Hoaks, Registrasi Tarif Reduksi KA Hanya Bisa Dilakukan September 2019

Kompas.com - 15/08/2019, 14:44 WIB
Nampak salah satu kereta api yang terlambat akibat pemadaman listrik tiba di Stasiun Madiun, Senin ( 5/8/20 Dokumentasi KAI DAOP 7 MADIUNNampak salah satu kereta api yang terlambat akibat pemadaman listrik tiba di Stasiun Madiun, Senin ( 5/8/20
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Kabar registrasi tarif reduksi bagi beberapa calon penumpang Kereta Api yang harus dilakukan maksimal pada bulan September tersebar luas di masyarakat melalui aplikasi WhatsApp.

Menanggapi hal itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan klarifikasi bahwa kabar tersebut tidak benar.

Seperti diketahui, tarif reduksi diberikan kepada calon penumpang lanjut usia (lansia), TNI, Polri, LVRI, dan wartawan.

Pesan berantai itu menyebutkan, jika registrasi dilakukan setelah bulan September, maka diskon tarif kereta tak berlaku lagi.

Baca juga: KAI Terapkan Sistem Baru Tiket Reduksi Mulai Agustus 2019

Bunyi pesannya sebagai berikut:

"Buat penumpang Lansia, TNI-Polri dan LVRI jika tidak registrasi di Stasiun setelah bulan September 2019 maka tidak diberikan lagi diskon tarif kereta api. Ayo cepet-cepet registrasi ke Stasiun, sebarkan pesan ini. Indahnya berbagi"

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasinal V Purwokerto Supriyanto menegaskan, kabar tersebut tidak benar.

"Kami konfirmasikan bahwa info tersebut adalah hoaks atau berita bohong," kata Supriyanto saat dihubungi Kompas.com, Kamis (15/8/2019) siang.

Supriyanto menambahkan, registrasi tarif reduksi ini dapat dilakukan kapanpun tanpa batasan waktu.

"Kalau pas rencana mau naik kereta dan beli tiket saja sekalian registrasi. Tidak harus bulan ini. Registrasi (tarif reduksi) tidak ada batasan waktu," ujar dia.

Klarifikasi juga disampaikan PT KAI melalui akun resmi Twitternya, @KAI121.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X