Polisi Sebut Baru 1 Aksi Begal di Jakarta Selatan Selama Ramadhan

Kompas.com - 17/05/2019, 18:54 WIB
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar memberi keterangan di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARIKapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar memberi keterangan di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, terdapat satu kejadian begal maupun geng motor di wilayahnya selama bulan Ramadhan

Peristiwa tersebut adalah begal bermodus cabut kunci yang terjadi di Gandaria, Jakarta Selatan, baru-baru ini. 

"Di kami, baru malam itu saja di Gandaria itu, seseorang yang nge-vlog di motornya. Kami sedang selidiki dan dalami, dan tentunya ini menjadi tugas kami yang sifatnya pencegahan," kata Indra di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2019).

Baca juga: Korban Begal Cabut Kunci di Gandaria Akhirnya Lapor Polisi

Menurut dia, gambar maupun video lain yang tersebar di media sosial mengenai aksi geng motor dan begal di wilayah Jakarta Selatan merupakan kejadian lampau bahkan sudah diproses hukum.

"Bahkan kemarin saya melihat langsung video itu yang katanya kejadian di Jalan Fatmawati, saya tahu betul bahwa itu kejadian tahun lalu karena saya pun datang ke TKP waktu itu," ucapnya.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah terpancing dengan video yang viral di media sosial

Baca juga: Viral Aksi Begal di Bulan Ramadhan, dari Modus Cabut Kunci hingga Pakai Gergaji

Indra mengaku pihaknya sudah melakukan patroli untuk mengantisipasi begal, geng motor, dan tawuran selama bulan Ramadhan.

Pihaknya juga mengimbau warga tidak melakukan sahur on the road karena berpotensi memicu terjadinya konflik.

"Bagi siapa pun yang melakukan tindakan-tindakan bersifat pidana, apalagi melakukan dan merugikan orang lain, kami akan hukum dan tindak tegas," ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Corona, Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Sejak Awal Tahun

Dampak Corona, Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Sejak Awal Tahun

Megapolitan
RSUP Persahabatan Tambah Kapasitas Tempat Tidur untuk Rawat 100 Pasien Covid-19

RSUP Persahabatan Tambah Kapasitas Tempat Tidur untuk Rawat 100 Pasien Covid-19

Megapolitan
Banyak RS Swasta Rawat Pasien Covid-19, Anies Minta BPJS Tak Telat Bayar Tagihan

Banyak RS Swasta Rawat Pasien Covid-19, Anies Minta BPJS Tak Telat Bayar Tagihan

Megapolitan
Oknum Ojol Ditangkap karena Ujaran Kebencian terhadap Wantimpres soal Penanganan Covid-19

Oknum Ojol Ditangkap karena Ujaran Kebencian terhadap Wantimpres soal Penanganan Covid-19

Megapolitan
Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Akan Beri Rp 1 Juta untuk 3,7 Juta Warga Terdampak Corona

Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Akan Beri Rp 1 Juta untuk 3,7 Juta Warga Terdampak Corona

Megapolitan
Minim Order Saat Pandemi Covid-19, Ojol Dapat Bantuan Voucher Makan Gratis

Minim Order Saat Pandemi Covid-19, Ojol Dapat Bantuan Voucher Makan Gratis

Megapolitan
Cerita Salah Satu Tamu Saat Hadiri Pesta Pernikahan Mantan Kapolsek Kembangan

Cerita Salah Satu Tamu Saat Hadiri Pesta Pernikahan Mantan Kapolsek Kembangan

Megapolitan
Bekasi Dukung Rekomendasi BPTJ untuk Batasi Transportasi Umum di Jabodetabek

Bekasi Dukung Rekomendasi BPTJ untuk Batasi Transportasi Umum di Jabodetabek

Megapolitan
Sebagian PO Bus AKAP di Terminal Pondok Cabe Tak Beroperasi karena Sepi Penumpang

Sebagian PO Bus AKAP di Terminal Pondok Cabe Tak Beroperasi karena Sepi Penumpang

Megapolitan
Tiap Hari, RSUP Persahabatan Membutuhkan 1.000 APD untuk Tangani Pasien Covid-19

Tiap Hari, RSUP Persahabatan Membutuhkan 1.000 APD untuk Tangani Pasien Covid-19

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 2, Kini Ada 40 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi

UPDATE: Bertambah 2, Kini Ada 40 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Novel Baswedan Tak Hadir, Sidang 2 Terdakwa Penyiram Air Keras Ditunda Akhir Bulan

Novel Baswedan Tak Hadir, Sidang 2 Terdakwa Penyiram Air Keras Ditunda Akhir Bulan

Megapolitan
Nyinyiran Calon Mempelai soal Kapolsek Kembangan yang 'Hanya' Dimutasi

Nyinyiran Calon Mempelai soal Kapolsek Kembangan yang "Hanya" Dimutasi

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 Jakarta: 885 Pasien Positif, 53 Sembuh, 90 Meninggal

[UPDATE] Covid-19 Jakarta: 885 Pasien Positif, 53 Sembuh, 90 Meninggal

Megapolitan
Anies: Tingkat Kematian akibat Covid-19 di Jakarta 2 Kali Lipat Angka Global

Anies: Tingkat Kematian akibat Covid-19 di Jakarta 2 Kali Lipat Angka Global

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X