BPBD DKI: Kalau Bogor Tidak Hujan, Besok Banjir Surut

Kompas.com - 26/04/2019, 23:51 WIB
Sungai Ciliwung di sekitar Jalan Raya Kalibata meluap dan menyebabkan banjir yang merendam rumah warga di Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019). Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mencatat ada 17 titik di DKI Jakarta terendam banjir pada Jumat (26/4/2019) pagi akibat luapan Sungai Ciliwung. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSungai Ciliwung di sekitar Jalan Raya Kalibata meluap dan menyebabkan banjir yang merendam rumah warga di Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019). Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mencatat ada 17 titik di DKI Jakarta terendam banjir pada Jumat (26/4/2019) pagi akibat luapan Sungai Ciliwung.

JAKARTA,  KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) DKI Jakarta memperkirakan banjir Jakarta akan surut pada Sabtu (27/4/2019). 

"Kalau kita melihat dari tren kemarin tanggal 23 dan 24 April, (Katulampa) sempat siaga 2 tuh, kalau Bogor tidak hujan lagi insya Allah besok pagi sudah surut atau besok siang," kata Kepala UPT Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta M Ridwan saat dihubungi Kompas.com, Jumat (26/4/2019).

Namun, ia tetap mengkhawatirkan hujan terjadi di Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Banjir di Ruas Tol JORR Bintaro-Serpong, Gerbang Tol Pondok Ranji Ditutup

Sebab, pihaknya mendapatkan info peringatan dini BMKG terkait tingginya curah hujan di daerah tersebut.

"Kalau di daerah Bogor sudah hujan, kami khawatirkan dia (Katulampa) mau surut, jadi naik lagi itu yang kami khawatirkan. Mudah-mudahan Bogor tidak hujan," ujarnya. 

Meski demikian, pihaknya tetap optimis banjir segera surut sehingga warga dapat kembali ke rumahnya masing-masing.

Baca juga: Banjir Jakarta Memakan Korban, Anies Minta Warga Jauhi Aliran Sungai

Adapun, banjir yang merendam sejumlah wilayah di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur disebabkan tingginya curah hujan yang mengguyur Bogor pada Kamis (25/4/2019). 

Saking derasnya hujan di Bogor, status siaga di Bendungan Katulampa naik setiap sepuluh menit dari pukul 20.00 hingga akhirnya status siaga 1 pada pukul 20.30 dan diikuti siaga 1 di Pintu Air Depok pada pukul 00.43. 

Hal itulah yang menyebabkan Kali Ciliwung meluap pada pukul 01.30. Permukiman di bantaran Ciliwung terdampak banjir. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

Megapolitan
Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Megapolitan
4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

Megapolitan
Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Megapolitan
Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Megapolitan
Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Megapolitan
Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi  Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Megapolitan
Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Megapolitan
Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Megapolitan
Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Megapolitan
Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Megapolitan
Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Megapolitan
Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Megapolitan
William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X