Stasiun Pasar Senen Berbenah Antisipasi Arus Mudik 2019

Kompas.com - 15/05/2019, 21:28 WIB
Suasana di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat pada 5 Juni 2018 KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELASuasana di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat pada 5 Juni 2018

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah fasilitas di area Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, mulai dibenahi dalam rangka antisipasi arus mudik Lebaran 2019 yang diperkirakan mulai padat pada 26 Mei ini.

Perluasan ruang tunggu penumpang di luar area boarding jadi salah satu pembenahan vital.

"Mulai musim mudik 2019 ini, penumpang bisa menggunakan fasilitas hall tambahan di zona 3, zona yang berada di luar area steril sebelum boarding di Stasiun Pasar Senen," kata Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Eva Chairunisa, Rabu (15/5/2019) sore.

Eva mengatakan, hall yang diperluas di Stasiun Pasar Senen sanggup menampung penumpang jauh lebih banyak ketimbang sebelum perluasan.

Baca juga: Ada Rel Dwiganda, Keterlambatan KRL Lintas Bekasi Akan Berkurang Saat Arus Mudik

"Dari yang sebelumnya hanya berkapasitas 80 tempat duduk, sekarang dengan perluasan serta pengaturan flow, bisa mengakomodir 700 tempat duduk buat penumpang," lanjutnya.

Di samping perluasan hall, Eva mengeklaim beberapa fasilitas publik lain di Stasiun Pasar Senen juga direvitalisasi demi menyambut arus mudik 2019.

"Kami juga sudah memperbaiki sejumlah fasilitas umum lain, toilet dan mushala itu sudah perbaikan. Beberapa waktu lalu juga sudah dilakukan peninggian peron 3 dan 4 di Pasar Senen," ujar Eva.

Diperkirakan, arus pemudik yang menggunakan kereta api bakal mulai melonjak di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada 26 Mei. Untuk itu, PT KAI menyiapkan 20 kereta tambahan guna menampung sekitar 760 ribu pemudik, terhitung sejak 26 Mei hingga 22 hari ke depan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Jakarta Capai 22.909, Dinkes: Angka Ini Seolah-olah Wow

Kasus Covid-19 Jakarta Capai 22.909, Dinkes: Angka Ini Seolah-olah Wow

Megapolitan
Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi Sudah Habiskan Rp 101,5 Miliar

Penanganan Covid-19 di Kota Bekasi Sudah Habiskan Rp 101,5 Miliar

Megapolitan
Penutupan Operasi Patuh Jaya, 1.169 Pengendara di Kota Tangerang Kena Tilang

Penutupan Operasi Patuh Jaya, 1.169 Pengendara di Kota Tangerang Kena Tilang

Megapolitan
Lepas Jabatan Sekda Tangsel, Muhamad Langsung Blusukan ke Masyarakat

Lepas Jabatan Sekda Tangsel, Muhamad Langsung Blusukan ke Masyarakat

Megapolitan
Pemkot Tangerang: Gelombang PHK Picu KDRT pada Masa Pandemi Covid-19

Pemkot Tangerang: Gelombang PHK Picu KDRT pada Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim KBM Tatap Muka yang Digelar Cuma Simulasi

Pemkot Bekasi Klaim KBM Tatap Muka yang Digelar Cuma Simulasi

Megapolitan
Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Kota Tangerang Meningkat Selama Pandemi

Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Kota Tangerang Meningkat Selama Pandemi

Megapolitan
Mundur dari Jabatan Sekda, Muhamad Kembalikan Fasilitas Negara ke Pemkot Tangsel

Mundur dari Jabatan Sekda, Muhamad Kembalikan Fasilitas Negara ke Pemkot Tangsel

Megapolitan
Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Megapolitan
93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Megapolitan
Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Megapolitan
Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Megapolitan
Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Megapolitan
Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X