Bank Sampah di Jakarta Barat Capai Omzet Rp 7,6 Miliar

Kompas.com - 11/04/2019, 21:32 WIB
Bank Sampah Wijaya Kusuma yang terletak di RW 03 Kelurahan Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, Jumat (5/4/2019) menyediakan program penukaran sampah dengan emas. Program tersebut merupakan hasil kerjasama Pemkot Jakarta Utara dengan PT Pegadaian Persero. Kompas.com / Tatang GuritnoBank Sampah Wijaya Kusuma yang terletak di RW 03 Kelurahan Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, Jumat (5/4/2019) menyediakan program penukaran sampah dengan emas. Program tersebut merupakan hasil kerjasama Pemkot Jakarta Utara dengan PT Pegadaian Persero.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat Edy Mulyanto mengeklaim program bank sampah di Jakarta Barat telah meraih omzet Rp 7,6 miliar sejak terbentuk Agustus 2017 hingga akhir Maret 2019.

Ia mengatakan, jumlah itu merupakan jumlah terbesar dibanding bank sampah di wilayah lain di DKI Jakarta.

"(Sejumlah) Rp 7,6 miliar itu didapat dari 648 unit bank sampah yang tersebar di delapan kecamatan dan 56 kelurahan se-Jakarta Barat," kata Edi, Kamis (11/4/2019).

Baca juga: DKI Akan Kembangkan ATM hingga Aplikasi Bank Sampah

Edy menyatakan, dalam sebulan ratusan bank sampah di Jakarta Barat itu bisa menghasilkan rata-rata Rp 17 juta.

Ia menambahkan, dari Januari hingga Februari 2019, bank sampah mereduksi 25 persen total sampah yang mencapai 39 ribu ton sampah perbulan.

"Mungkin karena ada banyak lokasi kebakaran, mungkin volume bank sampahnya berkurang," kata dia.

Untuk melanjutkan tren tersebut, pihaknya akan kembali mengoptimalkan sejumlah bank sampah yang tidak berjalan dan menambah bank sampah baru di sejumlah titik. Selain itu dia akan mengupayakan berbagai inovasi untuk menarik hati warga agar mau menabung di bank sampah.

"Intinya kami mencoba mengurangi sampah, kami akan upayakan berbagai langkah," kata Edy.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Pesepeda Jadi Korban Begal, Kadishub: Hindari Bawa Barang Berharga

Banyak Pesepeda Jadi Korban Begal, Kadishub: Hindari Bawa Barang Berharga

Megapolitan
Pemuda di Depok Satroni dan Ancam Bunuh Ustaz, Diduga Gangguan Jiwa

Pemuda di Depok Satroni dan Ancam Bunuh Ustaz, Diduga Gangguan Jiwa

Megapolitan
Anggotanya Diintimidasi, Tim Pemenangan Benyamin-Pilar Berencana Tempuh Jalur Hukum

Anggotanya Diintimidasi, Tim Pemenangan Benyamin-Pilar Berencana Tempuh Jalur Hukum

Megapolitan
Tim Pendukung Benyamin-Pilar Tertabrak Motor Saat Pasang APK di Pamulang, Diduga akibat Diintimidasi

Tim Pendukung Benyamin-Pilar Tertabrak Motor Saat Pasang APK di Pamulang, Diduga akibat Diintimidasi

Megapolitan
Ganti Rugi Longsor di Ciganjur Tak Jelas, Warga Berencana Tempuh Jalur Hukum

Ganti Rugi Longsor di Ciganjur Tak Jelas, Warga Berencana Tempuh Jalur Hukum

Megapolitan
Warga Korban Banjir Belum Sependapat Soal Ganti Rugi, Satu RT Minta PT Khong Guan Bayar 80 Persen

Warga Korban Banjir Belum Sependapat Soal Ganti Rugi, Satu RT Minta PT Khong Guan Bayar 80 Persen

Megapolitan
Seorang Pria Mencoba Lompat dari Lantai 22 di Apartemen Salemba, Damkar Berhasil Gagalkan

Seorang Pria Mencoba Lompat dari Lantai 22 di Apartemen Salemba, Damkar Berhasil Gagalkan

Megapolitan
Banyak Warga Keluar Kota, Tempat Wisata di Jakarta Lebih Sepi

Banyak Warga Keluar Kota, Tempat Wisata di Jakarta Lebih Sepi

Megapolitan
Ormas Sering Bentrok di Ciledug, Polisi Diminta Tak Kompromi dan Berani Bubarkan

Ormas Sering Bentrok di Ciledug, Polisi Diminta Tak Kompromi dan Berani Bubarkan

Megapolitan
Bentrok Ormas Makan Korban di Ciledug tapi Berujung Damai, Pengamat: Jangan Didiamkan!

Bentrok Ormas Makan Korban di Ciledug tapi Berujung Damai, Pengamat: Jangan Didiamkan!

Megapolitan
Kisah PKL di Jalan Wahid Hasyim, Puluhan Tahun Setia Jajakan Kardus Bekas

Kisah PKL di Jalan Wahid Hasyim, Puluhan Tahun Setia Jajakan Kardus Bekas

Megapolitan
Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Libur Panjang Terjadi Mulai Besok

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Libur Panjang Terjadi Mulai Besok

Megapolitan
Ini Kronologi Pencurian Disertai Pembunuhan di Rumah Kos Kawasan Tambora

Ini Kronologi Pencurian Disertai Pembunuhan di Rumah Kos Kawasan Tambora

Megapolitan
Warga Tangsel yang Tak Masuk DPT Tetap Bisa Mencoblos pada Pilkada, asalkan...

Warga Tangsel yang Tak Masuk DPT Tetap Bisa Mencoblos pada Pilkada, asalkan...

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cisadane Kota Tangerang

Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cisadane Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X