Kompas.com - 07/07/2019, 07:05 WIB
Korban kebakaran yang mengungsi Jalan Cipinang Jaya, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Jakarta Timur, Sabtu (6/7/2019) pagi KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAKorban kebakaran yang mengungsi Jalan Cipinang Jaya, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Jakarta Timur, Sabtu (6/7/2019) pagi
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 146 warga terpaksa mengungsi akibat kebakaran yang terjadi di RW 010 RT 007, Jalan Cipinang Jaya, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Jakarta Timur, Sabtu (6/7/2019) pagi.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Purwono mengatakan, 146 pengungsi tersebut terdiri atas 8 balita, 18 anak usia sekolah, dan 120 orang dewasa. Saat ini korban kebakaran mengungsi di pekarangan SDN 004 dan SDN 003 Cipinang pagi.

Ia memastikan seluruh kebutuhan korban kebakaran terpenuhi. Pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk memenuhi kebutuhan korban.

Mulai dari makan, pakaian, dan perawatan kesehatan warga.

Baca juga: Sebelum Kebakaran, Kawasan Cipinang Diinfokan Bakal Digusur untuk Akses Rusunawa

"Iya kami pastikan cukup untuk bantuannya, makanan ada dari Dinsos, Tagana, PMI, dan beberapa relawan lainnya. Kesehatan korban juha sudah ada dari dinas dinas kesehatan yang stand by. Kemudian pakaian pun sudah ada sumbangan," ujar Purwono saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu.

Untuk perlengkapan sekolah, ia mengatakan pihaknya telah memberikan ke korban kebakaran yang memiliki anak-anak dengan umur sekolah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sudah ada tadi kami berikan (perlengkapan dan seragam sekolah) bersama selimut juga," ujar dia.

 

Sebelumnya, Kebakaran melanda perumahan warga di  Jalan Cipinang Jaya 1, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur pada Sabtu (6/7/2019) pagi.

Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaiman mengatakan, api melalap 30 rumah warga. Sampai saat ini, penyebab kebakaran pun belum diketahui.

"Sampai saat ini kami damkar belum tahu (apa penyebab), kami sebatas sampai dengan pemadaman selesai," tutur dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Uji Coba Fitur Baru dalam Situs Vaksinasi, Pemkot Tangerang Akui Masih Ada Kendala

Uji Coba Fitur Baru dalam Situs Vaksinasi, Pemkot Tangerang Akui Masih Ada Kendala

Megapolitan
Pasien Isoman Meninggal di Jakpus Kebanyakan Tinggal di Wilayah Padat Penduduk

Pasien Isoman Meninggal di Jakpus Kebanyakan Tinggal di Wilayah Padat Penduduk

Megapolitan
Polisi Tangkap Satu dari Empat Pemuda Mabuk yang Keroyok Sebuah Keluarga di Ciputat

Polisi Tangkap Satu dari Empat Pemuda Mabuk yang Keroyok Sebuah Keluarga di Ciputat

Megapolitan
1,2 Juta Warga Jaktim Telah Divaksinasi Covid-19

1,2 Juta Warga Jaktim Telah Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Penghasilan Selama PPKM, Pekerja Seni Badut Rela Jual Cincin Kawin untuk Baju Sekolah Anak

Tak Ada Penghasilan Selama PPKM, Pekerja Seni Badut Rela Jual Cincin Kawin untuk Baju Sekolah Anak

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang, Polda Metro Ingatkan Masyarakat Tetap Kurangi Mobilitas

PPKM Level 4 Diperpanjang, Polda Metro Ingatkan Masyarakat Tetap Kurangi Mobilitas

Megapolitan
Update 25 Juli, 30 Warga Kota Bekasi Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Update 25 Juli, 30 Warga Kota Bekasi Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 3.929 Orang

Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 3.929 Orang

Megapolitan
Menyorot Tambahan Sanksi Pidana dan Kewenangan Satpol PP dalam Draf Revisi Perda Covid-19 DKI

Menyorot Tambahan Sanksi Pidana dan Kewenangan Satpol PP dalam Draf Revisi Perda Covid-19 DKI

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Dibuka, Pedagang hingga Pengunjung Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Pasar Tanah Abang Dibuka, Pedagang hingga Pengunjung Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Megapolitan
Tak Lagi Pakai STRP, Ini Syarat Penumpang Kereta Api Jarak Jauh

Tak Lagi Pakai STRP, Ini Syarat Penumpang Kereta Api Jarak Jauh

Megapolitan
Semua OTG yang Ditampung Pulih, Masjid KH Hasyim Asyari Tutup Sementara Layanan Isolasi

Semua OTG yang Ditampung Pulih, Masjid KH Hasyim Asyari Tutup Sementara Layanan Isolasi

Megapolitan
DPRD Anjurkan Pemkot Bekasi Pakai Silpa untuk Bayar Utang Insentif Tenaga Kesehatan

DPRD Anjurkan Pemkot Bekasi Pakai Silpa untuk Bayar Utang Insentif Tenaga Kesehatan

Megapolitan
Jangan Terbuai dengan Tren Penurunan Kasus Covid-19, Angka Kematian Masih Tinggi

Jangan Terbuai dengan Tren Penurunan Kasus Covid-19, Angka Kematian Masih Tinggi

Megapolitan
PPKM Dilonggarkan, Pasar Tanah Abang Kembali Dibuka

PPKM Dilonggarkan, Pasar Tanah Abang Kembali Dibuka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X