Cerita Salah Satu Anak Perusuh 22 Mei, Merasa Trauma dan Menjadikan Penangkapannya sebagai Pelajaran

Kompas.com - 13/08/2019, 09:16 WIB
Sebanyak 75 tersangka perusuh 22 Mei 2019 beserta barang bukti dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Kamis (18/07/2019). KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMSebanyak 75 tersangka perusuh 22 Mei 2019 beserta barang bukti dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Kamis (18/07/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

Melihat orang-orang di sekitarnya hendak melemparkan batu, ia pun langsung menyiapkan bebatuan yang berada di dekatnya untuk melemparkan batu itu ke polisi.

Namun, sepengakuan F ia belum sempat melemparkan batu itu ke arah aparat (polisi).

Karena ia kelelahan lari-lari, F langsung memilih istirahat di gedung hotel yang berada di kawasan Bawaslu.

Saat duduk, F memang masih menggenggam dua batu yang udah disiapkannya.

"Polisinya ketemu saya, ngeliat saya bawa dua batu, belum sempat nyambit eh udah ketangkap duluan," ucapnya sambil menunduk.

Ia mengatakan, sebelum dibawa ke Polda F sempat dibawa ke dalam Bawaslu.

Menurut pengakuan F, ia dipukuli aparat saat itu menggunakan rotan di bagian punggung dan kepala.

Baca juga: Soal Pengusutan Rusuh 22 Mei, Ketua DPR Minta Jangan Berburuk Sangka

"Bahkan beberapa hari tak bisa jalan kaki tidak bisa ditekuk dipaksa buat ngaku padahal enggak (lempar batu)," ucapnya.

Bocas kelas 2 SMK ini mengaku hal yang menimpa padanya ini menjadi pelajaran bagi dirinya kedepannya.

Ia pun senang akhirnya dirinya bisa bebas dan berkumpul bersama keluarganya. F juga berjanji tak akan mengulangi kejadian seperti ini lagi.

"Tidaklah tidak mau lagi (ikut aksi dan tawuran), ini buat pelajaran ke depannya. Mohon maaf semuanya," tuturnya.

Baca juga: Hakim Bebaskan 3 Anak yang Ditangkap Saat Kerusuhan 22 Mei 2019

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benyamin Sebut Pemkot Tangsel Sudah Sediakan Wi-Fi di Masjid Hingga Perpustakaan

Benyamin Sebut Pemkot Tangsel Sudah Sediakan Wi-Fi di Masjid Hingga Perpustakaan

Megapolitan
Jika Menang Pilkada Tangsel, Muhammad-Sara Akan Rutin 'Ngopi' Bareng Warga

Jika Menang Pilkada Tangsel, Muhammad-Sara Akan Rutin "Ngopi" Bareng Warga

Megapolitan
Satpol PP Segel Bank di Kembangan karena Tak Laporkan Temuan 2 Karyawan Positif Covid-19

Satpol PP Segel Bank di Kembangan karena Tak Laporkan Temuan 2 Karyawan Positif Covid-19

Megapolitan
Pilar Saga Ichsan Banggakan Tangsel Jadi Role Model Pemerintah Kota yang Terbuka

Pilar Saga Ichsan Banggakan Tangsel Jadi Role Model Pemerintah Kota yang Terbuka

Megapolitan
Jika Terpilih, Azizah-Ruhamaben Bakal Buat Aplikasi untuk Serap Aspirasi Warga

Jika Terpilih, Azizah-Ruhamaben Bakal Buat Aplikasi untuk Serap Aspirasi Warga

Megapolitan
Soal Tangsel Kota Kelas Dunia, Azizah: Punya Jaminan Sosial dan Hidup Sehat

Soal Tangsel Kota Kelas Dunia, Azizah: Punya Jaminan Sosial dan Hidup Sehat

Megapolitan
Benyamin - Pilar Saga Klaim Bakal Tutup Celah Korupsi di Tangsel jika Terpilih

Benyamin - Pilar Saga Klaim Bakal Tutup Celah Korupsi di Tangsel jika Terpilih

Megapolitan
[DEBAT PILKADA TANGSEL] Davnie: Tangsel adalah Indonesia Skala Kecil

[DEBAT PILKADA TANGSEL] Davnie: Tangsel adalah Indonesia Skala Kecil

Megapolitan
Kurang dari Dua Menit, Satu Motor di Pasar Minggu Raib Digondol Maling

Kurang dari Dua Menit, Satu Motor di Pasar Minggu Raib Digondol Maling

Megapolitan
Bima Arya Tutup Paksa Bank di Bogor Usai 5 Karyawan Positif Covid-19 dan Tetap Beroperasi

Bima Arya Tutup Paksa Bank di Bogor Usai 5 Karyawan Positif Covid-19 dan Tetap Beroperasi

Megapolitan
Tepergok Hendak Bobol Kotak Amal di Mushala, Pelaku Kabur hingga Terjun ke Kali

Tepergok Hendak Bobol Kotak Amal di Mushala, Pelaku Kabur hingga Terjun ke Kali

Megapolitan
Muhamad-Sara Singgung Meme Taj Mahal hingga Lampu Jalan Saat Debat Pilkada Tangsel

Muhamad-Sara Singgung Meme Taj Mahal hingga Lampu Jalan Saat Debat Pilkada Tangsel

Megapolitan
Gaji DPRD DKI Jakarta Diusulkan Naik, FITRA: Anggota Dewan Tak Berempati

Gaji DPRD DKI Jakarta Diusulkan Naik, FITRA: Anggota Dewan Tak Berempati

Megapolitan
DPRD DKI Dinilai Tak Punya Empati jika Naikkan Gaji Anggota meski Warga Jakarta Kesulitan

DPRD DKI Dinilai Tak Punya Empati jika Naikkan Gaji Anggota meski Warga Jakarta Kesulitan

Megapolitan
Polisi Akan Jadwal Ulang Pemanggilan Eggi Sudjana terkait Dugaan Makar

Polisi Akan Jadwal Ulang Pemanggilan Eggi Sudjana terkait Dugaan Makar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X