[POPULER MEGAPOLITAN] Rencana Penyerangan ke Jokowi | Kerusuhan 22 Mei | Penangkapan Budiono

Kompas.com - 23/05/2019, 05:51 WIB
Kelompok massa di Slipi, Jakarta Barat, terpantau masih belum membubarkan diri hingga Rabu (22/5/2019) pukul 21.00 WIB. KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARIKelompok massa di Slipi, Jakarta Barat, terpantau masih belum membubarkan diri hingga Rabu (22/5/2019) pukul 21.00 WIB.

2. Kerusuhan 22 Mei 

Aksi 22 Mei berujung kericuhan, salah satunya di Petamburan, Jakarta Barat. Asrama Brimob dirusak massa

Selain itu, massa juga membakar 11 mobil yang terparkir di area tersebut. 

Polisi memastikan massa perusuh di Petamburan merupakan orang-orang dari luar Jakarta dan bukan warga setempat. 

Salah satu warga Petamburan bernama Dharma mengaku mobil Sigra 2017 miliknya menjadi satu dari belasan mobil yang terbakar akibat kerusuhan di Jalan KS Tubun, Jakarta Barat, pada Rabu dini hari.

Sekitar pukul 02.00, dia bersama para warga lain mendengar ada teriakan-teriakan dari sejumlah orang. Dia melihat bahwa sudah ada pembakaran ban di depan markas FPI.

"Saya curiga mobil saya kena. Ternyata benar, pas keluar, mobil sudah kebakar," katanya saat ditemui di sekitar Jalan KS Tubun.

Dia mengaku terkejut dan sempat melihat massa melempari bom molotov yang menyebabkan belasan mobil terbakar.

Tidak sampai di situ, massa yang tidak puas menggedor-gedor pagar meminta warga untuk keluar. "Warga ditantangin keluar. Kami enggak mau, tetap di dalam mengamankan diri," kata laki-laki berusia 40 tahun itu.

Baca berita selengkapnya, klik tautan ini

3. Penangkapan Budiono

IlustrasiFREEPIK.com Ilustrasi
Sekretaris Yayasan Bina Sarana Al Ittihaad Budiono ditangkap jajaran Polda Metro Jaya karena diduga menampung massa aksi 22 Mei di Masjid Raya Al Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

Dia ditangkap pada Senin (20/5/2019) sekitar pukul 24.00 di kediamannya. Setelah dilakukan penangkapan, massa diminta pindah dari masjid. 

Wakil Sekretaris Umum Yayasan AL Ittihaad, Rustam Amiruddin mengatakan, Budiono telah dibebaskan dan dijemput oleh keluarganya di Polda Metro Jaya sekitar pukul 23.00.

"Semalam pengurus masjid yang lain juga ikut jemput. Ada istrinya, anaknya, mantunya juga ikut," ujar Rustam saat ditemui di Masjid Raya Al-Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019). 

Baca berita selengkapnya klik tautan ini

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemasangan Filter di SDN 07 Cilincing Jadi Contoh bagi Sekolah Lain yang Terpapar Polusi

Pemasangan Filter di SDN 07 Cilincing Jadi Contoh bagi Sekolah Lain yang Terpapar Polusi

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bantu Tebus Ijazah Warga Tak Mampu

Pemprov DKI Akan Bantu Tebus Ijazah Warga Tak Mampu

Megapolitan
Camat Cilincing: Sebagian Pengusaha Arang Akan Pindah ke Kota Lain

Camat Cilincing: Sebagian Pengusaha Arang Akan Pindah ke Kota Lain

Megapolitan
Tidak Ada Pengendara yang Bantu Nenek Dian Saat Gendong Jenazah Cucunya di Cilincing

Tidak Ada Pengendara yang Bantu Nenek Dian Saat Gendong Jenazah Cucunya di Cilincing

Megapolitan
Jalur Sepeda di Kawasan Blok M Jadi Lahan Parkir

Jalur Sepeda di Kawasan Blok M Jadi Lahan Parkir

Megapolitan
Polisi Tangkap 10 Tersangka Penggelapan Mobil Selama 3 Bulan Terakhir

Polisi Tangkap 10 Tersangka Penggelapan Mobil Selama 3 Bulan Terakhir

Megapolitan
Tak Disetujui Kemendagri, DKI Tetap Anggarkan Iuran BPJS untuk Pemulung Bantargebang

Tak Disetujui Kemendagri, DKI Tetap Anggarkan Iuran BPJS untuk Pemulung Bantargebang

Megapolitan
Nenek yang Gendong Jenazah Cucunya di Cilincing Bingung Bayar Pemakaman

Nenek yang Gendong Jenazah Cucunya di Cilincing Bingung Bayar Pemakaman

Megapolitan
Wali Kota Jakarta Utara Sebut Pelaku Indusri Arang di Cilincing Akan Bongkar Sendiri Lapaknya

Wali Kota Jakarta Utara Sebut Pelaku Indusri Arang di Cilincing Akan Bongkar Sendiri Lapaknya

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Pembacokan Yang Dilakukan Geng Motor

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembacokan Yang Dilakukan Geng Motor

Megapolitan
Pelaku Percobaan Pencurian Taksi Online Sudah Beraksi Dua Kali

Pelaku Percobaan Pencurian Taksi Online Sudah Beraksi Dua Kali

Megapolitan
Unjuk Rasa Tolak Pimpinan Baru KPK, Massa Mengaku Dipukuli Polisi

Unjuk Rasa Tolak Pimpinan Baru KPK, Massa Mengaku Dipukuli Polisi

Megapolitan
Anak Tiri yang Bunuh Ayahnya di Bekasi kerap Terlibat Cekcok

Anak Tiri yang Bunuh Ayahnya di Bekasi kerap Terlibat Cekcok

Megapolitan
Cerita Aiptu Wayan Beri Tumpangan Mobil pada Nenek yang Gendong Jenazah Cucu

Cerita Aiptu Wayan Beri Tumpangan Mobil pada Nenek yang Gendong Jenazah Cucu

Megapolitan
Anak yang Bunuh Ayah Tiri di Bekasi Sempat Kabur Sebelum Diringkus

Anak yang Bunuh Ayah Tiri di Bekasi Sempat Kabur Sebelum Diringkus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X