Tol Jakarta-Cikampek Akan Kembali Direkonstruksi, Jalur Bakal Menyempit

Kompas.com - 13/07/2019, 14:28 WIB
Perbaikan lajur 2 tol Jakarta-Cikampek dilakukan sejak Minggu (7/7/2019) sampai Kamis (9/7/2019). Dok. PT Jasa MargaPerbaikan lajur 2 tol Jakarta-Cikampek dilakukan sejak Minggu (7/7/2019) sampai Kamis (9/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek kembali melakukan rekonstruksi jalan tol pada ke dua sisi baik dari arah Jakarta maupun arah Cikampek.

Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga Irra Susiyanti mengatakan, untuk arah Cikampek pengerjaan akan dilakukan di Km 26+095 hingga Km 26+195 di lajur 2 dengan panjang penanganan 100 meter.

"Rekonstruksi akan berlangsung besok, hari Minggu 14 Juli 2019 pukul 02.00 WIB dini hari hingga hari Kamis, 18 Juli 2019 pukul 05.00 WIB," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (13/7/2019).

Rekonstruksi arah Jakarta akan dikerjakan di Km 32+591 hingga Km 32+441 di lajur 1 dengan panjang penanganan 150 meter.

Pengerjaan ini akan berlangsung pada hari Senin (15/7/2019) pukul 10.00 WIB hingga hari Jumat (19/7/2019) pukul 05.00 WIB.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pekerjaan rekonstruksi dimaksud karena akan berdampak penyempitan lajur menjelang lokasi pekerjaan," ujar Irra.

Selama pengerjaan, akan diterapkan sistem buka tutup, yaitu buka tutup lajur 1 untuk jalur ke arah Cikampek dan buka tutup bahu luar untuk jalur ke arah Jakarta.

Lalu lintas di kedua arah akan berjalan normal, tidak ada penutupan total.

Selain itu, jika kondisi padat, maka dipersiapkan dua titik contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, yaitu dari Km 25+100 sampai dengan Km 29+500 arah Cikampek dan Km 29+500 s.d Km 35+000 arah Jakarta untuk mencairkan kepadatan menjelang titik lokasi pekerjaan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Megapolitan
Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X