MRT Jakarta Bisa seperti di Singapura dan China, asal...

Kompas.com - 04/04/2019, 18:54 WIB
Tiga hari sejak diresmikan, warga mulai tertib gunakan MRT KOMPAS.com/ JIMMY RAMADHAN AZHARITiga hari sejak diresmikan, warga mulai tertib gunakan MRT

Meskipun demikian, operasional MRT Jakarta masih perlu pembenahan di sejumlah aspek, salah satunya terkait ticketing yang dikeluhkan penumpang beberapa hari terakhir.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah penumpang tampak kebingungan karena gerbang pembayaran tidak berfungsi optimal.

Kendala tersebut lebih-lebih ditemui pada pengguna e-cash yang kartunya tidak terbaca di gerbang pembayaran, padahal saldo kartu masih cukup.

Antrean pembeli tiket pun kerap kali mengular panjang di loket lantaran vending maching belum berjalan sempurna.

Baca juga: Belajar dari MRT, Anies Tak Mau Buru-buru Operasikan LRT Jakarta

Di samping itu, Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Darmaningtyas menilai, tingkat kebisingan MRT masih tergolong tinggi.

“Padahal ada Permenhub mengenai sarana perkeretaapian, tingkat kebisingan maksimal 80 desibel. Tapi tadi kita coba pada ruas tertentu, 80 lebih, terutama dari Bundaran Senayan,” kata dia merujuk Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 175 Tahun 2015.

Darmaningtyas juga menyinggung soal akses dari dan menuju stasiun MRT yang belum rapi. “Padahal, sudah ada juga JakLingko. Ini mestinya ditata," kata dia lagi.

Menurut dia, di kota-kota lain di luar negeri, stasiun MRT sudah terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.

Hal senada disampaikan oleh Abdurrahman (25) yang pernah backpacker ke beberapa tempat di China.

Ia menceritakan, kota-kota di China memiliki terminal terpadu yang mengintegrasikan berbagai moda transportasi, dilengkapi dengan kawasan perbelanjaan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Penyampaian Visi Misi Dua Calon Wagub DKI Tak Disiarkan Langsung

Ini Alasan Penyampaian Visi Misi Dua Calon Wagub DKI Tak Disiarkan Langsung

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 958 Pasien Positif, 54 Sembuh, 96 Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta: 958 Pasien Positif, 54 Sembuh, 96 Meninggal

Megapolitan
Polisi Tangkap Perampok yang Bunuh Pemilik Warung di Depok, 2 Pelaku Ditembak Mati

Polisi Tangkap Perampok yang Bunuh Pemilik Warung di Depok, 2 Pelaku Ditembak Mati

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Hampir 1.000 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta Hampir 1.000 Orang

Megapolitan
Tiga TPU Jadi Permakaman Jenazah Kasus Covid-19 di Tangsel

Tiga TPU Jadi Permakaman Jenazah Kasus Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Tak Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Saksikan Penyampaian Visi Misi Cawagub DKI Usai Kegiatan

Tak Disiarkan Langsung, Masyarakat Bisa Saksikan Penyampaian Visi Misi Cawagub DKI Usai Kegiatan

Megapolitan
Salah Satu Zona Merah Covid-19, Seluruh Kawasan Kebayoran Baru Disemprot Disinfektan

Salah Satu Zona Merah Covid-19, Seluruh Kawasan Kebayoran Baru Disemprot Disinfektan

Megapolitan
Pemkot Depok Instruksikan Setiap RW Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Pemkot Depok Instruksikan Setiap RW Bentuk Kampung Siaga Covid-19

Megapolitan
Kadin Bantu 100.000 Rapid Test, 105.000 Masker, dan 300 APD untuk Pemprov DKI

Kadin Bantu 100.000 Rapid Test, 105.000 Masker, dan 300 APD untuk Pemprov DKI

Megapolitan
Cerita Sopir Bus AKAP Bertahan karena Sepi Penumpang, Patungan Buat Makan hingga Tidur di Terminal

Cerita Sopir Bus AKAP Bertahan karena Sepi Penumpang, Patungan Buat Makan hingga Tidur di Terminal

Megapolitan
Anak Korban Tabrakan di Karawaci Ulang Tahun Sehari Setelah Ayahnya Dikremasi

Anak Korban Tabrakan di Karawaci Ulang Tahun Sehari Setelah Ayahnya Dikremasi

Megapolitan
Stok Darah di PMI Jakarta Selatan Masih Kurang

Stok Darah di PMI Jakarta Selatan Masih Kurang

Megapolitan
Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal karena Covid-19

Perampok Toko Emas di Tamansari Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Cerita Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Berjuang 20 Hari hingga Sembuh

Cerita Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Berjuang 20 Hari hingga Sembuh

Megapolitan
Rapat Penyampaian Visi-Misi Cawagub DKI Hanya Akan Dihadiri 25 Orang

Rapat Penyampaian Visi-Misi Cawagub DKI Hanya Akan Dihadiri 25 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X