Akhir April, Pra-Uji Coba Bus Listrik di Jakarta

Kompas.com - 23/04/2019, 20:40 WIB
Bus listrik ramah lingkungan yang akan diuji coba PT Transjakarta. Foto diambil Kamis (21/3/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaBus listrik ramah lingkungan yang akan diuji coba PT Transjakarta. Foto diambil Kamis (21/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Transjakarta memastikan uji coba bus listrik tidak akan molor.

Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph mengatakan, pra-uji coba bus listrik akan berlangsung akhir April. 

“Mudah-mudahan nanti ada tahap pra-uji coba, kemungkinan di akhir bulan ini," ujar Joseph saat dihubungi, Selasa (23/4/2019).

Baca juga: Tanggapan Scania Soal Bus Listrik di Indonesia

Joseph mengatakan, pra-uji coba berbeda dengan uji coba.

Pada pra-uji coba, bus listrik akan beroperasi di kawasan terbatas alias tidak digunakan untuk keperluan umum. 

"Untuk pra-uji coba kami izin sementara di lingkungan yang terbatas, belum di jalan umum, misalnya di kawasan Monas atau Kemayoran begitu," katanya. 

Baca juga: Simak Jadwal Bus Listrik Transjakarta Mulai Beroperasi

Pra-uji coba bis listrik, lanjut dia, akan dilakukan selama dua hari atau seperti semacam "pemanasan" sebelum bus mengaspal selama enam bulan masa uji coba.

Setelah itu, bus akan melayani penumpang sepanjang ruas Jalan Sudirman-Thamrin dalam masa uji coba.

Uji coba yang pasti di Sudirman-Thamrin, tetapi nanti bisa lihat kemungkinan ditambah ke Gatot Subroto-MT Haryono atau ke Rasuna Said di Kuningan," ujar Joseph. 

Baca juga: Transjakarta Siapkan Dokumen Uji Coba Bus Listrik

Menurut rencana, PT Transjakarta bakal mengoperasikan sepuluh bus listrik selama uji coba.

Joseph mengatakan, bus pabrikan dari MAB dan BYD siap diuji coba.

Adapun, PT Transjakarta telah menandatangani nota kesepahaman dengan beberapa perusahaan untuk menghadirkan bus listrik ramah lingkungan di Jakarta.

Penandatanganan MoU dilakukan dengan empat perusahaan, yakni BYDAauto Industry, PT Mobil Anak Bangsa (MAB), PT RAC Danfoss, PT Bakrie Autoparts, dan Institut Teknologi Bandung (ITB). 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

Megapolitan
Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Megapolitan
RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

Megapolitan
Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Megapolitan
Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

Megapolitan
Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

Megapolitan
Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakut, Jaktim, dan Jaksel Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakut, Jaktim, dan Jaksel Hujan Hari Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X