Kompas.com - 18/07/2019, 09:44 WIB
Dua pebalap dari komunitas kurir sepeda Westbike Messenger Service (WMS), Arga Budirahman dan Arvy Kheren Laurence untuk berlaga pada balap Saigon Criterium di Ho Chi Minh City, Vietnam, Minggu (12/8/2018). Dok. Westbike Messenger Service (WMS)Dua pebalap dari komunitas kurir sepeda Westbike Messenger Service (WMS), Arga Budirahman dan Arvy Kheren Laurence untuk berlaga pada balap Saigon Criterium di Ho Chi Minh City, Vietnam, Minggu (12/8/2018).

Berangkat dari kebutuhan pribadinya mengirimkan dokumen tanpa harus meninggalkan kantor, Hendi memanfaatkan teman-teman komunitasnya untuk mengirimkan barang ataupun dokumen dari satu tempat ke tempat lainnya.

"Waktu itu saya masih bekerja sebagai tenaga ahli Komisi B DPRD DKI Jakarta bidang perekonomian," kata pria kelahiran Jakarta ini.

Studi dilakukan dua bulan lamanya. Ia juga mengukur jarak tempuh dengan bersepeda dari ujung timur sampai barat Jakarta, dapat ditempuh selama satu jam 50 menit.

Hasil studi inilah menjadi parameter menentukan tarif pengiriman paket kurir sepeda.

Ada dua jenis layanan pengiriman, yakni paket VIP minimal Rp 50.000, satu hari sampai dan paket VVIP Rp 100.000-Rp 200.000 barang dikirim dalam dua jam sampai.

Memang agak mahal, tapi tarif kurir sepeda di Indonesia jauh lebih murah dibandingkan dengan jasa kurir sepeda di luar negeri, seperti Eropa dan Amerika Serikat, yang mencapai 70 Euro per paket.

Efektivitas kerja kurir sepeda sudah diuji, dari sisi kecepatan dan biaya yang dikeluarkan. Satu kurir sepeda sama dengan 30 kurir sepeda motor dalam menjalankan tugas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada 2013, kemunculan perdana jasa kurir sepeda yang dipelopori WMS mendapat respons positif.

Saat itu, media sosial yang mulai bermunculan memudahkan Hendi mempromosikan usaha barunya. Dari dua menjadi 15 kurir sepeda.

Ditambah lagi kemunculan usaha toko daring kecil-kecilan di Jakarta pada 2014 menjadi masa panen bagi para kurir sepeda.

Sehari mereka bisa mengirimkan 30-40 paket per hari dengan upah yang lumayan bisa ditabung untuk biaya pendidikan.

Terpukul promo ojek daring

Akan tetapi pada 2015, ketika bisnis ojek daring muncul, kurir sepeda pun terpukul oleh promosi layanan antarjemput para kurir sepeda motor.

Dengan harga miring, banyak pelanggan UMKM beralih meninggalkan kurir sepeda.

"Kami benar-benar terpukul, pesanan turun 90 persen, pelanggan tersisa hanya benar-benar punya visi misi yang sama mengampanyekan ramah lingkungan," kata Hendi.

Hendi percaya bahwa promo layanan ojek daring tidak akan bertahan lama. Strategi pemasaran tersebut hanya mampu bertahan satu tahun, lalu harga kembali normal. Saat itu, pelanggan yang tadinya berpaling mulai beralih.

Pengalaman hampir terancam gulung tikar justru mendorong Hendi untuk mengembangkan keterampilan para kurir sepeda agar bisa bertahan di tengah ketatnya persaiangan usaha.

Apalagi, mereka bekerja sebagai kurir identik dengan pendidikannya rendah.

Walau berpendidikan rendah, berprofesi sebagai kurir yang dijalani bukan sembarang pekerjaan.

Mereka mengemban misi sebagai pekerja ramah lingkungan, mengurangi polusi, dan kemacetan Jakarta.

"Kami kurir bukan sembarang kurir, kami mengampanyekan 'go green'," katanya.

Wadah organisasi

Halaman:


Video Rekomendasi

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelindo II Klaim Selama Ini Konsisten Atasi Pungli  di Tanjung Priok

Pelindo II Klaim Selama Ini Konsisten Atasi Pungli di Tanjung Priok

Megapolitan
Rumah Makan Ampera di Pulogadung Terbakar, Tamu Berhamburan Keluar

Rumah Makan Ampera di Pulogadung Terbakar, Tamu Berhamburan Keluar

Megapolitan
Universitas Indonesia Buka Suara soal Poster Sekelas UI yang Jadi Trending Twitter: Ini Out of the Box

Universitas Indonesia Buka Suara soal Poster Sekelas UI yang Jadi Trending Twitter: Ini Out of the Box

Megapolitan
Polisi Tangkap 10 Preman Tanah Abang yang Kerap Memalak Sopir Truk

Polisi Tangkap 10 Preman Tanah Abang yang Kerap Memalak Sopir Truk

Megapolitan
Drop Out 69 Mahasiswa di Tengah Pandemi Covid-19, STAN Digugat ke PTUN

Drop Out 69 Mahasiswa di Tengah Pandemi Covid-19, STAN Digugat ke PTUN

Megapolitan
Warga Keluhkan Gangguan Koneksi Website PPDB Kota Bekasi 2021

Warga Keluhkan Gangguan Koneksi Website PPDB Kota Bekasi 2021

Megapolitan
Pemkot Tangerang Gelar Vaksinasi Massal 4 Hari, 45.000 Orang Jadi Target

Pemkot Tangerang Gelar Vaksinasi Massal 4 Hari, 45.000 Orang Jadi Target

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Bekasi, Perhatikan Tanggal Sesuai Tempat Tinggal

Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Bekasi, Perhatikan Tanggal Sesuai Tempat Tinggal

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Bekasi, Warga Harus Daftar Dulu di Puskesmas

Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Bekasi, Warga Harus Daftar Dulu di Puskesmas

Megapolitan
Dua Guru dan Kepsek SDN Kenari 08 Positif Covid-19, PTM Dihentikan

Dua Guru dan Kepsek SDN Kenari 08 Positif Covid-19, PTM Dihentikan

Megapolitan
Desain Poster UI Sambut Mahasiswa Baru Dicibir Netizen, Rektorat: Sudah Direncanakan

Desain Poster UI Sambut Mahasiswa Baru Dicibir Netizen, Rektorat: Sudah Direncanakan

Megapolitan
Ada Pungli di Terminal Pelabuhan Tanjung Priok? Adukan ke Nomor ini

Ada Pungli di Terminal Pelabuhan Tanjung Priok? Adukan ke Nomor ini

Megapolitan
Catat, Ini Daftar 79 Sekolah Inklusi di Kota Tangerang

Catat, Ini Daftar 79 Sekolah Inklusi di Kota Tangerang

Megapolitan
Poster Penyambutan Mahasiswa Baru Viral, UI Klaim Telah Rancang Secara Serius

Poster Penyambutan Mahasiswa Baru Viral, UI Klaim Telah Rancang Secara Serius

Megapolitan
Jasad Seorang Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Grogol

Jasad Seorang Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Grogol

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X