam Agus, lewat akunya Instagramnya @winamagus.

Winam Agus mengatakan, penangkapan Tegar berawal dari laporan warga.

"Jadi ada warga yang melaporkan ke kami kalau ada seorang pemuda yang mengaku sebagai kepala Tim Jaguar dengan pangkat Ipda tengah mengontrol Perumahan Ever Green," kata Winam, Rabu.

Baca juga: Ojek Online Nyamar Jadi Tim Jaguar Depok untuk Minta Uang hingga Rp 1,5 Juta ke Teman Wanitanya

Winam mengatakan, Tegar ingin mengontrol keamanan perumahan tersebut dengan tujuan mendapat uang.

"Dia ini ingin keuntungan, jadi ia berharap dengan mengontrol perumahan tersebut ia mendapatkan uang saku," ucap Winam.

Kencani 20 Wanita

Winam mengemukakan, tersangka telah melakukan aksi penipuan sejak 2016. Tegar mengaku sudah mengencani 20 perempuan dengan bermodal pengakuan sebagai Ketua Tim Jaguar.

"Dia mengaku sebagai Kepala Tim Jaguar karena kan laku namanya, 'Jaguar' kan pasti keren," ucap Winam.

Untuk meyakinkan para korban, Tegar memakai atribut Tim Jaguar seperti celana taktikal, rompi, pisau lipat, identitas anggota kepolisian milik ayahnya, dan pistol korek.

Saat memacari para korbannya, dia biasanya memoroti mereka. 

"Misalnya dia kenalan sama wanita A, wanita B, terus minta uanglah pelaku ini sama perempuan yang jadi korbannya," kata Winam. 

Dari satu perempuan dia keruk Rp 100.000 hingga Rp 1,5 juta uang korbanya itu.

Menurut Winam, para perempuan yang menjadi korban tidak ada yang membuat laporan ke kantor polisi.

"Rata-rata para wanita ini tidak laporan ke polisi selama ini karena korban mungkin malu," ujar dia. 

Saat ini Tegar ditahan di Polresta Depok.

"Kami masih masukkan pelaku ke paminal (pengamanan internal) sambil menunggu pelapor," kata Winam.


Terkini Lainnya

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Megapolitan
Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Regional
BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

Nasional
Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Regional
Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Nasional
Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Regional
Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Nasional
Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Nasional
Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Regional
Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Regional
La Nyalla Ancam 'Amputasi' Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

La Nyalla Ancam "Amputasi" Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Regional
Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Regional
Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Regional
TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

Regional
Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Megapolitan

Close Ads X