Depok Akan Luncurkan Kendaraan Wisata Bernama "Oren"

Kompas.com - 22/03/2019, 22:07 WIB
Marquez Naik Bandros Keliling Bandung KOMPAS.com / Aditya MaulanaMarquez Naik Bandros Keliling Bandung

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perhubungan Depok akan meluncurkan kendaraan wisata khas Depok bernama Oren (Odong-odong Keren).

Kepala Dinas Perhubungan Depok, Dadang Wihana mengatakan, pihaknya mendapat bantuan satu unit kendaraan wisata tersebut dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Oren itu berbentuk bus terbuka mirip seperti Bandung Tour on Bus (Bandros).

"Busnya terbuka seperti Bandros. Saya ingin membangkitkan kebiasaan warga naik odong-odong biar menjadi tranding yang bagus," ucap Dadang saat dihubungi, Jumat (22/3/2019).


Baca juga: Bus Damri Kotak Legendaris Bakal Jadi Kendaraan Wisata di Bandung

Rute bus tersebut dari Grand Depok City (GDC) ke Situ Cilodong, lalu dilanjutkan ke Terminal Jatijajar.

Dadang mengatakan, Oren itu akan diserahkan pengelolaannya kepada Organda Depok.

Ia mengatakan, Oren itu akan diluncurkan dalam waktu dekat.

"Lagi di buat ornamen-ornamennya karena busnya sangat terbuka seperti Bandros," kata Dadang.  

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

Megapolitan
Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Megapolitan
Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Megapolitan
Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Megapolitan
Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Megapolitan
Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Megapolitan
Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Megapolitan
Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Megapolitan
Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Megapolitan
Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Megapolitan
Aetra Pastikan Gangguan Air Bersih 4 Kelurahan di Jakarta Timur Kembali Normal Minggu

Aetra Pastikan Gangguan Air Bersih 4 Kelurahan di Jakarta Timur Kembali Normal Minggu

Megapolitan
Wartawan Gadungan yang Ditangkap Satpol PP Tangerang Kabur Saat Hendak Diserahkan ke Polisi

Wartawan Gadungan yang Ditangkap Satpol PP Tangerang Kabur Saat Hendak Diserahkan ke Polisi

Megapolitan
Bunuh Pupung dan Anaknya, Dua Eksekutor Suruhan Aulia Kesuma Hanya Dibayar Rp 2 juta

Bunuh Pupung dan Anaknya, Dua Eksekutor Suruhan Aulia Kesuma Hanya Dibayar Rp 2 juta

Megapolitan
Tata Tertib Disahkan, Anggota DPR yang Jadi Cawagub DKI Harus Mundur

Tata Tertib Disahkan, Anggota DPR yang Jadi Cawagub DKI Harus Mundur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X