Mobil Rombongan Wartawan Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Kompas.com - 31/03/2019, 15:28 WIB
Tampak mobil Kompas TV rusak berat akibat tabrakan beruntun dengan sesama mobik rombongan wartawan di Tol Jakarta-Cikampek, Kota Bekasi, Minggu (31/3/2019). Dokumentasi Reporter Kompas TV Cindy PermadiTampak mobil Kompas TV rusak berat akibat tabrakan beruntun dengan sesama mobik rombongan wartawan di Tol Jakarta-Cikampek, Kota Bekasi, Minggu (31/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rombongan mobil wartawan yang ikut meliput kampanye PDI-P di daerah Kota Bekasi mengalami kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek KM 11, Cikunir, Kota Bekasi, Minggu (31/3/2019).

Berdasarkan pantauan reporter Kompas TV, Cindy Permadi yang ikut dalam rombongan, peristiwa itu terjadi Minggu pukul 09.50 WIB.

Dalam rombongan itu, terdapat 7 mobil berjalan beriringan yang terdiri dari dua mobil wartawan yang disediakan PDI-P, dua mobil pengurus PDI-P, dan tiga mobil media yakni NET TV, KOMPAS TV, dan CNN TV.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

"Ada satu mobil warga nyelip ke tengah-tengah (iringan rombongan), karena mobil nyelip itu jadinya mobil iringan pada ngerem mendadak," kata Cindy, saat dihubungi Kompas.com, Minggu.

Saat mengerem mendadak, empat mobil terlibat dalam kecelakaan termasuk 3 di antaranya, mobil media NET TV, KOMPAS TV, dan CNN TV. Ketiga mobil mengalami kerusakan.

Baca juga: Seorang TKI Asal NTT Tewas dalam Kecelakaan Motor di Malaysia

Cindy menambahkan, saat itu, rombongan sedang menuju daerah Matraman, Jakarta Timur, untuk mengikuti agenda kampanye PDI-P selanjutnya.

"Enggak ada yang luka-luka sih, aman. Kami langsung jalan lagi nebeng mobil rombongan yang lain. Kalau mobil kantor kata driver-ku di bawa ke tol bayangan Jatibening untuk di derek," ujar Cindy.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Penyampaian Visi Misi Dua Calon Wagub DKI Tak Disiarkan Langsung

Ini Alasan Penyampaian Visi Misi Dua Calon Wagub DKI Tak Disiarkan Langsung

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 958 Pasien Positif, 54 Sembuh, 96 Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 958 Pasien Positif, 54 Sembuh, 96 Meninggal

Megapolitan
Polisi Tangkap Perampok yang Bunuh Pemilik Warung di Depok, 2 Pelaku Ditembak Mati

Polisi Tangkap Perampok yang Bunuh Pemilik Warung di Depok, 2 Pelaku Ditembak Mati

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Hampir 1.000 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Hampir 1.000 Orang

Megapolitan
Tiga TPU Jadi Permakaman Jenazah Kasus Covid-19 di Tangsel

Tiga TPU Jadi Permakaman Jenazah Kasus Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Tak Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Saksikan Penyampaian Visi Misi Cawagub DKI Usai Kegiatan

Tak Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Saksikan Penyampaian Visi Misi Cawagub DKI Usai Kegiatan

Megapolitan
Salah Satu Zona Merah Covid-19, Seluruh Kawasan Kebayoran Baru Disemprot Disinfektan

Salah Satu Zona Merah Covid-19, Seluruh Kawasan Kebayoran Baru Disemprot Disinfektan

Megapolitan
Pemkot Depok Instruksikan Setiap RW Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Pemkot Depok Instruksikan Setiap RW Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Megapolitan
Kadin Bantu 100.000 Rapid Test, 105.000 Masker, dan 300 APD untuk Pemprov DKI

Kadin Bantu 100.000 Rapid Test, 105.000 Masker, dan 300 APD untuk Pemprov DKI

Megapolitan
Cerita Sopir Bus AKAP Bertahan karena Sepi Penumpang, Patungan Buat Makan hingga Tidur di Terminal

Cerita Sopir Bus AKAP Bertahan karena Sepi Penumpang, Patungan Buat Makan hingga Tidur di Terminal

Megapolitan
Anak Korban Tabrakan di Karawaci Ulang Tahun Sehari Setelah Ayahnya Dikremasi

Anak Korban Tabrakan di Karawaci Ulang Tahun Sehari Setelah Ayahnya Dikremasi

Megapolitan
Stok Darah di PMI Jakarta Selatan Masih Kurang

Stok Darah di PMI Jakarta Selatan Masih Kurang

Megapolitan
Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal karena Covid-19

Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Cerita Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Berjuang 20 Hari hingga Sembuh

Cerita Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Berjuang 20 Hari hingga Sembuh

Megapolitan
Rapat Penyampaian Visi-Misi Cawagub DKI Hanya Akan Dihadiri 25 Orang

Rapat Penyampaian Visi-Misi Cawagub DKI Hanya Akan Dihadiri 25 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X