HUT Jakarta, Warga Manfaatkan Lowongnya Jalan MH Thamrin

Kompas.com - 22/06/2019, 16:34 WIB
Warga tampak asyik berfoto di jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat yang ditutup pada hari ulang tahun Jakarta, Sabtu (22/6/2019). KOMPAS.com/Vitorio MantaleanWarga tampak asyik berfoto di jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat yang ditutup pada hari ulang tahun Jakarta, Sabtu (22/6/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ruas jalan MH Thamrin yang ditutup bertepatan dengan hari ulang tahun ke-492 Jakarta, Sabtu sore (22/6/2019), mengundang warga untuk berfoto.

Sejumlah warga yang ditemui Kompas.com di lokasi mengaku tak ingin melewatkan kesempatan langka di mana ruas jalan protokol ditutup.

Seorang siswi, Nurlani (16) misalnya, mengaku belum pernah menelusuri jalan-jalan protokol di Jakarta dalam keadaan lengang kecuali hari ini.

Ia datang bersama enam kawan satu sekolah untuk meramaikan perayaan hari ulang tahun Jakarta di Bundaran HI.

"Jarang banget bisa sepi. Kalau biasanya kan ke sini pas lagi CFD (car free day) jadi kalau foto belakangnya masih banyak orang-orang gitu, kan. Sekarang kan bisa lebih gimana gitu, belakangnya langsung gedung-gedung, kelihatan jalanannya kosong-melompong juga," kata Nurlani yang tinggal di bilangan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Baca juga: Ini Kantong Parkir yang Disediakan untuk HUT Jakarta di Bundaran HI

Nurlani tak sendirian memanfaatkan kondisi jalan protokol yang bebas kendaraan untuk berfoto.

"Dulu juga pernah sih ke sini pas habis momen kerusuhan, tapi ya itu kan ekstrem gitu ceritanya emang mau ngeksis," kata Aisyah (20), seorang mahasiswi, sambil tertawa.

Seperti Nurlani, ia juga ingin merasakan sensasi acara puncak perayaan ulang tahun Jakarta di Bundaran HI.

"Beda banget suasananya, pas kerusuhan kan seakan mencekam apa nakutin. Sekarang kita ceritanya bergembira ramai-ramai, bagus lah berantem-berantem, ribut-ributnya sudah so yesterday," imbuhnya.

Ada pula Cahyo (32) yang sengaja berburu foto menggunakan kamera DSLR. Dia mengaku datang seorang diri, menanti temannya yang masih bertugas di Pekan Raya Jakarta (PRJ).

"Janjiannya berdua di sini tapi nanti malam. Malam kan pasti semarak, ya, semua orang juga kumpul di panggung. Rencana mau ambil momen-momen di mana wajah warga tuh kelihatan semringah ngerayain ulang tahun Jakarta," kata Cahyo.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan

Megapolitan
Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Penjual Barongsai Mainan Raup Untung Saat Perayaan Imlek

Megapolitan
Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Masjid Lautze Jadi Simbol Toleransi Kawasan Pecinan di Sawah Besar

Megapolitan
Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Menelusuri Arti Nama Glodok, Kawasan Pecinan di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Kronologi Penangkapan Satu Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan, Dikejar hingga Sumsel

Megapolitan
Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Megapolitan
Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Megapolitan
Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Megapolitan
Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Megapolitan
Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Megapolitan
Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Megapolitan
Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Megapolitan
Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

Megapolitan
Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X