Pohon Tumbang Timpa Mobil yang Terparkir di Halaman Universitas Pancasila

Kompas.com - 21/08/2019, 13:00 WIB
Sebuah mobil tertimpa pohon saat sedang terparkir di halaman Universitas Pancasila, Rabu (21/8/2019). Dokumentasi PribadiSebuah mobil tertimpa pohon saat sedang terparkir di halaman Universitas Pancasila, Rabu (21/8/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di halaman parkir Universitas Pancasila. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 siang tadi.

Kasiops II Sudin Penanggulangan Kebakaran, Jakarta Selatan mengatakan, pohon tumbang tersebut menimpa mobil yang di dalamnya terdapat pasangan suami istri.

Pasangan suami istri yang identitasnya belum diketahui itu awalnya sedang menunggu anaknya yang sedang ujian di Universitas Pancasila. Mereka memarkirkan kendaraanya di bawah pohon.

Baca juga: Hujan dan Angin Kencang di Klaten, Rumah Warga Rusak dan Pohon Roboh

Diduga karena tertiup angin, pohon langsung tumbang menimpa bagian depan mobil. Akibatnya, istri korban meninggal di tempat.

"Yang istrinya meninggal dunia di tempat. Karena pohon menimpa bagian bawah mobil," ujar Sugeng saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Sedangkan suaminya sedang dibawa ke rumah sakit Fatmawati karena mengalami luka parah.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan evakuasi di lokasi, sementara korban pria masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca juga: Seorang Ibu di Manado Tewas Tertimpa Pohon Tumbang



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X