Sepekan Berlalu, Polisi Belum Tangkap Perampok Bersenjata di Toko Emas Balaraja

Kompas.com - 25/06/2019, 20:28 WIB
Komplotan bersenjata terlihat sedang mengambil emas senilai Rp 1,6 di Balaraja, Kabupaten Tangerang. Foto: CCTV Toko KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMKomplotan bersenjata terlihat sedang mengambil emas senilai Rp 1,6 di Balaraja, Kabupaten Tangerang. Foto: CCTV Toko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi Priadinata mengatakan, pihaknya masih mengejar tersangka  perampokan toko emas di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten.

Peristiwa perampokan itu terjadi pada Sabtu (15/6/2019). 

"Belum (ada perkembangan). Anggota masih dalam upaya pengejaran," kata Edy saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (25/6/2019).

Baca juga: Pasca Perampokan di Toko Emas, Polisi Imbau Pemilik Pasang Teralis

Eddy mengatakan, polisi telah mengantongi identitas terduga tersangka perampokan tersebut.

Identitas itu diperoleh berdasarkan hasil pantauan CCTV di tempat kejadian perkara (TKP).

"(Identitas sudah dikantongi) berdasarkan hasil pantauan CCTV," ujarnya. 

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Tersangka Perampokan Toko Emas Balaraja 

Sebelumnya, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif mengatakan, pihaknya telah mendalami bukti dan keterangan saksi.

"Kami juga melakukan penelusuran jejaring para pelaku," kata Sabilul.

Adapun, dua perampok bersenjata api dan samurai beraksi di toko emas Permata di Kampung Cariu, Desa Talagasari, Kecamatan Balajara, Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Polisi Bentuk Tim Khusus Ungkap Perampokan Bos Toko Emas di Palembang 

Dua tersangka yang menggunakan jaket, topi, dan masker mengambil perhiasan seberat 6 kilogram atau senilai Rp 1,6 miliar. Aksi penjahat itu terekam CCTV toko dan tersebar di media sosial.

Warga setempat dan karyawan toko sempat melempari batu ke arah mobil avanza milik tersangka. Akibatnya, kaca belakang mobil tersangka pecah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Tanah Abang-Bogor Ditangkap

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Tanah Abang-Bogor Ditangkap

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Djeni Hendak Tipu Pemodal Asal Bandung Rp 1,5 Miliar

Sebelum Ditangkap, Djeni Hendak Tipu Pemodal Asal Bandung Rp 1,5 Miliar

Megapolitan
Jaksa Agung Siap Terima Berkas Kasus Penusukan Wiranto

Jaksa Agung Siap Terima Berkas Kasus Penusukan Wiranto

Megapolitan
Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Ponsel di Wilayah Kebon Jeruk

Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Ponsel di Wilayah Kebon Jeruk

Megapolitan
Ketika Dijenguk Jaksa Agung, Wiranto Nostalgia Kenangan Tugas di Jawa Timur

Ketika Dijenguk Jaksa Agung, Wiranto Nostalgia Kenangan Tugas di Jawa Timur

Megapolitan
Berawal Lihat-lihatan, Pria di Bekasi Tewas Ditusuk Pria Lansia

Berawal Lihat-lihatan, Pria di Bekasi Tewas Ditusuk Pria Lansia

Megapolitan
Bayar Uang Sekolah, Alasan Perampok Bercelurit di Bekasi Satroni Tempat Cuci Steam

Bayar Uang Sekolah, Alasan Perampok Bercelurit di Bekasi Satroni Tempat Cuci Steam

Megapolitan
Gelapkan 62 Mobil, Djeni Juga Tipu Perusahaan Leasing

Gelapkan 62 Mobil, Djeni Juga Tipu Perusahaan Leasing

Megapolitan
Pasca-penusukan Wiranto, Nila F Moeloek Kaget Diikuti Ratusan Polisi

Pasca-penusukan Wiranto, Nila F Moeloek Kaget Diikuti Ratusan Polisi

Megapolitan
Tiga Perampok Bercelurit di Bekasi Ditangkap, Dua Pelaku Masih di Bawah Umur

Tiga Perampok Bercelurit di Bekasi Ditangkap, Dua Pelaku Masih di Bawah Umur

Megapolitan
DPRD DKI Sudah Harus Pikirkan Posisi Jakarta manakala Ibu Kota Pindah

DPRD DKI Sudah Harus Pikirkan Posisi Jakarta manakala Ibu Kota Pindah

Megapolitan
Melayani Pasien Kurang Mampu, Ini Syarat untuk Menginap di Rumah Singgah Peduli

Melayani Pasien Kurang Mampu, Ini Syarat untuk Menginap di Rumah Singgah Peduli

Megapolitan
Gelapkan 62 Mobil Seorang Diri, Djeni Raup Rp 2,5 Miliar

Gelapkan 62 Mobil Seorang Diri, Djeni Raup Rp 2,5 Miliar

Megapolitan
Nila F Moeloek: Sebelum ke Pandeglang, Wiranto ke Wamena Masih Aman

Nila F Moeloek: Sebelum ke Pandeglang, Wiranto ke Wamena Masih Aman

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Djeni Penggelap 62 Mobil Rental, Licin hingga Harus Dijebak

Kronologi Penangkapan Djeni Penggelap 62 Mobil Rental, Licin hingga Harus Dijebak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X