Viral Sampah Berserakan di Stasiun Bundaran HI, Ini Tanggapan PT MRT

Kompas.com - 01/04/2019, 15:00 WIB
Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Bundaran Hotel Indonesia (HI), Minggu (31/3/2019) nampak kotor dengan sampah. Tangkapan Layar Instagram @koalisipejalankaki Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Bundaran Hotel Indonesia (HI), Minggu (31/3/2019) nampak kotor dengan sampah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah foto yang menunjukkan kondisi di depan Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, dipenuhi sampah diunggah akun instagram @koalisipejalankaki pada Minggu (31/3/2019). 

Division Corporate Head Secretary PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Minggu sore. 

"Itu kejadian kemarin sore di luar stasiun. Akan kami gencarkan lagi (imbauan) di luar stasiun," ujar Kamaluddin kepada Kompas.com, Senin (1/4/2019). 

Baca juga: Berhenti di Stasiun MRT ASEAN, Anies Bilang Akan Bangun Skybridge ke Halte Transjakarta


Pihaknya tengah menyusun action plan bersama Pemprov DKI untuk menjaga kebersihan di area stasiun dan kereta MRT. 

"Kami aktif melakukan pembersihan di tangga masuk stasiun tersebut. Kejadian tersebut hanya sebentar dan sampah juga segera dibersihkan," katanya. 

Mulai Senin ini, MRT sudah beroperasi secara komersil, artinya masyarakat sudah harus membayar tarif sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Kalau Ada Gerai Makanan di Stasiun MRT, Harusnya Sediakan Tempat Duduk...

Namun, tarif MRT didiskon 50 persen selama April. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, langkah tersebut dilakukan agar banyak masyarakat menggunakan MRT. 

"Selain itu juga untuk mengedukasi masyarakat untuk mengubah budaya transportasi dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum," kata Anies. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Megapolitan
Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Megapolitan
Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Megapolitan
Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Megapolitan
Close Ads X