Ada Ceceran Obat Serangga di Rumah Korban yang Jenazahnya Terbakar dalam Mobil

Kompas.com - 29/08/2019, 21:35 WIB
Rumah korban pembunuhan yang jasadnya terbakar di dalam mobil, di Jalan Lebak Bulus 1, Kavling 129 B blok U 15, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019). KOMPAS.COM/WALDA MARISONRumah korban pembunuhan yang jasadnya terbakar di dalam mobil, di Jalan Lebak Bulus 1, Kavling 129 B blok U 15, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Terungkap fakta baru terkait tewasnya Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan anak kandungnya M Adi Pradana alias Dana (23).

Ayah dan anak itu dibunuh di rumahnya sendiri di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Jumat (23/8/2019). Keesokan harinya, rumah tersebut dikabarkan terbakar di bagian lantai dua.

Kepala Regu Sektor 1 Lebak Bulus Andono Madya Sarwono yang melakukan pemadaman mengaku mencium bau bensin di halaman rumah.

Setelah itu, dia masuk melalui garasi rumah yang tidak terkunci. Ketika di dalam rumah, tim pemadam kebakaran yang dipimpin Andono melihat ceceran obat pembasmi serangga di lantai.

"Nah terus temen juga lihat ada ceceran kayak Baygon di dalam rumah itu," kata dia saat dihubungi, Kamis (29/8/2019).

Petugas pemadam kebakaran langsung menuju lantai dua, tempat api berasal. Dari pengakuan Andono, rumah tersebut tampak kosong dan gelap. Namun, ada satu mobil terparkir di halaman depan rumah.

Baca juga: Istri Berencana Bakar Rumah Ayah dan Anak Tiri yang Dibunuh untuk Hilangkan Jejak

Andono mengaku tidak bisa memastikan mobil itu milik siapa.

"Anggota bilang ada mobil satu lagi parkir. Kebetulan anggota yang lihat di halaman parkir," ucap dia.

Tetapi Andono tidak terlalu memikirkan kondisi rumah yang kosong. Dia hanya fokus untuk memadamkan api.

"Habis itu masuk ke dalem naik ke lantai 2, terus di pojok kanan. Di situ ada stop kontak yang meleleh," kata dia.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulau Tidung Terapkan Sistem Buka Tutup Hadapi Pandemi Covid-19

Pulau Tidung Terapkan Sistem Buka Tutup Hadapi Pandemi Covid-19

Megapolitan
Anies Sebut Pemprov DKI dan Pusat Masih Godok Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

Anies Sebut Pemprov DKI dan Pusat Masih Godok Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

Megapolitan
Kronologi Kaburnya Perempuan Gangguan Jiwa yang Positif Covid-19 Saat Diisolasi di Rumah

Kronologi Kaburnya Perempuan Gangguan Jiwa yang Positif Covid-19 Saat Diisolasi di Rumah

Megapolitan
Ada 81 Tenaga Medis DKI Jakarta Positif Covid-19, Tersebar di 30 Rumah Sakit

Ada 81 Tenaga Medis DKI Jakarta Positif Covid-19, Tersebar di 30 Rumah Sakit

Megapolitan
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, DPRD Minta Pemkot Depok Antisipasi Kapasitas Rumah Sakit

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, DPRD Minta Pemkot Depok Antisipasi Kapasitas Rumah Sakit

Megapolitan
Pendapatan Kota Bekasi Berkurang Sejak Wabah Covid-19 Merebak

Pendapatan Kota Bekasi Berkurang Sejak Wabah Covid-19 Merebak

Megapolitan
17.534 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 282 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

17.534 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 282 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Megapolitan
Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Megapolitan
Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Megapolitan
Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Megapolitan
Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Megapolitan
Mereka yang Batal Pulang Kampung demi Lindungi Keluarga dari Covid-19...

Mereka yang Batal Pulang Kampung demi Lindungi Keluarga dari Covid-19...

Megapolitan
ODP Covid-19 di Tebet Melarikan Diri saat Diisolasi Mandiri, Diduga Gangguan Jiwa

ODP Covid-19 di Tebet Melarikan Diri saat Diisolasi Mandiri, Diduga Gangguan Jiwa

Megapolitan
5 Fakta Isolasi Ratusan Jemaah Masjid Kebon Jeruk, 3 Positif hingga Ada 78 WNA

5 Fakta Isolasi Ratusan Jemaah Masjid Kebon Jeruk, 3 Positif hingga Ada 78 WNA

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X